
Di perjalanan pulang joy tidak berhenti menangisi nasibnya.
"ya tuhan cobaan apa lagi ini.Hiks hiks hiks"batin joy sambil memukul setir mobilnya dan menangis sesenggukan.
agar cepat sampai joy melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.Sesampainya joy dirumah benar saja ada petugas dari bank yg mau menyita rumah joy,joy bingung dan menghampiri salah satu petugas tersebut.
"maaf pak,kenapa bapak mau menyita rumah saya?"tanya joy kepada petugas bank.
"maaf anda siapanya pak margan?"tanya petugas tersebut.
"saya anaknya,kenapa bapak mau menyita rumah saya?ucap joy.
"owh,jadi begini pak margan meminjam uang di bank dengan jumblah yg banyak dan pak margan tidak bisa mengembalikan uang yg dipinjam,makanya kami dari pihak bank menyita rumah beserta mobil dan juga semua kartu yg anda punya sudah kami blokir"ucap petugas tersebut.
joy yang mendengar penuturan dari petugas bank hanya bisa menahan air matanya agar tidak jatuh.Bersabar hanya itu yang joy bisa lakukan,bik inah yang melihat joy merasa kasihan.
"pak,apa saya boleh masuk kedalam?mengambil barang saya?"tanya joy kepada petugas tersebut.
"silakan"ucap petugas tersebut,joy menganggukkan kepalanya mengerti.
"bik"panggil joy kepada bik inah,bik inah menoleh kearah joy dan mengikuti langkah joy yang menuju ke kamarnya.
sesampainya dikamar joy mengepak pakaian nya,bik inah juga membantu joy mengepak pakaiannya bik inah melihat joy meneteskan air matanya.
__ADS_1
"non yang tabah"ucap bik inah kepada joy.
joy yang mendengar perkataan bik inah langsung memeluknya dan menangis di pelukan bik inah.
"bik kenapa tuhan jahat sama joy,hiks hiks hiks…"ucap joy yang tidak bisa menahan tangisannya.
"non…tuhan gak jahat sama non,tapi tuhan hanya menguji non saja"ucap bik inah sambil menepuk pundak joy.
joy melepas pelukannya dan menuju ke lemari,joy mengacak-ngacak bajunya di dalam lemari bik inah yang melihat joy menjadi heran.
"non cari apa?"tanya bik inah tapi joy tidak menjawab pertanyaan dari bik inah,joy terus mencari dan akhirnya apa yang joy cari ketemu.Joy mengambil sebuah amplop yg dia cari di dalam lemari. Joy menghampiri bik inah yg duduk di sofa.
"bik tolong panggil pak ijo(sopir)kesini"ucap joy kepada bik inah,bik inah menganggukkan kepalanya dan pergi memanggil pak ijo.Tak beberapa lama bik inah datang bersama pak ijo.
joy pun menyuruh pak ijo dan bik inah duduk,mereka pun menuruti apa yg joy pinta.
"bik inah dan pak ijo sudah lama bekerja di sini,karena keluarga joy mengalami musibah jadi joy cuma bisa kasih kalian uang 2 juta,terima ya bik,pak"ucap joy
bik inah dan pak ijo jadi tidak enak dengan joy.
"lebih baik simpan saja uangnya non"ucap pak ijo yang kasihan melihat keadaan joy.
"engga papa kok pak,joy masih punya uang 2 juta"ucap joy.
__ADS_1
joy pun memberikan bik inah dan pak ijo uang masing-masing 2 juta,pak ijo dan bik inah mengambil uang yg di berikan joy.Mereka pun keluar dari kamar,saat joy di depan rumah joy berbalik melihat sekali lagi rumah yg penuh kenangan dengan keluarganya.
"non sekarang tinggal dimana?"tanya bik inah
"joy juga tidak tahu?mungkin joy cari kontrakan saja"ucap joy tersenyum.
"bik,pak joy pergi dulu"ucap joy seraya meninggalkan bik inah dan pak ijo.
di jalan joy bingung mau kemana,joy pun memberhentikan mobil taksi dan langsung masuk kedalam taksi.
"mau kemana?"tanya sopir tersebut.
"emm…bapak tahu dimana ada kontrakan murah?"tanya joy.
"ada sih mba,tapi tempatnya kumuh"ucap sopir taksi.
"engga papa kok pak,antarkan saya kesana"ucap joy pasrah karen dia bingung mau kemana lagi.
"baik"ucap sopir taksi.
Semoga kalian suka😊
Slalu dukung author🍂
__ADS_1
Sopanlah berkomentar🙏🙏