
Keesokan harinya, Aldi dan Karin pun melakukan pemandian bunga. Setelah melakukan pemandian bunga, mereka pun meminta maaf atas semua kesalahan yang telah mereka lakukan dan meminta restu untuk menempuh hidup baru.
"Aldi, silakan mulai duluan." kata Ziya.
"Oh.." kata Aldi sambil memegang sebuah mic ditangannya.
"Ma, pa, maaf. Aku tidak pernah mendengarkan kata kalian, aku tidak pernah mendengarkan saran dari kalian, maaf karena ketika aku marah, aku tidak segan-segan membentak kalian, aku minta maaf karena telah membuat kalian repot atas apa yang aku lakukan, tapi terimakasih karena tidak pernah meninggalkanku." kata Aldi. Dia pun berjalan maju dan menciun tangan kedua orangtuanya.
"Aku tidak menyangka Aldi bisa merangkai kata-kata seperti itu." kata Mei sambil menghapus air matanya menggunakan tisu.
"Biasa aja, Aldi kan pemilik ASP Entertaiment yang fokus pada genre komedi, tapi semua bidang di ASP mempunyai masalah yang cukup rumit." jelas Cristy.
"Ah, iya sih." kata Mei setuju.
ASP Entertaiment memiliki ciri khas, yaitu semua film dan novel yang mereka terbitkan selalu bergenre komedi, namun yang dipuji banyak orang malah kesedihan yang ada di novel dan film yang mereka terbitkan.
Bahkan, ASP Entertaiment mendapatkan penghargaan novel dan film tersedih yang pernah ada. Lagu-lagu yang dinyanyikan oleh para penyanyi mereka juga mendapatkan penghargaan sebagai lagu tersedih sepanjang masa.
"Selanjutnya, silakan Karin." kata Ziya.
Karin pun maju dan mengambil sebuah mic.
"Em.., Karin sangat meminta maaf kepada mama, papa atas apa yang Karin lakukan. Karin minta maaf banget. Karin adalah orang yang selalu merepotkan mama dan papa. Karin tidak tahu harus meminta maaf dengan cara apa lagi. Atas apa yang aku lakukan, Karin meminta maaf ma, pa." kata Karin. Dia pun mencium kedua tangan orangtuanya.
"Setelah itu, Aldi silakan meminta restu kepada orangtuanya Karin." kata Ziya.
"Om, tante. Aku tahu, aku menyebabkan masalah yang tidak bisa membuat tante dan om tersenyum. Aku bukan tidak menghargai om dan tante, tapi aku begitu mencintai anak tante dan om. Aku sangat mencintainya, jadi aku mohon, tolong restuin hubungan kami, om, tante." kata Aldi sambil bersujud di hadapan orangtuanya Karin.
Semua orang pun kaget dengan apa yang dilakukan Aldi. Melihat apa yang dilakukan oleh menantunya, orang tua Karin pun menyuruh Aldi untuk mengangkat kepalanya, mereka pun mendatangi dan memeluk Aldi.
"Kalau menikah lewat jalur perselingkuhan, memang membuat drama ya." kata Ella.
"Sekarang, silakan Karin, meminta restu kepada orangtuanya Aldi." kata Ziya.
"Jujur, Karin sangat gugup pi, mi. Karin sangat gugup meminta restu kembali papi sama mami, untuk menikah dengan anak mami, sama papi. Tapi, Karin mohon, Karin ingin menikah dengan orang yang sudah membuat Karin mengkhianati janji antara Karin dengan papi sama mami. Orang tersebut sudah berhasil mencuri hati Karin pi, mi. Jadi tolong, Karin mohon restu untuk menikah dengan Aldi, mi pi. " kata Karin.
Karin pun mendekat mencium tangan mamanya Aldi, Mamanya Aldi pun memeluk erat Karin.
"Setelah itu, Aldi, silakan sampaikan kata-kata untuk Karin." kata Ziya.
__ADS_1
"Lah, kok pakai itu?" kata Karin yang menolak karena dia tidak suka kata-kata seperti itu.
"Harus pakai mbak, biar komplit." kata Ziya.
Aldi pun duduk di hadapan Karin.
