Kristal

Kristal
Episode 9


__ADS_3

Hampir satu minggu berlalu sejak Karin dan Aldi memutuskan untuk berpacaran.


^^^Sabtu/09:10 pagi^^^


Karin yang sedang makan bersama dengan suami, adik, dan orang tuanya dikejutkan dengan berita di tv.


"Pemirsa, ASP Entertaiment baru saja melaporkan Sari ke pihak kepolisian kota Forhes atas tuduhan kekerasan yang dilakukannya kepada Aina selama menjabat sebagai manajernya Aina." ucap pembawa berita.


"Sari dilaporkan?" kata Karin bingung.


"Iya, apa yang sebenarnya terjadi bang Raisor?" kata Fitri yang kaget.


"Gak tau sih, abang belum dapat kabar soal ini. Awalnya abang rasa mereka melakukan perombakan tersebut karena pengen cari aman di award tahun ini, tapi kok malah runyam gini." jelas Raisor.


"Ziya datang ke kantor kepolisian kota Forhes dengan didampingi oleh kuasa hukum ASP Entertaimen melaporkan Sari karena tindak kekerasan yang diperbuatnya kepada Aina." kata pembawa berita.


"Apa yang sebenarnya terjadi ya?" kata Raisor.


Di Perusahaan ASP, Aina mendatangi ruangan Cristy untuk mempertanyakan laporan yang diajukan oleh mereka.


"Maaf buk, saya ingin bertanya soal--" sebelum menyelesaikan omongannya Cristy menyela dan mengatakan


"Soal laporan kepolisian tersebut?" kata Cristy.


"I-iya buk. Saya tidak diberitahu apa-apa soal ini bu. Jadi, saya ingin minta penjelasannya?" tanya Aina.


"Kamu hanya perlu membenarkan perbuatan Sari tersebut, kalau kamu ditanya oleh media. Kalau soal kepolisian nanti kamu akan diarahkan langsung oleh bang Obi, jelas?" tanya Cristy.


"Maaf buk, yang ingin saya pertanyakan adalah kenapa ASP melaporkan kak Sari buk, kalau soal ditampar, saya tidak masalah buk. Jadi saya mohon, tolong cabut laporannya buk." jelas Aina.


"Aina, sudahlah. Jangan mengurusi sesuatu yang lain, lebih baik kamu fokus saja dengan lagu baru kamu, karena kami tidak ingin, hasil yang kamu dapat dari konser waktu itu, kembali terulang. Jadi lebih baik kamu balik ke ruang latihan kamu, karena kami tidak membayar kamu untuk protes setiap waktu." kata Cristy.


"Saya akan melakukan apapun asalkan, saya mohon buk, tolong cabut laporannya, saya mohon buk." kata Aina sambil membungkuk.


"Apapun?" kata Cristy.


"Iya buk, apapun." ucap Aina.


"Emang ada, yang bisa diharapkan oleh seseorang kayak kamu?" tanya Cristy.


"Kalau bukan karena janji, kamu tidak akan pernah diterima di ASP, apapun yang kamu lakukan, itu tidak ada gunanya bagi ASP. Jadi saya harap jangan terlalu merepotkan, karena saya tidak ingin mengeluarkan tenaga saya, untuk orang seperti kamu..


.. Silakan balik ke ruangan kamu segera, karena tamparan saya, akan lebih sakit dari tamparan Sari." sambung Cristy.


Aina pun balik ke ruangannya, dan duduk sambil menangis.


"Kenapa, kenapa perusahaan yang dulu aku idolakan, ternyata seperti ini. Kenapa mereka mau menerima ku, kalau mereka melakukan hal seperti ini padaku. Lebih baik, aku tidak usah diterima di sini." kata Aina sambil menangis.


"Ma, pa.. Aku harus apa?" sambung Aina.


Flashback lima tahun yang lalu, sebelum Aina menjadi penyanyi ASP Entertaiment.


Di rumah sakit, Aina yang tengah bersedih karena melihat papanya yang sudah sekarat.

__ADS_1


"Pa, jangan tinggalkan aku pa." kata Aina sambil memeluk erat papanya.


"Aina, kamu sudah besar jangan menangis dong sayang. Nanti mama kamu marah sama papa." kata papanya Aina sambil mengusap kepala anaknya.


"Aina, berjanjilah sama papa, kamu mau kan, masuk ASP Entertaiment?" tanya papanya.


"Aku mau, asalkan papa janji, papa harus sehat pa. Kalau papa pergi, aku akan sendirian pa." kata Aina.


"Aina, papa sama mama akan terus ada di samping kamu. Papa sama mama akan melihat kamu dari atas, uhuk-uhuk.." kata papanya.


"Pa, papa.. Jangan tinggalkan aku dong pa. Aku mau terus ada di dekat papa. Cuman papa yang aku punya pa." kata Aina.


