Kisah Kita Belum Usai

Kisah Kita Belum Usai
BAB 39


__ADS_3

Disaat Varo sedang terpukul karena kehilangan ayahnya, dia juga disalahkan atas kematian ayahnya. Varo yang tidak tahu apa-apa hanya bisa menangis.


"Dasar anak pembawa sial! Puas kamu sudah membunuh ayahmu sendiri? Lebih baik kamu pergi dari rumah ini karena aki tidak mau terkena sial!" usir ibu tirinya.


"Tapi ini rumah ayah Varo, Bu. Mengapa Varo harus pergi?" protes Varo.


"Kamu memang anaknya, tapi aku istrinya. Jadi aku yang berhak atas rumah ini. Karena aku tidak mau kamu tinggal di rumah ini, sekarang kamu pergi!" sentak ibu tirinya.


"Tapi Varo harus pergi kemana, Bu? Varo tidak punya siapa-siapa lagi. Varo tidak mungkin pulang ke rumah bibi lagi, karena saat ini bibi sedang dalam kesusahan," ujar Varo.


"Aku tidak peduli kamu mau pergi kemana. Yang penting kamu keluar dari rumah ini! Geisha ... !" Sang ibu memanggil Geisha, anak perempuannya.


Geisha yang saat ini sedang mengemasi pakaian Varo langsung mempercepat gerakannya karena sudah dipanggil oleh. "Iya Bu! Tunggu!" teriak Geisha dari kamar Varo.


Setelah merasa sudah cukup, Geisha langsung berlari menuju ke tempat ibunya sambil membawa sebuah tas ransel yang berisi pakaian Varo.


"Ini Bu!" Geisha langsung menyerahkan tas ransel itu kepada ibunya.


Dengan senyum penuh kemenangan, ibu tiri Varo langsung melempar tas itu kearah Varo. "Pakaianmu ada didalam tas itu. Sekarang pergilah dari sini!" usir ibu tirinya tanpa hati sedikitpun.

__ADS_1


Mendapatkan perlakuan yang buruk dari ibu tirinya, tangan Varo langsung mengepal dengan erat. Dalam hati dia pun bersumpah akan membalas rasa sakit yang telah diberikan oleh ibu tirinya.


"Enggak usah melotot. Udah sana pergi!" Geisha pun ikut mengusir Varo.


Sorot mata Varo menatap Geisha dengan sangat tajam. "Akau berjanji pada diriku sendiri jikaaku akan membalas setiap pacar yang telah kalian berikan kepadaku selama ini. Lihat saja, suatu saat aku akan datang kembali untuk meminta pertanggungjawaban atas apa yang telah kalian lakukan padaku," batin Varo sebelum meninggalkan rumah milik ayahnya.


"Baik, aku akan pergi. Tapi ingat aku akan datang kembali untuk menuntut atas hak milikku!" ujar Varo dengan sangat menusuk.


Dua orang anak dan ibu hanya bisa menertawakan Varo yang pergi begitu saja. Seakan mereka puas dengan kepergian Varo.


"Selamat tinggal Varo yang malang. Semoga kamu bisa berjuang di jalanan sana." Geisha pun melambaikan tangan pada Varo.


"Iya, Sayang. Sekarang kita telah menguasai rumah ini," balas ibunya dengan rasa puas.


***


Rasa sakit yang tak tak mungkin bisa disembuhkan oleh waktu karena akan terus melekat dalam ingatan. Diusianya yang masih 10 tahun Varo harus merasakan sakit yang sehat tidak dia rasakan jika kedua orang tuanya masih ada. Saat ini Varo bener-bener sudah tidak memiliki siap-siapa. Bahkan hidupnya sudah tak berarti setelah ayahnya pergi untuk selamanya.


Dengan air mata yang terus membasahi pipinya, Varo menyusuri jalanan tanpa arah dan tujuan.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Varo terus memikirkan bagaimana caranya dia bertahan hidup seorang diri arah. Bahkan terbesit dalam hatinya ingin menyusul ayahnya. Namun, saat Varo ingin menyerah ucapan miss Queen terus terngiang-ngiang kembali dan membakar semangatnya.


"Saat ini kalian bisa menindasku dengan sesuka hati, tetapi lihat apa yang akan aku lakukan sepuluh tahun lagi. Aku pastikan kalian akan membalas rasa sakit yang telah kalian berikan padaku."


Terik panas tak dihiraukan lagi. Langka kaki kecil itu terus menyusuri trotoar tanpa arah. Bahkan kepalanya pun telah berdenyut sejak tadi karena dari pagi memang belum makan.


Sekuat apapun Varo mencoba untuk tetap kuat tetapi tubuhnya belum mampu kuat untuk menahan rasa sakit. Dan tiba-tiba saja .. BRUUKKK ....


Tubuh Varo terjatuh begitu saja. Beberapa orang yang melihatnya langsung bergegas untuk menolongnya. Dan saat dilihat masih ada detak jantungnya, orang-orang yang menolong Varo memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit karena hidung Varo juga mengeluarkan darah.


( Novel ini sebenarnya udah selesai karena Bunga sudah mendapatkan kebahagiannya. Ini hanya bonus aja, untuk melanjutkan ke cerita Bunga dan Varo saat dewasa nanti )


***


Sambil nunggu novel² kesayangan kalian update, ramaikan juga novel baru othor dong 😀 Judulnya AISYAH BUKAN ISTRI MANDUL lanjutan dari Novel CINTA UNTUK AISYAH


MAMPIR YA!!


__ADS_1


__ADS_2