Kisah Kita Belum Usai

Kisah Kita Belum Usai
BAB 22


__ADS_3

Seperti mimpi bagi Asha bisa tinggal satu atap lagi dengan Kara, yang selama telah di lupakan. Bahkan tak pernah terlintas dalam benaknya akan bertemu kembali dengan Kara, karena Asha sudah ikhlas pergi meninggalkan Kara. Namun, takdir berkata lain saat ini dia harus kembali pulang ke rumah Kara setelah 7 tahun meninggalkannya.


"Sha, apakah sudah tidak ada rasa cinta yang tersimpan di dalam hatimu?" tanya Kara saat Bunga telah benar-benar tidur.


Asha yang belum bisa menutup matanya hanya bisa membuang kasar nafas beratnya.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu?" Asha balik bertanya.


"Aku hanya bertanya saja, jika sudah tidak ada rasa untukku aku tidak akan memaksa untuk tetap disampingku. Tapi satu pintaku, tolong jangan pisahkan aku dengan Bunga. Bunga masih kecil, dia masih membutuhkan kasih sayang dari seorang ayah. Apakah selama ini kamu menutup mata dan telingamu, bagaimana Bunga dibully oleh teman-temannya? Sha, jika kamu tidak lagi memiliki perasaan untukmu, bisakah kita merawat dan membesarkan Bunga secara bersama-sama. Tolong jangan egois, Sha!"


Asha terdiam untuk beberapa saat. Pergi meninggalkan Kara bukan berarti rasa cintanya telah hingga. Selama ini cinta Asha hanya untuk Kara seorang, sehingga dalam waktu tujuh tahun Asha masih tetap menyendiri untuk membesarkan Bunga.


"Aku .... " Asha menjeda ucapannya karena rasanya tak pantas untuk tetap berada disamping Kara, setelah apa yang dilakukan selama ini.


"Ra, aku tidak bisa mencintaimu seperti dulu lagi karena sekarang sudah ada Bunga dalam hidupku. Bagiku Bunga adalah segalanya. Hidup dan hatiku hanya untuk Bunga. Selama ini aku sudah berjuang mempertaruhkan nyawaku hanya untuk Bunga. Sekalipun hidupku serba kekurangan tetapi aku merasa bahagia daripada aku kembali kepadamu tetapi aku harus merasakan rasa sakit yang sudah aku lupakan," ucap Asha yang kini menahan rasa sesak dalam dadanya.


"Saat ini Bunga adalah prioritas utama untukku, jika aku kembali padamu, bisakah kamu menjamin kebahagiaan Bunga?"

__ADS_1


"Apakah kamu takut jika Karina akan datang dan mengusik kebagian Bunga? Jika itu yang kamu khawatirkan, maka aku bisa menjamin kebahagiaan Bunga, karena saat ini aku telah mengirim Karina ke tempat yang sangat jauh dan kemungkinan besar dia tidak akan pernah bisa kembali ke sini lagi. Adakah yang kamu khawatirkan kembali?" tanya Kara.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Kara, membuat Asha bertanya-tanya kemana perginya Karina, tetapi dia merasa canggung untuk mempertanyakan akan hal itu.


"Dan jika kamu mengkhawatirkan tentang ibuku, makan kamu tidak usah takut, karena ibu telah tenang di Surga. Ibu meninggal tiga tahun yang lalu, karena penyakitnya," jelas Kara.


Asha tertunduk. "Maaf aku tidak tahu jika saat ini ibu telah tidak ada," lirih Asha dengan pelan.


"Tidak apa-apa. "


**


"Asha." Sinta sangat merasa terkejut saat melihat Asha telah duduk di meja makan.


Asha langsung menoleh pada Santi yang tengah menyiapkan sarapan untuknya.


"Santi ... " lirih Asha dengan pelan.

__ADS_1


"Kamu—" Santi menggantung ucapannya. "Kamu dan Bunga kok ada disini? Pantas saja kemarin aku ke rumahmu tapi kamu gak ada. Kata Sinta, Bunga jatuh di sekolahan. Sekarang bagaimana keadaan Bunga?" tanya Santi yang merasa sangat menghawatirkan keadaan Asha dan juga Bunga.


"Bunga baik-baik aja, San."


"Ayah, Bunga mau makan disuap sama ayah," celoteh Bunga secara tiba-tiba.


"Boleh. Tapi makan yang banyak ya!" Kara mengiyakan permintaan Bunga.


"Baik, ayah."


Santi yang mendengar percakapan singkat antara Bunga dan juga majikannya langsung menautkan kedua alisnya.


"Sha ..." Santi seolah ingin meminta penjelasan dari Asha karena Bunga memanggil majikannya dengan sebutan ayah.


...~Bersambung~...


Selamat menyambut hari raya Idul Fitri 1444 H, bagi yang merayakan. Minal Aidzin Wal Faidzin. Mohon Maaf Lahir Dan Batin ❤️ Maaf jika kedepannya novel ini tidak bisa Up seperti biasanya, karena othor lagi pulang kampung. Bay The Way sebenarnya kapan sih lebarannya? 🤔

__ADS_1


Oh iya, satu lagi. Sebagai tanda terima kasih atas kesetiaan dan keaktifan kalian untuk othor teh ijo, disini othor mau bagi² pulsa masing-masing 50k untuk beberapa orang yang sangat aktif memberikan dukungan untuk Novel teh ijo. Bagi yang mendapatkan chat dari othor, segera balas ya! Jadi silahkan cek pesan kalian, apakah kalian salah satu diantara mereka. 😊


Yang belum beruntung, jangan patah semangat, tetap dukung terus novel teh ijo, siapa tahu kapan² kalian beruntung. Ya meskipun gak seberapa sih 😊


__ADS_2