"Aina, kalau kamu masuk ASP Entertaiment papa jamin, kamu akan memiliki banyak teman, dan.. Kamu mungkin bisa menemukan pendamping hidup kamu. Tapi, papa mohon, cari pendamping yang baik, cinta sama kamu, dan gajinya lebih besar daripada kamu, kamu janji ya?" kata papanya.


Papanya Aina pun meninggal dunia, pada saat acara pemakaman, Aldi dan Cristy datang ke acara pemakaman tersebut. Setelah acara pemakaman selesai, Aina pun menghapiri Aldi dan Cristy.


"Maaf pak, buk. Izin, saya mengganggu waktunya sebentar." kata Aina.


"Tidak apa-apa. Ada perlu apa?" tanya Aldi.


"Saya anaknya pak Yudi. Saya disuruh untuk memberikan surat ini kepada bapak." kata Aina.


"Surat? Ah.. Kamu silakan datang besok ke ASP ya." kata Aldi.


"Ba-baik pak." kata Aina.


Besoknya Aina pun datang ke ASP.


"Sudah ada janji sebelumnya?" tanya pak satpam tersebut.


"Sudah pak, saya sudah ada janji. Pak Aldi sendiri yang menyuruh saya untuk datang ke ASP pak." jelas Aina.


"Namanya siapa?" tanya pak satpam.


"Aina pak." kata Aina.


"Oh Aina. Silakan masuk Aina." ucap pak satpam.


Di saat Aina ingin berjalan ke dalam perusahaan, dia secara tidak sengaja berpapasan dengan Aldi.


"Aina?" kata Aldi.


"Pak Aldi?" kata Aina.


Setelah itu, Aina pun diterima di ASP sebagai penyanyi solo pop.


Flashbacknya selesai..


"Pa, ma.. Aku capek kayak gini mulu." kata Aina yang masih saja menangis.


"Ehem.." kata Crisry.


Melihat Cristy datang, Aina pun langsung menghapus air matanya.

__ADS_1


"Buk Cristy, ada apa buk?" tanya Aina sambil berdiri dan menghadap Cristy.


"Tidak, saya hanya ingin melihat kamu berlatih atau tidak. Dan kamu malah duduk diam di sini." kata Cristy.


"Ma-maaf buk." kata Aina.


"Em.., nih." kata Cristy sambil memberikan sebuah puding.


"Puding?" kata Aina bingung.


"Tadi pas saya jalan ke sini, saya ditawari puding di lampu merah. Karena mereka tahu kalau saya adalah sekretarisnya ASP, makanya mau tidak mau, saya harus membelinya." kata Cristy.


"Karena saya tidak terlalu suka puding, jadi saya kasih saja buat kamu." kata Cristy.


"Ma-makasih buk." kata Aina.


"Tsk." Cristy pun menghapus air matanya Aina.


"Jangan pikirkan nasib orang Aina, cukup pikiran nasib kamu saja. Tujuan kamu saat ini adalah untuk menjadi penyanyi solo terhebat. Agar bisa membahagiakan papa dan mama kamu. Jadi fokus saja dengan diri kamu." kata Cristy.


"Ba-baik buk." kata Aina.


"Kalau begitu saya permisi." kata Cristy.


"Baik buk." kata Aina. Dia pun langsung memakan puding yang diberikan oleh Cristy tersebut.


Flashback sepuluh tahu lalu, saat papanya Aina berbincang dengan Aldi dan Cristy di sebuah cafe.


"Jadi saya mohon Aldi, tolong terima Aina sebagai penyanyi ASP. Suaranya lumayan indah kok. Kalau tidak dia jadi aktrisnya ASP saja, walaupun dia tidak memiliki basic menjadi seorang aktris, tapi dia bisa kok, kalau kalian mengajarinya. Saya mohon Aldi." kata pak Yudi.


"Ya, gimana ya pak." kata Aldi bingung.


"Saya akan memberikan apapun Aldi." kata oak Yudi yang terus meyakinkan Aldi untuk menerima Aina masuk ke ASP.


"Kenapa bapak ingin memasukkan Aina ke ASP?" tanya Aldi.


"Saya sebentar lagi akan meninggalkan dunia ini dan bertemu istri saya, sebelum itu, saya tidak ingin membiarkan hidup anak saya susah Aldi. Saya mohon. Oh iya, di ASP kan kalau untuk berpacaran atau menikah harus punya izin kan. Saya mohon tolong jangan kasih izin anak saya untuk berpacaran atau menikah dengan orang yang tidak meyakinkan dan gajinya lebih rendah dari Aina, tolong jangan diizinkan..


..Dan kalian boleh mengatur hidupnya Aina, saya serahkan Aina kepada kalian Aldi, Cristy. Dia orangnya baik kok." kata pak Yudi.


Flashback selesai..


"Om Yudi, maaf.." kata Cristy.


Tidak beberapa lama sebuah Ambulan datang ke ASP Entertaiment


.......


.......


.......


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2