
"Heh, sudahlah ini sudah malam aku akan tidur" ucap Oppa Jonathan yang langsung bagun dari ruangan private miliknya dan akan segera menuju ke kamarnya untuk segera tidur.
Oppa Jonathan yang sudah bangun dari duduknya hingga sekarang ini akan pergi ke subuah kamar miliknya untuk segera tidur, tak hanya itu bodyguard sepuluh juga mengikuti Oppa Jonathan.
Ckrek!
Brug!
Oppa Jonathan yang sudah masuk ke dalam kamarnya, karna di mension Oppa Jonathan ini rumahnya sampai berlantai-lantai, hingga menaiknya pun harus mengunakan lift.
Tak hanya itu Oppa Jonathan yang sudah masuk ke dalam kamar megah dan juga mewah itu, dan di jaga juga oleh lima bodyguard di depan pintu kamarnya, yang dimana mereka ini berpakaian serba hitam dan juga membawa sebuah pistol di saku celananya masing-masing bodyguard.
*"*
Sedangkan di sisi lain Zekay yang harus saja keluar dari mension milik Oppa Jonathan, dia ini langsung ingin pergi ke club, karena club milik Oppa Jonathan yang berada di Australia di jaga oleh Zekay dan juga Bimo, karena Zekay dan juga Bimo sudah di percayai oleh kelurga Lazurdy.
Tak hanya memiliki perusahaan saja Oppa Jonathan juga memiliki sebuah celub yang terdiri di kota Korea Selatan dan Asia.
Bimo dan Zekay langsung memasuki mobil Zeep-nya untuk segera pergi ke club. Dengan mengemudikan mobil Zeep itu dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1
Tapi tidak di sangka di suatu jalan mobil Zeep Zekay dan juga Bimo, tidak sengaja bertemu di jalan dan melihat Lucky yang dimana Lucky ini adalah Kaka tiri Gibran sedang berbalapan liar mobil. Dengan dia ini memamerkan sebuah mobil mewah koeningseng yang sengaja Lucky beli ini dari Eropa, dan mobil itu berwarna pink perpaduan hitam dan putih tentunya.
Sret...
Duk!
Zekay yang langsung mengerem mendadak "Ada apa? Kenapa kau ini mengemudikan mobil sungguh tidak benar sekali" Desisi Bimo.
"Apa kau ini tidak bisa melihat?" Tanya Zekay
"Apa yang kau lihat, Zekay?" Tanya Bimo, tapi Zekay tidak membuka mulutnya dia hanya mengode saja agar Bimo ini melirikan matannya ke arah Lucky yang ingin berbalapan liar.
"Kenapa Lucky ada disana? Dan uang dari mana dia itu untuk membeli mobil itu?!" Bimo yang curiga kepada Lucky, karena Lucky ini memebli mobil baru. Yang dimana uang dari yang dia ambil dari Gibran saat malam itu.
"Asehhh, aku juga tidak tau, tapi ya sudah kita tidak usah pikirkan itu" ucapnya
"Ya sudah ayok kita pergi" ajak Bimo kepada Zekay untuk segera pergi saja.
Bremen!
__ADS_1
Mobil Zeep miliknya yang sudah melaju kencang untuk segera menuju ke sebuah club.
*"*
Sedangkan di sisi lain yang dimana posisinya saat ini adalah di hotel yang berada di Australia bersama Gibran, kini suasana malam sudah menjadi pagi.
Settt....
Suara rintih dari gadis yang bernama Key'li yang baru saja bangun dari tidurnya "Ya Tuhan kenapa ini sungguh sakit" ucap Key'li yang merasa di daerah inti miliknya itu sungguh sakit sakali, tapi Key'li ini masih memejamkan matanya, belum membuka matanya sama sekali apalagi menyadari jika tubuhnya itu sudah tidak ada benang sehelaipun.
Ahhhh....
Key'li yang langsung teriak di saat dia ini baru saja melihat tubuhnya yang sudah tidak memakai sehelai benang pun saat ini, dan dia langsung meneteskan air matanya, tak hanya itu dia juga langsung membekap mulutnya sendiri seolah-olah dia ini ingin menangis tapi semua Key'li tahan.
Ehhhh....
Gibran yang sudah bergumam tapi Gibran juga belum membuka matanya sama sekali, karena Gibran ini masih sama yaitu tertidur pulas.
pokonya jangan lupa mampir ya. hehehe ❤️🥀
__ADS_1