Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
59.Pergi ke Mansion


__ADS_3

di bagasi mobil,ansel membukakan pintu mobil untuk Joy"ayo"ucap ansel yang melihat Joy yang mencari seseorang.


"tapi Clara dimana?"tanya Joy mencari keberadaan Clara.


"dia bersama dengan gavin,jadi kamu jangan khawatir"ucap ansel.


Joy menganggukkan kepalanya berjalan dan masuk kedalam mobil,saat ansel menutup pintu mobil tiba-tiba ponselnya berdering.


"ya ada apa?"tanya ansel.


"apa harus sekarang mendatangani dokumen itu?"


"hmm... baiklah"ucap gavin memasang wajah masam.


Joy yang melihat ansel mendengus kesal dirinya keluar dari mobil"ada apa?"tanya Joy.


"Joy maafkan aku,aku tidak bisa mengantarmu ke mansion karena aku ada urusan di kantor"ucap ansel kepada Joy.


Joy mengerti dengan kesibukan ansel"baiklah tidak apa,aku bisa memesan taksi"ucap joy.


saat Joy ingin memesan taksi ansel menahannya"tidak kamu akan diantar oleh gavin"ucap ansel.


"tapi gavin lagi bersama dengan Clara"


"tidak apa aku akan menghubunginya agar mengantarmu"


ansel memencet nomor telepon gavin"gavin kau kesini sekarang"ucapnya dan langsung mengakhiri panggilannya.


Joy mengerutkan keningnya melihat tingkah ansel,yang berbicara hanya sedikit.


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_


"Clara kita harus ke rumah utama sekarang"ucap gavin kepada clara yang masih menyeruput mi-nya.


"sebentar lagi mi-nya masih banyak"ucap Clara yang kasihan membuang mi enak itu.

__ADS_1


"nanti aku akan mengajakmu lagi makan disini"janji gavin.


Clara menatap wajah gavin"bener ya...awas bohong!"


"iya iya"ucap gavin menaruh uang dibawah mangkuk mi tersebut dan menarik tangan Clara.


"pak uangnya di bawah mangkuk"ucap gavin seraya masuk kedalam mobil disusul dengan Clara.


gavin melajukan mobilnya ke rumah utama.


ansel dan Joy berdiri menunggu gavin"cih... kenapa lama sekali?"batin ansel yang kesal.


tak selang berapa lama gavin datang,dengan cepat gavin turun dari mobil dan menghampiri ansel"maaf tuan saya membuat tuan menunggu"ucap gavin membungkuk memberi hormat.


"sudah-sudah jangan terlalu formal"ucap ansel.


"sekarang kau antar Joy dan Clara ke mansion saya ada urusan kantor makanya tidak bisa mengantar Joy"ucap ansel.


"baik tuan"


"kamu hati-hati dijalan"ucap ansel sebelum menutup pintu mobil Joy hanya menganggukkan kepalanya.


ansel berjalan mendekat kearah gavin"kau antar Joy dengan selamat,aku tidak mau Joy terluka seujung kuku jarinya sekalipun!"tegas ansel.


saat ansel berbicara dengan gavin,Clara dan Joy sudah duduk didalam mobil"baik tuan saya akan melakukan perintah yang tuan bilang"


"bagus"ucap ansel.


ansel mendekati mobil dimana joy duduk"Joy maaf aku tidak bisa nganterin kamu"


"aku ngerti kok,kamu hati-hati dijalan"Joy tersenyum manis kearah ansel.


"baiklah...aku pergi kekantor dulu"ucap ansel dan pergi ke mobil satunya dan melajukan mobilnya ke kantor.


sementara gavin melajukan mobilnya ke mansion.

__ADS_1


sesampainya ansel di kantor, semua para karyawan berdiri saat ansel melewati mereka.mereka membungkuk memberi hormat ansel hanya membalasnya dengan senyuman samar-samar.


beberapa karyawan yang melihat sekilas senyuman ansel terkejut"hei apa kamu melihat tuan ansel tersenyum"tanyanya kepada teman disampingnya.


"mana ada,yang aku lihat tuan ansel mengacuhkan kita seperti biasanya"


"bener tadi aku lihat tuan ansel tersenyum"


"dibilang malah ngeyel, dahlah terserah.... makanya banyakin minum air biar engga kebanyakan menghayal"ucapnya dan pergi meninggalkan temannya.


diruangan ansel,ansel terus saja tersenyum mengingat Joy tersenyum manis dengannya"hati-hati dijalan"pikir ansel mengingat kata-kata yang diucap oleh joy.


lagi asyik-asyiknya mengingat wajah joy, tiba-tiba ada seorang yang mengetuk pintu"tok tok tok"


"permisi tuan"


dengan cepat ansel mengatur posisi duduknya dan merapikan jasnya"ya, silakan masuk"


sekretaris ansel masuk dengan beberapa dokumen ditangannya"maaf mengganggu tuan,ini dokumen yang harus tuan tandatangani"


ansel mendatangai dokumen tersebut dengan mulut berkomat Kamit"lagi asik memikirkan Joy dia datang"


"apa tidak ada waktu dimana aku bisa tenang memikirkannya?"gumamnya.


sekretaris tersebut mengerutkan keningnya melihat ansel yang hari ini bersikap aneh"kenapa dengan tuan ansel?"batinnya.


"ada lagi yang harus saya tandatangani?"tanya ansel.


"tidak tuan"ucap sekretaris tersebut mengambil lagi dokumen yang sudah ansel tandatangani.


"baiklah..tolong buatkan saya jus jeruk"pinta ansel kepada sekretarisnya.


"baik tuan, kalau gitu saya undur diri"ucapnya dan pergi dari ruangan ansel.


semoga kalian suka 😊

__ADS_1


dukung selalu author 🍂


__ADS_2