
"Aku tau Oppa!"
Oppa Jonathan memiliki tantangan untuk Gibran, yang di mana dia ini harus meyelesaikan misi itu, jika memang Gibran ingin mendapatkan harta keluarga Lazurdy.
Bahkan Oppa Jonathan juga baru saja memberitahukan misi pertama Gibran, yang di mana dia harus mengambil alih harta dari keluarga Makenzie dan juga Aforshof, sedangkan misi kedua, Oppa Jonathan ini masih saja menyembunyikannya, karna misi kedua iniĀ lebih berat untuk Gibran.
"Ya sudah, Gibran, kapan kau akan pergi ke kota Asia?" Tanya Oppa Jonathan
"Tentu saja secepatnya Oppa!"
"Hmm baiklah, jika memang seperti itu Aku akan segera memberitahukan paman Han untuk membantumu di kota Asia"
"Hah, baiklah, pokonya Oppa atur saja, tapi Oppa sepertinya Aku akan pergi ke kota besok pagi, karena Aku juga sudah tidak ada urusan lagi di kota Australia!"
"Ide bagus!" setuju Oppa Jonathan "Kezn!"
"Iya Oppa, ada apa?" Kini kezn yang sudah berlari menghampiri Oppa Jonathan
__ADS_1
"Aku perintahkan kamu, cepat kau ini siapkan sebuah helikopter untuk besok, Gibran, akan pergi ke kota Asia!" pinta Oppa Jonathan
"Baiklah Oppa!" balas Kezn, kini dia sudah pergi dari pandangan Oppa Jonathan
Oppa Jonathan langsung saja terseyum tipis, di saat kezn sudah pergi untuk segera meyiapkan sebuh helikopter, untuk besok Gibran pergi ke kota Asia.
Gibran akan pergi ke kota Asia besok, karena menurut Gibran, lebih cepat lebih baik bukan. Nah sepeti itulah, yang Gibran inginkan.
Gibran saat ini dia sudah pergi dari mension Oppa Jonathan, yang di mana juga Gibran sudah berada di dalam hotel miliknya.
Suasana pun kini juga sudah larut malam, yang di mana Gibran milih untuk segera tidur, saja, dia tidak ingin melihat Lucky di rumah sakit hari ini.
Mungkin saja Lucky di rawat inap, dan juga di temani Dady Abraham dan juga Momi Loche,.
Sediakan Gibran, dia memilih untuk di hotel saja diam, dan juga akan menyiapkan semua mental untuk besok pagi pergi ke kota Asia.
Beberapa jam kemudian!
__ADS_1
Suasana malam kini sudah menjadi pagi, yang di mana Gibran akan segera pergi ke kota Asia,.
Gibran saat ini dia sudah berada di dalam sebuah helikopter, dengan di temani Kezn yang di mana kezn akan mengantar Gibran saja, habis itu dia akan kembali ke kota Asutralia.
Yang di mana juga, sebuah helikopter yang sedang Gibran naikin belum juga terbang, yang di mana juga, sebelum Gibran ini pergi dari kota Australia dan akan pergi ke kota Asia, dia pun ingin menelpon Lucky terlebih dahulu.
Tut!
Tut!
"Hallo, ada Apa?" Tanya Lucky
"Tidak, hanya saja Aku ini ingin meminta maaf padamu, Lucky, karna Aku ini tidak bisa untuk menjengukmu, yang di mana kamu ini sudah tidak bisa berjalan lagi, alias lumpuh!" Ledek Gibran kepada Lucky
"Ash, anjing! Bangsat!" geram Lucky
Kini Gibran hanya tersenyum kecil, "Tenang lah, Lucky, tenang, Aku hanya ingin mengatakan itu saja padamu, tapi ya, mohon maaf saja, karna Aku ini tidak bisa untuk menjengukmu, karena Aku akan pergi ke kota Asia, jadi Kau jangan pernah cari Aku lagi!" ucap Gibran, kini dia sudah mematikan sambungan telponnya secara sepihak.
__ADS_1