
Kristal yang hanya melihat ke arah bpk kenzo dan langsung pergi tanpa berkata kata.
Semua berpencar dan langsung mencari satu sama lain semua sedang bertarung. Sedangkan kristal hanya melihat mereka bertarung di tempat tinggi yang tidak ada yang menyadarinya.
"anak di jaman sekarang sunggu berbedah dengan erah ku "ujar kristal
Bbbboooommm.(sangat keras)
Semua sedang bertarung dengan bagus tiba tiba sekolah CB di serang di bagian sektor C di mana anak kelas A sedang latihan.
Kristal yamg menyadari itu langsung berdiri dan melihat dengan kekuatannya. Sedangkan murid lain pada pergi ketempat perkara Dengan cepat
"apa yang terjadi di bangian Barat sektor c ini "ujar bpk kenzo.
"aku tidak tau Ken kekutan ku tidak bisa merasakan hawanya dari sini ken."ujar bu lina
Tiba tiba kristal datang di hapan bpk kenzo dan ibu lina
"ibu bpk ini bolah yang kalian minta"ujar kristal dengan wajah tenang.
"he..?!!"ujar bpk kenzo terkejut
"bagaimana kau bisa dengan cepat mendapatkan bolah itu Ujar ibu lina yang terkejut juga
"sudah kita tidak perlu terkejut pada kristal kita pergi ke gerbang barat saja "ujar bpk kenzo yang cemas
__ADS_1
"baiklah kristal kau di sini saja tidak perlu pergike bagian barat ya "ujar ibu lina.
Ibu lina dan bpk kenzo langsung pergi ke arah gerbang barat dari Sektor c kristal melihat itu hanya diam di gerbang utama.
Sementara itu di bangian tempat kejadian murit - murit kelas 1-A pergi melihat kejadian itu.
"waaaw besar sekali daya hancurnya"ujar Safiya meliahat seluru tembok yang hancur.
"kita jangan gegaba dulu "ujar davian yang sangat cemas.
"kau terlalu takut untuk melawan seorang penjahat sebenarnya Davian"ujar Abraxas melangkah maju.
"kau pikir orang yang kita lawan apa ?"ujar Davian.
"apa kau bodoh maju tampa strategi Abraxas di depan sana adalah orang yang sanggat paham dalam bidangnya kau hanya sebuah pohon yang siap untuk di tebang."ujar Rana yang kawatis Tiba tiba ada yang datang dengan cepat menyerang murit murit kelas 1-A.
BBOOOOMMMM
Serangan di hadang oleh Davian dengan keras
"wah wah ternyata kuat juga bocah bocah ini"ujar Talia yang tersenyum manis.
"bukankah dia penjahat terkenal itu, kenapa dia ada di luar bukanya di ada di dalam penjara pusat ?" ujar aaron.
"hey boca kau jelih juga ya lihat orang "ujar talia sambil tersenyum.
__ADS_1
"talia jangan terlalu banyak bermain main cepat kita tangkap anak bernama Fiona itu"ujar gazza
"gazza dari pada talia lebih baik aku saja menjari anak itu "ujar ben sambik memukul mukul tangan.
(apa!!! mereka menjadi fiona ? ) di pikiran davian
"hey... di antara kalian yang mana fiona ?"ujar Gazza.
Gazza sedang bertanya tiba - tiba di serang langsung oleh Abraxas dengan kekuatan pasirnya.
"PALU PASIR 1000kg "ujar Abraxas.
Abraxas menyerang dengan kuat dan keras ke arah gazza, gazza pun terhanpam keras oleh serangn abraxas.
"hem..bagaimana rasanya ha ?"ujar Abraxas tersenyum puas
Dasar bodoh apa yang kau lakukan ha ?"ujar davian yang terkejut.
"kenapa harus takut dengan 3 penjahat itu, sedangan kita ada 19 orang"ujar Abraxas yang tersenyum puas.
Semua mendengar itu dan langsung terkejut dengn ucapan abraxas. Dan mereka mulai membuat rencana.
"apa kalian mengerti apa yang aku bilang "ujar Davian yang serius.
"baik aku mengerti ketua kelas"ujar safia
__ADS_1