Kesayangan Tuan Milyarder

Kesayangan Tuan Milyarder
Part 22:


__ADS_3

Key'li sedari kecil, dia selalu di manja kedua orang tua, namun sekarang tidak sepeti dulu lagi, yang kehidupan key'li ini sungguh indah, tapi semoga saja hati key'li yang terus berdoa, semoga suatu saat nanti akan ada seseorang yang bisa membantunya untuk lepas dari kelurga Aforshof dan juga membawa kembali harta yang harusnya menjadi milik key'li.


"Mama, Papa, key janji, key bakalan bisa ambil lagi, harta kelurga kita, sebelum key ganap di usia 30tahun" uacpnya kepada dirinya sendiri, tak kalah itu key'li juga sambil memengangi sebuh Poto, yang dimana itu Poto Mama dan juga Papa key'li yang sudah meninggal.


Sebenernya kelurga Aforshof itu, hanya berpura-pura baik saja kepada key'li, sampe umur key'li ini benar-benar dewasa dan juga sudah genap 30tahun. Karena kelurga key'li memiliki dua perusahaan sekaligus, dan itu berhasil Bibi dan juga Paman-nya itu ambil ali, tanpa sepengetahuan key'li.


Dan akhirnya, perusahaan Corporattion Makenzie Group itu di ambil oleh Paham dan juga Bibi Key'li,.


Paman dan Bibi Key'li, masih saja berpura-pura, baik kepada key'li, karna mengetahui juga bahwa key'li ini memiliki satu lagi perusahaan Corporattion Makenzie Group 02,,, dan niat Paman dan bibinya juga akan mengambil perusahaan key'li yang sedang key'li ini pimpin, tapi itu semua tidak bisa di alihkan, karena surat-surat perusahaan kepemilikan Corporattion Makenzie Group 02 ini bisa di ubah atau bisa di ganti nama pemiliknya, jika key'li sudah berumur 30-31 tahun, sedangkan key'li umur key'li masih 29 tahun.


***

__ADS_1


Sedangkan di isi lain tepatnya di kediaman mension Oppa Jonathan, yang dimana Dady Abraham dan juga Lucky, ini belum pulang juga,.


Dady Abraham dan juga Lucky ini masih saja duduk santai di ruangan private milik Oppa Jonathan, di saat itu juga Oppa Jonathan pun datang.


"Oppa" panggil Dady Abraham kepada Oppa Jonathan yang baru saja datang, dan juga tentunnya langsung duduk.


"Aku pikir kau, sudah pulang" balas Oppa Jonathan, yang sudah duduk santai.


"Dia sudah pergi" balasnya


"Kemana?" Tanya Dady Abraham lagi kepada Oppa Jonathan

__ADS_1


"Aku pun tidak tau, dia ini ingin pergi kemana" jawabnya


"Tapi, apakah Oppa sudah mengatakan kepada Gibran?" Tanya Dady Abraham "Dan bagaimana juga, apakah Gibran setuju, untuk pergi keAsia, Oppa?"Dady Abraham yang terus saja menayakan kepada oppa Jonatan, tentang Gibran, yang akan melaksanakan sebuh misi di kota Asia.


"Ha, ada apa ini" batin Lucky, yang sungguh Lucky ini tidak tau apa-apa rencana Oppa Jonathan dan juga Daddy-nya.


"Tentu saja, Gibran setuju, tapi dia akan pergi ke kota Asia, setelah, dia sudah selesaikan masalahnya di Australia" jawab Oppa Jonathan kepada Dady Abraham.


"Oh baguslah" singkatnya


"Hmm, apa ini sebuah keajaiban, untukmu Lucky, wah, jika benar Gibran akan di kirim ke kota Asia, Aku sangat yakin, pasti Aku yang akan di gantikan menjadi posisi Milyarder, dan juga mengurusi Club milik Oppa dan juga Dady" batin Lucky yang terus saja berkhayal, dia ini akan menjadi seorang milyarder dan juga tentunnya akan di tugaskan untuk mengurusi Club milik Oppa Jonathan dan Dady Abraham.

__ADS_1



__ADS_2