
rina mandekati joy dan ansel,"sayang kamu dari mana saja?mama khawatir"ucap rina memeluk tubuh joy.
joy diam tidak menjawab pertanyaan mamanya,dia tidak mau kalau mamanya tahu saat itu dia diculik.joy menoleh kearah ansel.
"tante...maaf tadi saya mengajak joy jalan-jalan,terlalu asik jadi lupa waktu"ucapnya mencari alasan dan rina percaya dengan ucapan ansel.
joy menghembuskan nafasnya lega,"ma...maafin joy"ucapnya tersenyum manis kearah rina.
rina membalas senyuman joy"yaudah mama maafin"ucapnya mengelus kepala joy lembut,"mama,clara dan gavin membuat kue kesukaanmu"ucapnya kepada joy.
"beneran ma..."ucap joy antusias.
"bener,yuk masuk"ajak rina kepada joy dan ansel.
mereka pun masuk kedalam mansion.
••••••*
Di dalam mereka duduk dimeja yang mejanya penuh dengan makanan coklat,mata joy berbinar melihat makanan coklat didepannya.
rina tersenyum melihat ekspresi wajah joy,dia pun mengambilkan sepotong kue untuk joy dan juga ansel."makasih ma"ucap joy,tanpa pikir panjang Joy langsung melahap kue tersebut.
clara menggelengkan kepalanya melihat tingkah joy"pelan-pelan kalau makan, makanannya engga lari juga"ucapnya kepada joy.
joy tidak menghiraukan clara dia sibuk dengan makanannya, sedangkan ansel hanya memandang kue didepannya,dia tidak suka makanan manis dia melihat kue tersebut membuatnya mual.
rina melihat kearah ansel"nak ansel,kenapa engga dimakan?"tanya rina bingung.
ansel menoleh kearah rina"i-itu kare-na..."belum selesai bicara gavin langsung memotong pembicaraan.
"itu karena dia tidak suka makanan manis"ucap gavin,membuat rina,clara dan joy menoleh kearah ansel.
"apa itu benar?"tanya rina.
"i-iya"ucapnya gugup menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"kalau tidak suka kenapa tidak bilang,ntar tante ambilin makanan lain"ucap rina mengambil kue didepan ansel,tetapi ansel menahannya.
"tidak usah tan"ucap ansel tidak enak.
"tapi.."joy langsung memotong pembicaraan rina.
"biarin aja ma"ucapnya kepada rina dan menoleh kearah ansel,dia mengambil potongan kue dan menyuapi ansel"aaa..."ucapnya ansel membuka mulutnya dan memakan kue tersebut.
ada rasa aneh menjalar di lidahnya,ansel menyunggingkan bibirnya"tidak terlalu buruk"gumamnya dalam hati.
"gimana??enak kan"ucap joy,karena dia melihat ansel tersenyum saat memakan kue tersebut.
ansel langsung terbatuk-batuk tersadar apa yang ia pikirkan tadi,itu membuat rina khawatir dan mengambilkan air minum untuknya"minum dulu"ucap rina.
ansel pun meminum air tersebut"apa sudah baikan?"tanya rina khawatir,ansel hanya menganggukkan kepalanya.
"kamu ini,sudah tahu dia tidak suka makanan manis tapi masih saja dipaksa"ucap rina memarahi joy.
joy cemberut"joy mana tahu kalau jadi gini,joy kan cuma pengen ansel mengetahui rasanya"ucap joy.
rina menghembuskan napasnya melihat tingkah joy,"tidak apa kok tan"ucap ansel.
mereka pun makan bersama-sama,sesekali ansel tersenyum tipis saat kue tersebut masuk kedalam mulutnya.
selesai makan mereka duduk di sofa ruang tengah,sedangkan gavin pergi mengurus sesuatu.
ansel berdehem"ehm...ehm"
"apa kamu mau minum?"tanya rina kepada ansel.
"tidak tan.."ucap ansel.
"terus"ucap rina bingung.
ansel menarik nafas"tante,joy dan juga clara mulai hari ini dan seterusnya kalian akan tinggal di mansion"ucap ansel.
__ADS_1
rina,joy dan clara terkejut dengan ucapan ansel,"tapi nak ansel...apa ini tidak terlalu berlebihan? mansion ini..."ansel memotong pembicaraan rina.
"tidak apa tante,ini juga kemauan saya jadi saya mohon jangan ditolak"ucap ansel.
"apa-apaan ini,kenapa dengan dia?"gumam joy dalam hati.
rina menghembuskan nafas"kalau ini tidak merepotkan nak ansel,ya susah tante,joy dan juga clara akan tinggal disini"ucap rina bersyukur masih ada manusia baik hati di dunia ini.
ansel tersenyum kearah rina"terimakasih tan"ucapnya.
ansel melihat jam tangannya"tante saya pergi dulu,ada urusan"ucap ansel beranjak dari duduknya.
"ya sudah,mari tante antar sampai depan"ucap rina.
joy dan clara mengikuti langkah mereka.Sesampainya didepan mansion,ansel memasuki mobilnya.
"kalau gitu saya pamit tan"ucapnya didalam mobil.
"ya...hati-hati dijalan"ucap rina.
"kapan-kapan main lagi kesini"ucap clara berantusias.
joy hanya diam,rina menoleh kearah joy memberikan isyarat agar joy mengucapkan selamat tinggal untuk ansel.
joy mengerti dia pun menoleh kearah ansel"hati-hati"ucap joy.
ansel tersenyum tipis dan melambaikan tangannya,"pak jalan"ucap ansel kepada sopirnya.
mobil ansel melaju meninggalkan mansion.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Di sebuah gedung.....
gavin duduk melihat dua pengawal musuhnya yang babak belur karena dipukul oleh pengawal ansel.
__ADS_1
semoga kalian suka😊
dukung selalu author 🍂