"Em.., sayang." kata Aldi sambil menahan tawanya.
"Ya.." kata Karin yang sangat terlihat tidak nyaman.
"Em.., aku sangat mencintai kamu--"
"Tahu kok, kalau kamu enggak cinta masa iya aku mau.." sela Karin.
"Kok dijawab." kata Aldi tertawa.
"Udah dong, gak usah pakai kayak ginian deh." kata Karin.
"Ih, harus pakai sayang. Udah kamu lihat mata aku aja." kata Aldi sambil memegang tangannya Karin.
"Aku sangat mencintai kamu yank. Kamu adalah orang yang sangat berarti buat aku, senyuman kamu, tawa kamu, it--"
Setelah itu, mereka kembali melakukan pemotretan. Sementara para tamu menikmati hidangan yang disediakan.
Anak-anak ASP Entertaiment pun banyak diperhatikan oleh para tamu. Berbeda dengan pernikahan Raisor dengan Karin, anak-anak dari R Entertaiment tidak terlalu mencuri perhatian.
"Ih, giliran pernikahan gua, elo gak datang, giliran pernikahannya Aldi, elo datang. Bahkan acara syukurannya elo datang." kata Ade (adminnya Official ASP Entertaiment).
"Maaf, gua kan udah kasih kado waktu itu. Lagian, gua orangnya mageran." kata Adit (salah satu satpamnya ASP Entertaiment).
"Terus, kenapa elo datang ini? Acara pernikahannya kan besok." kata Ade.
"Gua tahu, cuman.. Ini kan acaranya bos Ade. Elo ngerti gak sih. Aldi nya sih gak maksa, cuman, orang-orang hebat dengan gaji tinggi di ASP saja datang, masa gua dengan gaji rendah gak datang. Belagu banget gua." jelas Adit.
"Jujur ya, kalau dipikir-pikir, Raisor kasihan juga ya?" kata Ade.
"Biasa aja." kata Adit.
"Jahat banget sih lo, kan kasihan gitu, istri yang dia sayang harus menikah dengan adiknya sendiri." kata Ade.
__ADS_1
"Itu biasa Ade. Jika lo menginginkan sesuatu yang indah di dunia ini, itu gak akan pernah ada. Apalagi soal menikah, itu bukan sesuatu yang remeh. Elo cinta dengan pasangan lo, elo melakukan apapun untuknya, tapi apakah dia akan melakukan hal yang sama? Belum tentu, karena tidak akan pernah ada yang akan menjamin bahwa dia, akan terus bersama lo." kata Adit.
"Dunia ini hanya tentang perjudian. Elo nikah, kerja, bahkan menghirup udara saja, kita bejudi. Pasti ada saat dimana ketika kita bernapas, kita mencium sesuatu yang tidak enak, bukan?" kata Adit. Mendengar hal tersebut, Ade pun tersenyum.
"Ketika lo kehilangan sesuatu, itu adalah hal yang biasa. Karena berjudi, tidak akan selalu membuat kita tersenyum lebar, sama kayak hidup, elo tidak dibiarkan tersenyum setiap saat." jelas Adit. Dia pun berdiri dan pergi mengambil makanan.
Di lain tempat, anak-anak komunitas Bintang Star nine9 duduk di dekat Raisor sambil menikmati makanan.
Raisor yang terus saja diam, membuat teman-temannya saling lihat-lihatan satu sama lain.
"Em.., Rai." kata Silvy.
"Mm.." kata Raisor.
"Em., senin, elo masuk kantor?" tanya Silvy.
"Enggak, adik gua kan menikah, masa gua gak datang." kata Raisor.
"Oh, begitu." kata Silvy melihat ke yang lain untuk membantunya.
"Rai, em.. harga outfit elo berapa?" tanya Tini.
"Ha?" kata Raisor bingung.
Karena kaget dengan perkataan Tini yang tiba-tiba membuat yang lainnya tertawa terbahak-bahak termasuk Raisor.
Tiba-tiba..
"Raisor.." panggil seseorang. Semua pun menoleh ke arah sumber suara tersebut.
"Airi?" kata Raisor kaget.
.......
.......
.......
...Bersambung...
__ADS_1