
"Bunyi apaan tuh?" kata Cristy. Dia pun langsung keluar untuk memastikan apa yang terjadi.
"Kok ada ambulan di depan?" kata Cristy bingung. Dia pun segera mendatangi ambulan tersebut untuk bertanya, karena ambulan tersebut masuk ke halaman ASP Entertaiment.
Pada saat dia ingin mendatangi ambulan tersebut, dia melihat seseorang yang sangat dia kenal keluar dari ambulan tersebut.
"Terimakasih pak, atas tumpangannya." kata Aldi.
"Sama-sama Aldi." kata pak supir.
"Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih ya pak." kata Aldi sambil membungkuk.
"Sama-sama, saya permisi dulu ya Aldi." kata pak supir.
"Oke pak, hati-hati." kata Aldi. Setelah ambulan tersebut meninggalkan ASP, Aldi pun masuk ke dalam ASP.
"Eh, Cristy?" kata Aldi.
"Hai, em.., lo kenapa?" tanya Cristy.
"Gua? Gua gak papa." kata Aldi.
"Terus, ambulan?" tanya Cristy.
"Oh.., itu, mobil gua mogok. Terus, pas gua jalan mau ke sini, ada ambulan lewat, terus gua ditawari untuk diantarkan ke ASP, gitu." jelas Aldi.
"Tumben lo mau? Biasanya harga diri banget." kata Cristy.
Aldi adalah orang yang cukup punya harga diri yang tinggi, dia sangat tidak mau mengulurkan tangan untuk meminta bantuan atau bahkan menerima bantuan, dia lebih suka memberikan bantuan.
"Em.., gak tau." kata Aldi.
"Dih, gaje banget." kata Cristy.
Aldi dan Cristy pun pergi ke kantin.
"Em., buk saya pesan nasi cuminya ya bu." kata Aldi.
"Oke Aldi." kata bu kantin.
"Saya jus jeruk ya bu." kata Cristy.
"Oke Cristy." kata bu kantin. Mereka pun duduk.
"Gimana soal kasus Sari?" tanya Aldi.
"Laporannya diterima, mereka akan melakukan pemeriksaan kepada Sari dan Aina secepatnya." jelas Cristy.
"Bagus." kata Aldi.
"Oh iya Aldi, surat undangan untuk acara AFE sudah datang. Gimana, lo datang kan?" tanya Cristy.
AFE adalah Award Film Either, itu adalah acara penghargaan Film-film yang ada di negara Either.
"Em.., datang gak ya?" kata Aldi.
"Datang aja lah, film kita tahun ini masih terbilang bagus. Lagian, kalau lo gak datang acara nanti, kemungkinan untuk mencari alasan pas acara AME itu susah." kata Cristy.
"Lo yang gantikan ya, Cristy.." kata Aldi memohon.
"Gak ah, gak mau. Lagian, itu bang Wahyu sudah nanya sama gua, lo datang apa tidak. Soalnya tahun semalam lo gak datang, padahal kita mendapat banyak penghargaan. Para aktor sama aktris ASP sampai nanya loh, kenapa lo gak datang." jelas Cristy.
"Mereka pikir lo gak puas dengan hasil yang mereka dapatkan, makanya lo gak datang." sambung Cristy.
__ADS_1
"Em.., kapan acaranya?" tanya Aldi.
"Dua minggu lagi." kata Cristy.
"Yasudah, gua hanya perlu datang saja bukan?" kata Aldi.
"Ya.., mungkin." kata Cristy.
"Kok mungkin sih." kata Aldi.
"Ini pesanannya, selamat menikmati." kata bu kantin.
"Selamat menikmati." kata Aldi dan Cristy.
"Lo datang kan Di?" tanya Cristy.
"Em..." kata Aldi.
Di tempat lain Raisor dan Karin yang duduk santai di taman belakang rumah mereka.
"Oh iya sayang, kita nanti ke AFE nya itu sama-sama anak Bintang Star Nine ya." kata Raisor.
Bintang Star Nine adalah sebuah komunitas yang dibuat oleh Raisor dan teman-temannya.
"Boleh kok. Tapi, emang boleh ngajak orang-orang yang tidak terlibat di AFE? Bukannya aku melarang, cuman aku takut, mereka nanti kena masalah." kata Karin.
"Oh boleh kok sayang. Asalkan yang mengundang konfirmasi nanti sama panitia, terus dibuatin surat undangan, nah itu yang dibawa oleh mereka, gitu." jelas Raisor.
