
Yakuza, kini langsung menuju ke arah Lucky, kini dia sudah menepok pundak Lucky. "Apa kau ingin melakukan ini?"
"Tentu saja" ungkap Lucky "Cose, pokoknya, Aku tidak ingin, kau menolakau, ayok, cepat kau ikut bersamaku" pinta Lucky
"Tapi-"
"Cose!"
"Baiklah"
Kini Cose, yang sudah pasrah untuk ikut bersama Lucky malam ini, untuk segera pergi untuk menemui Zane.
Tidak hanya Cose dan juga Lucky saja, melainkan Kartel dan juga Yakuza ikut bersamanya. Namun beda mobil.
Yang di aman Lucky dengan Cose memakai sebuh mobil Bentley Berwarna kuning, dan juga Kartel dan Yakuza memakai mobil Bentley Berwarna merah. Untuk segera menuju ke sebuah hotel yang Zane inap.
***
Sedangkan di sisi lain, Gibran yang masih di sebuah hotel, dia pun kini masih saja di balkon, yang dimana Gibran sungguh senang di saat melihat Lucky menderita.
Tapi pikiran Gibran, tetap saja tertuju kepada gadis waktu itu, yang bernama key'li. "Sebenernya, dimana perempuan itu?"
"Heh, Apa yang harus Aku lakukan saat ini? Aku sungguh bingung, bagaimana Aku bisa menemukan wanita itu, karena Aku saja tidak mengenalnya" resah Gibran yang masih saja memikirkan key'li.
***
__ADS_1
Sedangkan di sisi lain, yang di mana mobil Bentley berwarna kuning dan juga merah kini masih saja melaju dengan sungguh kencang, untuk segera menemui Zane.
Yang di mana juga, di dalam mobil itu adalah, Cose dan juga Lucky, sedang Yakuza dan kartel di mobil satunya, yang saat ini masih juga mengikuti mobil Cose.
Mobil Bentley kini sudah sampai, yang di mana di sebuh hotel yang sungguh mewah dan juga megah, yang di mana juga di sana tempat Zane.
Tidak, mau tunggu lama, yang di mana Lucky kini dia sudah keluar dari mobil Bentley, untuk segera masuk saja ke dalam hotel.
"Lucky!"
"Lucky!"
"Bisakah, kalian, ini diam saja?" Tanya Lucky. Yang di mana juga Lucky masih saja terus berjalan untuk segera masuk ke dalam hotel.
"Lucky, tolonglah, berhenti sebentar" pinta Yakuza yang di mana juga, Lucky masih saja berjalan untuk segera menuju ke kamar Zane.
Lucky kini langsung, berhenti. "Bisakah, kau ini diam saja?"
"Tapi, Aku takut, kau kenapa-kenapa, Lucky, tolonglah, jangan gegabah"
"Sudah ku, bilang, kau diam saja, Yakuza"
"Tapi-" sela Cose
"Apa kalian, semua ini berani, kepadaku?" Tanya Lucky
__ADS_1
"Tidak, Lucky, kita hanya mengkhawatirkan mu saja, bagaiman jika kau membunuh Zane, kau bisa masuk penjara" ungkap kartel
"Aku tidak takut" hardik Lucky kini dia langsung saja, berjalan kembali untuk segera masuk ke dalam kamar Zane.
Cose, Yakuza, dan juga Kartel, kini mereka juga mengikuti Lucky, yang di mana Lucky, sudah berlalu pergi untuk segera menemui Zane.
Brug!
Aseh...
"Sialan"
Kesal Lucky, yang di mana sebuh pintu kamar Zane, di kunci dari dalam.
Lucky, dengan sungguh emosi, dan juga sarkas, dia berusaha untuk mendobrak pintu kamar hotel, yang di mana juga Cose, Yakuza dan juga Kartel, sungguh tidak membantu Lucky sama sekali.
Mereka juga sungguh kejam, tapi tidak sekejam Lucky, yang di mana dia sungguh membenci wanita,.
"Lucky, sudahlah Lucky, ayok kita kembali" pinta Yakuza
"Apa maksudmu? Kenapa kalian semua seolah-olah membela Zane, yang sudah membuatku hancur dan juga kehilangan mobil kesayangan ku?"
"Bukan seperti itu Lucky-"
"Lalu?"
__ADS_1