
" Apa maksud dari semua ini? ayah putri mu satu satu menyebut dirinya adalah anjing patu" ujar Zee
"aku juga tidak tau putra ku dia sudah menjadi seperti ini dari usiah 4 thnnya mengangap dirinya seperti anjing patu."ujar raja duke yang menyesal.
Tiba Erik menyerang ke arah raja dan cepat gesit melempar balik ke arah erik dan di halang oleh V
"pangeran erik ku peringatkan pada mu jangan kau sentuh raja sembaran "ujar kristal dengan tatapan ingin membunuh.
Erik terkejut melihat wajah kristal itu.
"heii... Udah berlebihan ini bukan kristal"ujar berlian mendang wajah kristal.
"berlebihan ? Aku hanya menjalankan tugas ku untuk melindungi saja."ujar kristal memberikan baju
semua kak kerital hanya terdiam dan merasa bersalah karena adik kesayang mereka di buat menjadi menjadi seorang pembunuh patu yang buat takut semua orang.
"Sudah cukup aku mau keluar dan masalah gila ini " ujar Berlian keluar dari rungan
semua kak kristal keluar dan keadan marah dengan ayah mereka yaitu raja deku.
"Putri ku kau tidak perlu seperti itu terhadap mereka" ujar raja deku yang mencoba mengertikan ke pada kristal
__ADS_1
"jika itu peritah aku kan lakukan sesuai ke mauan raja" ujar kerital sambil berlutut.
"putri ku kenpa kau harus berkata seperti itu ?"ujar raja deku.
"Raja anda sendri yang mengajari ku seperti itu " ujar kristal yang mendang raja deku.
Raja hanya diam dengan pa yg di ucapkan kristal.
"raja pertemuan ini sudah selesai saya undur diri dulu raja ku " ujar kristal sambil menunduk berisalam.
"baiklah kau lanjutkan misi kali ini kau harus menyediki runggan rahasia kerajan Zu" ujar raja deku
Keristal hari hari melakukan misi yang sanggat berbahaya dengan sempurna dan
Dan esoknya mereka menyerang kerjaan raja deku sedangkan putrinya sedang menyelidiki dan kristal terlambat mengetahui itu semua.
Kersital yang terlambat menyadari ini semua dengan cepat keristal keluar dan pergi menujuh kerjaannya.
"cih...jadi mereka senyaja memancing ku keluar dari istana untuk ini "ujar keristal pulang dengan cara cepat.
Tanpa pikir panjang kristal pergi dengan cepat menujuh Kastilnya. tetapi dirinya terlambat ke kastil semunya sudah rata dengan tanah.
__ADS_1
"Aaaaaaaaaarrrrhhhhhh"teriak kristal.
"ti...ti tid ..ak.. Mun..gki...n in..i kaann" ujar keristal pergi di puing puing istana untuk mencari"
Kerital mencari mereka di puing puing dengan keras. Dengan keras ia tidak menumukan jasat kelarganya. Tiba tiba kristal mulai kebinggungan dan ia mengunakan kekuatanya mencari keluargannya.
"bagaiamana mungkin jasatnya tidak ada di sini ?"ujar kristal kebingungan.
"look area aktif" ujar kerital mencari tanda ke hidupan.
Keristal mencari semua area itu ternyata tidak ada dan ia merasa senang.
"bangaimana mungkin tidak ada jasat satu pun di dalam kastil ?"ujar kristal kebinggungan.
Kristal yang menyadari itu mulai memcari cari cara untuk menemukan mereka satu persatu.
Tetapi sebelum melakukan itu krital mulai membunuh orang yang membocorkan rahasia istananya satu persatu setiap tinggi kekuasan dan yang punya sakut paut dengan kejadian di kerajannya.
"beritau aku siapa di berapa banyak si brengsek itu berikan pada mu ?"ujar kristal sambil mecekik kesatria itu.
"**...ooolllloonngg j...jjjannngggan di bunuh aku"ujar kesatria yang memohom ampun pada kristal
__ADS_1