"Kalau begitu boleh-boleh saja kok." kata Karin.
Raisor pun tidak sengaja melihat sebuah kalung tergantung di lehernya Karin. Karena penasaran, dia pun bertanya "Em.., kamu beli kalung ya?" tanyanya.
"Oh, em.., iya. Aku lihat bagus, jadi aku beli saja." kata Karin.
Raisor yang tahu kalau istrinya tersebut tidak terlalu menyukai barang-barang mahal, dan tiba-tiba saja memakainya, dia pun kaget setengah mati.
"Heh?" kata Raisor kaget.
"Ke-kenapa?" tanya Karin.
"Apa jangan-jangan Raisor tahu kalau kalung ini punyanya Aldi? Bisa gawat nih kalau ketahuan." kata Karin dalam hatinya.
"Itu, itu bukannya kalung dari Zings? Tumben kamu mau beli barang mahal, biasanya gak mau." kata Raisor.
"Ha? Zings?" kata Karin bingung.
"Itu, kalung yang kamu pakai itu kalung yang dibuat oleh Zings. Jangan bilang kamu gak tahu?" kata Raisor.
"Aku tahu Zings, tapi.. Masa iya kalung ini dari Zings?" kata Karin tidak percaya.
"Eh bentar, kalung inikan aku dapat dari Aldi, dan kalau gak salah, Zings dan ASP itu bukannya terlibat kerja sama ya, jadi mungkin saja kalau kalung ini buatan Zings dong." kata Karin cemas.
"Mampus, bahaya nih." kata Karin dalam hatinya.
"Itu beneran kalung Zings sayang, kalau kalung buatan Zings itu pasti kelihatan banget sayang. Bentar ya, ha.. tuh lihat, ini lambang Zings." kata Raisor sambil memperlihatkan lambang perusahaan Zings.
"Em.., gak tau ah. Aku beli ini di bang Linu (penjual barang-barang perabotan yang sering lewat)." kata Karin.
"Jual saja yank. Kamu kan gak suka makai barang-barang yang terlalu mahal, jual saja. Nanti beli aja kalung yang lain." kata Raisor.
"Ih jahatnya." kata Karin.
"Tapi kamu bilang kamu gak mau pakai barang-barang mahal." kata Raisor.
__ADS_1
"Ya, mungkin aku jodoh kali sama ini kalung." kata Karin.
"Ngelesnya astaga." kata Raisor sambil tertawa melihat istrinya mencari alasan buat tetap memakai kalung tersebut.
Tidak beberapa lama Fitri pun datang.
"Hai.., bang Raisor, kak Karin." sapa Fitri.
"Hai Fitri." kata Raisor.
"Ih, kak Karin dapat kalung, aku kok gak dapat bang?" kata Fitri.
"Itu kalung dibeli Karin sama bang Ucok." jelas Raisor.
"Bang Ucok? Mana ada kalung kayak gini di bang Ucok." kata Fitri.
"Ini apaan dong." kata Raisor.
"Ih, aku gak pernah lihat loh. Buat aku dong kak." kata Fitri.
"Dih, apaan. Inikan punya kakak, beli sendirilah kalau mau." kata Karin.
"Ih, kejamnya." kata Fitri.
"Oh iya Fit, nanti kamu mau ikut ke AFE gak?" tanya Raisor.
"AFE? itu, untuk semua perusahaan kan bang?" tanya Fitri.
"Iya." kata Raisor.
"Oh iya yank, berarti Aldi ada dong nanti di sana?" tanya Karin.
"Harusnya ada sih, tapi beberapa tahun belakangan, yang datang cuman Ziya sama Cristy yank." kata Raisor.
"Kenapa?" tanya Karin dan Fitri serentak.
"Wih, samaan." kata Raisor.
"Ya-ya.. Kami kan kakak adik. Wajar dong sama, ya kan adikku tersayang." kata Karin.
"Aku gak tahu sih kenapa. Palingan juga sibuk, namanya juga pemilik ASP." jelas Raisor.
"Iya juga sih." kata Karin.
"Kalau begitu boleh kok." kata Fitri.
"Maksudnya?" tanya Raisor.
"Aku ikut ke AFE." kata Fitri.
"Karena Aldi gak datang?" tanya Raisor.
"Bukan, maksudnya aku mau ikut ke AFE." kata Fitri.
"Oh.." kata Karin dengan nada mengejek.
"Apaan sih." kata Fitri.
.......
.......
.......
__ADS_1
...Bersambung...