Kesayangan Tuan Milyarder

Kesayangan Tuan Milyarder
Part 8:


__ADS_3

Gibran yang langsung keluar dari mension dan akan segera pergi menuju ke sebuah celub seperti biasanya.


Gibran langsung menaiki mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk segera menuju ke sebuah celub yang sekitaran jauh dari kediaman mension miliknya itu.


Namun tanpa menunggu lama Gibran pun telah sampai di club dan benar saja Zane sudah menunggunya di celub hari ini.


Gibran langsung memakirankan mobilnya dan segera keluar dari mobilnya, Zane pun dengan segera menuju ke arah mobil Gibran yang sudah di parkiran club.


"Honey, aku merindukan mu" ujar Zane sambil melangkah kakinya menuju ke arah Gibran yang baru saja keluar dari mobilnya saat ini.


"Suadahlah kau diam saja Zane, aku tidak ingin apa-apan saat ini" ujar Gibran yang langsung meninggalkan Zane masuk kedalam club.


"Tapi Honey, aku ingin bercinta dengan mu, ayo lah Honey lakukan itu padaku" ujar Zane kepada Gibran yang langsung duduk di sebuah club dan memesan 10 botol minuman keras yang akan dia minum malam ini.


"Sudah ku bilang kau diam lah Zane, aku ini sedang tidak mood untuk bermain gila bersama mu" ujar Gibran kepada Zane

__ADS_1


"Tapi kenapa Honey" ujar Zane kepada Gibran yang terus ingin tau alasan Gibran tidak ingin bermain gila lagi bersmaanya. Namun Zane yang melihat Gibran seperti itu dia pun langsung pergi meninggalkan Gibran sendiri. Karna Zane juga memiliki simpanan om-om yang siap akan di layani-nya malam ini.


Namun dari sudut dinding Zekay dan Bimo yang sedang mengintip Gibran yang sedang minum-minum keras itu langsung terseyum tipis.


"Coba kau lihat itu, benar bukan jika Gibran kemari dan akan menuai Zane bocah totol itu" ujar Zekay kepada Bimo yang sedang mengumpat di balik dinding sambil menyeringai Gibran.


"Baguslah kalau begitu kita tidak perlu memancing dia untuk kesini tapi dia yang kesini sendiri bukan" ujar Bimo kepada Zekay.


"Ya sudah silahkan kau jalankan tugasmu Bimo, aku akan menunggumu di sini sampai kau datang lagi pada ku, dan aku yang akan berjaga-jaga di sini" ujar Zekay kepada Bimo.


Tanpa menunggu lama Bimo langsung menghampiri pegawai club, untuk memasukan sebuah obat perangsang yang berwarna oren ke dalam minuman milik Gibran.


"Kau kemarilah" ujar Bimo kepada pegawai celub itu.


"Ya kenapa tuan" tanya pegawai club itu kepada Bimo

__ADS_1


"Kau tolong berikan obat ini ke cowok yang duduk di sana, aku harap kau bisa melakukannya" ujar Bimo kepada pegawai celub.


"Baiklah akan saya lakukan" pegawai club yang langsung pergi meninggalkan Bimo.


Dan dia pun langsung menjalankan tugasnya untuk memberi kan serbuk kuning kedalam minuman Gibran.


Bimo yang melihat itu semua akan berhasil dia langsung menuju ke arah Zekay.


"Bagus" ujar Zekay kepada Bimo


Dan tanpa menunggu lama pun Gibran pun sudah meminum obat keras yang di persiapkan oleh Zekay dan juga Bimo dan meminum sepuluh botol minuman keras akhirnya Gibran pun mabuk berat.


"Kenapa aku sangat pusing seperti ini' gumam Gibran yang masih setengah sadar sambil minum-minuman kerasnya.


"Dimana kau Zane" ujar Gibran yang merasakan mulai ada hawa panas dan juga merangsang saat ini.

__ADS_1



__ADS_2