
"Kau lihat saja Lucky, apa yang akan Aku lakukan untukmu" kini Gibran yang sudah terseyum sengit. Hingga kini Gibran mengepalkan tangannya.
Tak hany itu saja, kemanapun Gibran pergi dan juga tuju, sebuh benda yang sungguh tajam dan juga setia, masih saja setia berada di sampingnya, yang diman sebuh pisau kecil dan sebuh pistol, kesayangan Gibran.
"Mas"
kini Luche yang sudah berlari dari ambang pintu untuk segera, menghampiri suaminya yang baru saja datang dari mension Oppa Jonathan.
Dady Abraham, kini dia langsung duduk di sebuah ruangan yang sungguh indah dan juga berkilau, yang di mana di hiasi dengan sebuh berlian yang sungguh mahal. "Ada apa?"
Loche pun kini dia ikut duduk di samping Dady Abraham. "Mas, apa yang kau sembunyikan dari ku?"
"Apa maksudmu? Aku meyembuyikan apa darimu?" Tanya Dady Abraham
"Heh, Aku sungguh tau Mas, jika kau pasti memiliki rencana yang begitu besar untuk Gibran bukan? Ayolah Mas, tolong katakan padaku, apa yang kau rencanakan?" Tanya Loche
__ADS_1
"Kau tidak perlu tau, intinya Aku dan juga Oppa sudah sepakat untuk memberhentikan Gibran, menjadi seorang milyarder dan juga mengurusi Club ku"
"Ha?" Kaget Loche "Yang benar saja Mas, kau sungguh tega sekali kepada Gibran? Lalu jika bukan dia siapa yang akan mengurus bisnismu?" Tanya Loche
"Heh, kau tidak tau apa-apa, makanya kau itu mengira jika Aku dan juga Oppa ini ingin membuat Gibran sengsara"
"Lalu apa maksudmu Mas?"
"Baiklah, baiklah, Aku akan menceritakannya kepdamu" ungkap Dady Abraham. "Kau tau bukan, waktu dulu itu ada sebuh perusahaan Makenzie dan juga Aforshof, Oppa Jonathan memiliki dendam yang sungguh besar dalam kelurga itu, karna masalah bisnis, dan Aku dan Oppa Jonathan juga memiliki rencana untuk mengirim Gibran ke kota Asia, untuk merebut semua harta milik Oppa dari kelurga Makenzie dan juga Aforshof, dengan Gibran menodai Key'li" jelas Dady Abraham
"Heh, sudahlah kau tidak tau apa-apa, Loche maka dari itu Aku ini tidak ingin memberitahukan mu" hardik Dady Abraham.
"Tapi Mas, apa Gibran akan berhasil melakukan ini semua?" Tanya Loche
"Tentu saja iya, Aku sungguh yakin jika Gibran pasti bisa menyelesaikan ini semua sendiri, dan kau tau Oppa juga memiiki misi tertentu, untuk Gibran"
__ADS_1
"Apa itu?"
"Aku pun tidak tau, Oppa Jonathan belum memberitahukannya, tapi jika misi dua yang Oppa Jonathan itu berikan kepada Gibran, dan itu semua berhasil Oppa Jonathan akan menyerahkan seluruh kekayaan, harta konglomerat miliknya kepada Gibran" jelas Dady Abraham
"Oh, apa ini adalah tantangan untuk Gibran? Jika dia ingin kembali menjadi seorang milyarder, dan juga pewaris harta keluarga lazurdy?" Tanya Loche
"Iya, jadi kau sakarang mengerti apa maksud Oppa Jonathan dan juga maksudku, Loche sayang? Kau sudah mengerti kan kenapa Aku dan juga Oppa Jonathan melakukan ini semua dan juga memberhentikan Gibran menjadi seorang milyarder?" Tanya Dady Abraham
"Iya, Mas"
"Apa?"
Mata Dady Abraham dan juga Loche kini dia sudah melotot ke arah Lucky, yang dimana dia ini diam-diam menguping pembicaraan Dady Abraham dan juga Momi Loche.
Yang dimana juga, Lucky, ini baru saja pulang dari sebuh club Dady Abraham, yang diman juga Lucky tidak datang ke club Oppa Jonathan dan juga sebuh geng gangster miliknya yang di pimpin oleh Lucky, yang dimana tempat itu adalah sebuah balapan liar antar mobil.
__ADS_1