
Di sebuah gedung yang menjulang tinggi bak istana,disana terdapat seorang pria paruh baya yang sedang menunggu kabar dari seseorang.Walau sudah berumur ketegasan pria tersebut masih terlihat jelas di wajahnya.
"huh..!"sebuah helaan nafas yang berat lolos dari mulut pria tersebut.
"tok tok tok...."suara ketukan pintu terdengar.
"masuk"ucapnya.
seorang pria masuk kedalam ruangan"maaf mengganggu tuan"ucapnya.
"bagaimana?apa sudah ada kemajuan.."tanyanya menatap pria didepannya.
"sama seperti sebelumnya tuan,saya tidak menemukan jejak dari nona muda"ucap pria tersebut.
"sudah bertahun-tahun lamanya mencari keberadaan anakku,tetapi masih tidak ada hasilnya"terlihat jelas raut wajah kekecewaan yang mendalam.
"tapi tuan,saya mendapatkan kabar tentang nona muda"ucapnya,memberikan sebuah berkas kepada pria tersebut.
pria itu yang tadinya sedih kini terlukis sebuah harapan diwajahnya.Dengan sigap pria tersebut merampas berkas itu ditangan asistennya,dengan begitu serius ia membaca satu demi satu huruf dengan intens.
tiba-tiba mata pria tersebut melebar"apa?!dia sudah menikah dan mempunyai seorang anak?"ucapnya terkejut.
"i-iya tuan"kaget asisten pria tersebut.
pria tersebut berdiri dan langsung memeluk tubuh asistennya dengan gembira"sekarang aku menjadi kakek"gembiranya.
"iya tuan,tuan sekarang menjadi seorang kakek"terharu asistennya.
disaat mereka sedang terharu akan berita tersebut, seseorang masuk tanpa permisi"kakek...."teriaknya yang melengking.
__ADS_1
pria tersebut langsung menoleh kearah suara tersebut"cucuku yang tersayang... kenapa berteriak?ada apa?"tanyanya.
"kakek teman-temanku datang kemari"ucapnya dengan memasang wajah polos.
"iya...terus kenapa?"
"terus mereka mengajak lindya keluar,hmm..apa boleh lindya keluar sama temen-temen lindya?"tanya lindya.
"hmm..iya boleh,tapi harus dikawal oleh para pengawal"ucapnya.
"engga!! lindya engga mau"tungkasnya.
"hmmm.. baiklah,kamu boleh keluar dengan teman-temanmu.Tapi ingat pulang harus tepat waktu!"ucapnya.
"siap kakek"
Setelah kepergian lindya,pria tersebut mendekat ke sebuah laci meja.Disana ia mengambil sebuah bingkai foto anaknya yang sudah meninggalkannya bertahun-tahun.
"Maafkan papa nak...papa salah,seharusnya papa menuruti apa kemauan mu.Maafkan papa"ucapnya sedih memeluk bingkai foto tersebut.
•••••••••••••••
Baron kembali ke rumah tua dengan wajah datarnya,saat berjalan melewati para pengawal.Tiba-tiba Baron berhenti"kamu"tunjuk Baron secara tiba-tiba ke salah satu pengawalnya.
"I-ya tuan"terkejut pengawal tersebut.
"Bawakan aku wine"ucap Baron dan pergi ke ruangannya.
Pengawal tersebut bisa bernafas lega,dia pikir dirinya melakukan kesalahan, sehingga ditunjuk oleh Baron.Dengan sigap pengawal tersebut melakukan perintah dari Baron.
__ADS_1
Di dalam ruangan,Baron langsung mendudukkan tubuhnya di sofa,dirinya menengadahkan kepalanya di sofa sambil memejamkan matanya.
saat itu didalam pikirannya, memikirkan rina.Mata Baron langsung terbuka"apa dia sudah makan?apa yang dia lakukan sekarang?"pikirnya.
saat Baron ingin melihat keadaan Rina,seseorang mengetuk pintu"masuk"ucap Baron.
"tuan,ini minumannya"ucap pengawal tersebut.
"hmm..taruh disini"ucapnya.
pengawal tersebut melakukan apa yang diperintahkan oleh Baron,saat hendak pergi.baron memanggilnya"tunggu.."
"iya tuan"
"apa nyonya sudah makan?"ucap Baron.
ya,baron menyuruh para pengawal untuk memanggil Rina dengan sebutan nyonya.
"tadi pagi,pelayan sudah membawakan makanan.tapi sepertinya nyonya tidak memakan makanannya tuan"ucap pengawal tersebut.
Baron yang tadinya menuangkan wine kedalam gelas, tangannya berhenti mendengar jawaban pengawal tersebut.
"apa kau tidak memaksanya untuk makan!?"ucap Baron dengan mata tajam menatap pengawal tersebut.
pengawal tersebut hanya bisa menunduk kepalanya ketakutan,karena kesal dan marah Baron melempar botol wine kelantai"saya bertanya kenapa diam!"emosi Baron.
Baron langsung mendorong tubuh pengawal tersebut"dasar tidak becus!!"baron meninggalkan ruangan dan mencari Rina.
saat di depan kamar,Baron tanpa pikir panjang langsung mendobrak pintu.Baron terkejut dengan apa yang dirinya lihat"rina?"
__ADS_1
semoga kalian suka 😊
dukung selalu author 💪