
Zekay pun dia langsung pergi dari club Oppa Jonathan, untuk segera menuju ke sebuh club Dady Abraham untuk mengecek cctv dan juga menemui Zane, karena Zekay dan juga Bimo sungguh tau, jika semua ini pasti ada sangkut pautnya dengan Lucky dan juga Zane.
Sedangkan di sisi lain, Lucky yang masih di depan mension Oppa Jonathan, dia pun ingin segera pergi saja untuk menuju ke sebuh club Dady Abraham juga untuk menemui Zane, terlebih dahulu.
Karena tadi sempat, Zena ini mengancam Lucky jika dia tidak memberikan uang sebesar lima puluh juta, untuk uang tutup mulut.
Tapi sayangnya, Lucky, memilih untuk tidak mengasih itu semua, melainkan dia ingin memberi pelajaran kepada Zane, agar Zane ini tidak membocorkan rahasia Lucky.
Lucky pun kini sudah mengemudikan sebuh mobil Bentley berwarna pink perpaduan dengan putih, yang kini sudah melaju dengan sungguh kencang, untuk segera menuju ke sebuh club Dady Abraham.
Deret...
Deret...
Asehhh....
__ADS_1
"Sialan, siapa yang menelponku di saat Aku ini sedang mengemudikan mobil" kesal Lucky.
"Cih, bocah tolol Zane, ternyata"
Kini Lucky yang baru saja meminggirkan mobilnya, dan juga melihat siapakah yang sudah menelponya itu. Yang dimana yang menelpon Lucky adalah Zane, bocah *****
"Ada apa?" Lucky yang baru saja mengangkat sebuh sambungan telepon miliknya.
"Heh, ada apa kau bilang? Apa kau ini tidak ingat, jika Aku ini meminta uang lima puluh juta, untuk tutup mulut?" Decit Zane
"Aseh, sialan, apa kau ini masih saja ingin memerasku, Zane? Apa kau tidak tau siapa Aku? Atau bahakan kau juga sudah bosan hidup?" Kini Lucky yang sudah terpancing emosi.
"Apa-apa ini, apa kau sungguh berani mengancamku?" Hardik Lucky
"Sudahlah, Aku tunggu kau di club Dady Abraham, dan kau juga bawa uang yang Aku minta, jika tidak Aku tidak akan segan-segan, hari ini juga Aku akan kasih tau Gibran" ancam Zane lagi.
__ADS_1
"Aseh, sialan kau, Zane"
Kini Lucky, yang memilih untuk mematikan sebuah sambungan teleponnya dengan Zane.
"Awas, kau Zane, apa kau kira Aku ini bodoh untuk menuruti mau mu, heh tidak semudah itu Zane, untuk melawan Lucky, kau lihat saja Aku pastikan kau akan menyesal, setelah kau berani mengancamku" kini Lucky yang sudah terseyum sinis, dan tentunya juga sudah memikirkan cara untuk menyingkirkan Zane.
Mobil Lucky pun, kini sudah di lajukan lagi, yang dimana juga tadi sempat berhenti untuk mengangkat sebuah sambungan telepon dari Zane.
Dan sekarang mobil Lucky, kini sudah melaju dengan sungguh kencang untuk segera menuju ke sebuh club Dady Abraham, dan tentunya juga untuk menemui Zane.
Mobil Lucky, pun saat ini sudah berhenti, yang dimana di sebuh club Dady Abraham, tak hanya itu saja Lucky dia memilih langsung masuk untuk segera menemui Zane.
"Bagiamana? Mana uang yang Aku minta?"
Kini Zane, yang sudah meminta uang untuk tutup mulut, yang dimana senilai lima puluh juta.
__ADS_1
Lucky, langsung terseyum tipis, yang dimana dia langsung duduk di kursi panjang, dekat Zane sambil meminum sebuh alkohol,.