
Cristy pun datang ke taman.
"Maaf, lama. Saya harus menyusun beberapa berkas tadi." kata Cristy "kalau begitu mari kita mulai perbincangannya." sambungnya.
"Bentar, Aldi mana?" tanya Raisor.
"Ha? Aldi?" kata Cristy bingung.
"Iya, kami menunggu Aldi dari tadi, kenapa elo yang muncul?" tanya Raisor.
"Em.., elo tahu gak Rai, kenapa R Entertaiment gak akan pernah bisa melewati bahkan menyamai prestasi dari ASP?" tanya Cristy.
"Kenapa?" tanya Raisor.
"Karena kalian terlalu banyak bertanya, padahal yang kalian tanyakan, kalian sudah mengetahui jawabannya, itulah kenapa kalian gak pernah maju." kata Cristy.
Suasana pun berubah mencekam.
"Maaf Cristy, bisa jaga omongannya, soalnya ada orang yang lebih tua dari lo di sini." kata Ghea.
"Gua tahu kalian sukses, merajai dunia entertain, penghargaan dimana-mana.. Tapi, attitude kalian buruk tau gak." kata Ghea.
"Kebiasaan perusahaan kecil. Orang-orang yang selalu bicara soal attitude, kesetaraan, keadilan, itu adalah hal yang selalu dibicarakan oleh orang-orang kecil, contohnya kalian. Biar apa sih, kamera lagi gak nyala lo. Kalian memang peduli, atau apa?" tanya Cristy.
"Elo ada masalah apa sih, putus lo sama Kevin?" tanya Ghea.
"Eh.., Gua yang harusnya nanya, enak, mencintai seseorang yang tidak mencintai kita?" tanya Cristy.
"Udah?" tanya Ziya.
"Kita kumpul di sini bukan untuk membicarakan kisah cinta kalian, hmm?" kata Ziya.
"Kita mulai aja Zi." kata Raisor.
"Apakah mami sama papi harus duduk di tempat lain?" tanya mamanya Karin.
Ziya pun memanggil salah satu karyawan ASP untuk mengajak orangtuanya Karin jalan-jalan.
Setelah orangtuanya Karin pergi, mereka pun mulai membicarakan masalah Sari.
"Kami ingin meminta dengan segala hormat kepada ASP Entertaiment untuk mencabut laporan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Sari." kata Raisor.
"Kenapa kami harus mencabut laporannya?" tanya Ziya.
"Karena Sari sedang dalam kesulitan setelah kalian memecatnya, dan akan lebih buruk lagi kalau dia sampai masuk penjara." jawab Raisor.
"Kalau begitu, bagaimana cara menyelesaikannya?" tanya Ziya.
__ADS_1
"Terserah, saya yang akan bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan oleh Sari, jadi saya memohon dengan sangat-sangat memohon, tolong cabut laporan tersebut." kata Raisor.
"Apa yang terjadi sama Karin? Kenapa lo sampai meminta maaf seperti ini?" tanya Ziya.
"Gua tidak bisa mengatakan apapun, ini masalah pribadi. Gua tahu kalau anak ASP Entertaiment memang terkenal dengan kerakusannya, tapi gua percaya kalau ASP Entertaiment memiliki sikap yang baik. Buktinya mereka tidak pernah membiarkan makan dari Yani kotor." kata Raisor.
Ziya dan Cristy pun kaget, karena tidak ada satu orang pun diluar ASP, yang tahu kalau ASP Entertaiment selalu mengurus makam dari Yani, talent mereka yang meninggal karena bunuh diri.
"Banyak yang peduli terhadap Yani di saat dia meninggal, ASP dimaki oleh banyak orang. Mereka di salahkan atas apa yang terjadi dengan Yani, tapi.. Tidak ada satu dari mereka yang mengurus makamnya Yani, atau bahkan datang ke makamnya Yani saja tidak. Malah yang datang orang yang mereka hina, ASP Entertaiment." jelas Raisor.
"Dari situ gua sadar, terkadang kita harus tahu, mana yang asli peduli, dan mana yang hanya sementara. Jadi gua mohon, tolong cabut tuntutan itu." kata Raisor.
"Gua tidak tahu siapa yang cerita soal makamnya Yani sama lo, tapi itu masalah pribadinya ASP, jadi gua akan mencabut tuntutannya Sari, tapi kalian harus menjaga rahasia soal makamnya Yani dan jangan terlalu berekspektasi sama kami, kami hanya melakukan apa yang kami yakini saja." kata Ziya.
