Ketika BERONDONG Jatuh Cinta

Ketika BERONDONG Jatuh Cinta
Mulai jadi Pelakor


__ADS_3

”Ketika BERONDONG Jatuh Cinta Season 3”


Author by Natalie Ernison


Queen masih berpikir keras atas apa yang telah ia dengar pada hari ini. Namun Queen masih menahannya, akan tetapi begitu banyak pertanyaan yang bersarang di kepalanya.


Setelah Daisy melangkah pergi dari mereka, Queen mulai bertanya tentang banyak hal kepada sang atasannya.


”Tuan, apakah nyonya Daisy adalah istri dari tuan Rawley? Bukankah, usia tuan muda Raven itu hampir seusia denganku, bukan?” tanya Queen yang terlihat sangat ingin tahu banyak hal tentang Daisy.


Mr. John pun tersenyum lalu berkata, ”nyonya Daisy adalah istri kedua dari tuan Adolf. Bisa dikatakan, nyonya Daisy adalah ibu sambung dari tuan Raven.”


Mendengar kenyataan tersebut, Queen begitu terkejut bukan kepalang. Ternyata Daisy adalah seorang janda pikirnya. Queen mulai membandingkan dirinya yang masih gadis dengan Daisy yang sudah pernah menikah bahkan sekarang hanyalah seorang janda sebatang kara.

__ADS_1


”Ternyata, sainganku hanyalah seorang janda..” batin Queen, seolah-olah memandang Daisy jauh lebih rendah daripada dirinya.


Sementara Daisy sendiri tidak pernah menganggap Queen adalah saingan baginya. Namun bagi Queen, Daisy adalah lawan yang harus ia tumbangkan. Beribu akal kotor mulai muncul di kepala otaknya. Tanpa Queen sadari, Edrick tidak akan membiarkan Queen bertindak macam-macam kepada Daisy. Edrick akan menjadi garda terdepan untuk melindungi Daisy.


Baru saja Queen melangkah keluar dan menuju lobby. Queen melihat Daisy sedang berbicara dengan pria yang sangat ia inginkan kala ini, tentu saja itu adalah Edrick adik iparnya sendiri.


Dengan penuh percaya diri, Queen melangkah untuk mendekati Edrick.


”Hai Edrick, dan nyonya Daisy!” ketika menyebut nama Daisy Queen seakan tidak senang dan terlihat jelas di wajahnya hal itu.


Edrick pun berkata, ” Daisy harus banyak beristirahat, jadi maaf kami harus pulang lebih cepat.” ucap Edrick yang membuat Queen meradang.


”Ah baiklah, semoga di lain waktu, kita bisa makan bersama.” Ucap Queen dengan hati yang sedang menahan dongkol.

__ADS_1


Edrick bersama Daisy pun berlalu dari hadapan Queen. Queen ditinggal seorang diri di sana, namun Queen tidak secepat itu menyerah. Queen berlari ke arah Edrick, lalu menjatuhkan dirinya kepada Edrick.


”Maafkan aku, sepertinya aku membutuhkan tumpangan kali ini. Bisakah kau mengantarkanku pulang?” ucap penuh harap kepada Edrick.


”Ya silakan saja Edrick,” ucap Daisy. Karena itu adalah permintaan dari Daisy, maka Edrick tidak dapat menolaknya.


Dengan berat hati Edrick pun mengantarkan Queen pulang. namun Edrick meminta salah seorang bawahannya untuk mengantarkan Daisy pulang dan memastikan Daisy selamat sampai tujuan. Sungguh pria yang penuh dengan perhatian, membuat Queen semakin iri hati dan dengki kepada Daisy.


***


Saat di dalam perjalanan mengantarkan Queen pulang ke rumahnya.


”Maaf, jika aku merepotkanmu.” Ucap seolah-olah tidak enak hati. Edrick hanya membalasnya dengan senyuman.

__ADS_1


Mengingat Queen adalah saudari dari Qiana, hal itulah yang membuat Edrick masih bersedia untuk dekat dengan Queen si wanita tukang cari perhatian itu. Meski Edrick sebenarnya dongkol kepada sikap dan tingkah laku Queen.


Queen mulai menggunakan sosok Qiana sebagai tameng baginya untuk dapat terus dekat dengan Edrick. Ya itulah yang dapat Queen lakukan saat ini.


__ADS_2