"Terimakasih." kata Raisor.
Tuntutan dugaan kekerasan yang dilakukan Sari kepada Aina akhirnya di cabut, ASP Entertaiment pun membayar kompensasi atas pemecatan di luar kontrak yang dilakukan oleh ASP karena telah memecat Sari.
Aldi yang penasaran apa yang sudah terjadi kepada Sari, akhirnya bertanya kepada Karin. Karin pun menjelaskan apa yang dia tahu dari Raisor soal Karin.
"Ha?" kata Aldi kaget.
"Mmm.., aku pernah datang ke rumah sakit untuk melihat keadaan suaminya Sari, aku pergi bareng Raisor." kata Karin.
"Terus, keadaannya bagaimana?" tanya Aldi.
"Yah.. Gitu." jelas Karin.
"Kenapa?" tanya Karin.
"Gak papa." kata Aldi.
Setelah hal tersebut, tiba-tiba saja Aldi tidak bisa di hubungi, dia juga batal datang ke acara AFE.
Banyak para penggemar yang kecewa terkhususnya yang sudah menunggu kedatangan Aldi di acara AFE. Dan tidak sedikit para warga net mempertanyakan keberadaan Aldi.
Semua akun sosial medianya juga tidak aktif.
"Em.., gimana ya ngomongnya." kata Sila bingung.
"Ayolah Sil, kasih tahu gua dong. Gua telepon, gak aktif, gua chat, cuman centang satu. Gua khawatir dengannya, sebenarnya dia kemana sih? Sudah hampir satu minggu dia gak ada kabar, gua tanya sama lo, Aldi baik-baik saja, ini tidak ada kaitannya dengan hubungan kami. Terus, apa? Dia kemana?" tanya Karin.
Karin yang sedang berada di cafe bersama Sila. Dia mengajak Sila karena dia sudah tidak tahan menunggu, akhirnya dia mengajak Sila untuk bertemu, dan bertanya soal keberadaannya Aldi yang tiba-tiba saja menghilang tanpa memberitahunya.
"Dia.., Dia ada kerjaan." kata Sila.
"Kalau dia ada kerjaan, kenapa dia seperti menjauh dari gua, apa jangan-jangan benar lagi, ini ada kaitannya dengan hubungan kami kan?" tanya Karin.
__ADS_1
"Enggak, dia hanya perlu waktu sendiri." kata Sila.
"Tuh kan, dia menjauh dari gua. Padahal--"
"Dia kaget mendengar kondisinya Sari, itu merusak mentalnya. Makannya dia pergi ke suatu tempat untuk menyembuhkan kembali mentalnya, sama seperti yang dia lakukan ketika Yani meninggal dunia." kata Sila.
"Dimana Dia?" tanya Karin.
"Gua gak bisa kasih tahu, pokoknya dia ada di suatu tempat. Elo gak usah khawatir, dia ada dalam pengawasan ASP kok." jelas Sila.
"Gua gak nanya itu, gua nanya dimana Aldi?" kata Karin.
"Kan udah gua bilang, Gua gak bisa kasih tahu." kata Sila.
"Kenapa? Gua ini kekas--" Sila yang tahu Karin ingin mengatakan sesuatu yang bisa terjadi masalah langsung menutup mulutnya Karin.
"Heh! Ini di cafe biasa, orang ramai, lo mau hubungan lo dengan Aldi bocor." kata Sila.
"Kalau begitu cepat katakan dimana Aldi?" tanya Karin.
"Gua gak bisa kasih tahu Karin.., elo mengerti gak sih?" kata Sila.
"Bentar lagi gua bakal menjadi istri dari Aldi, jadi katakan sekarang dimana Aldi? Atau kalau enggak, gua bakal meminta Aldi memecat lo, pada gua sah menjadi istrinya." ancam Karin.
"Ha? Elo bakal menikah dengan Aldi?" kata Sila kaget.
"Iya." kata Karin.
Flashback..
Di saat Aldi dan Karin berada di ruangan Aldi. Aldi yang bertanya kapan dia siap untuk menjalani hubungan yang lebih serius dengannya.
"Aku serius sayang." kata Aldi.
"Kalau begitu.. Kasih aku waktu untuk memikirkannya, boleh kan?" tanya Karin.
"Sampai kapan?" tanya Aldi.
"Gak lama kok, boleh kan?" tanya Karin.
"Boleh, tapi jangan lama-lama ya?" kata Aldi.
"Mm.." kata Karin.
.......
.......
__ADS_1
.......
...Bersambung...