
Menggelengkan kepalanya, Myro merasa tidak ada gunanya memikirkan rencana raja dan para pengikutnya, bagaimanapun mereka mungkin sudah berhenti peduli kepada Myro karena menganggap dirinya bukan merupakan ancaman.
Tanpa pelayan maupun pengawal yang mengikutinya seperti para pangeran lain ketika baru meninggalkan ibukota menuju daerah mereka, Myro naik ke atas kudanya bersama Lokof yang berada pada kuda di samping Myro. Walaupun harga kuda cukup mahal, setidaknya sebagai seorang pangeran, Myro tetap mempunyai kemampuan untuk membelinya.
Sewaktu mereka akan berangkat, wajah Lokof tiba-tiba berubah. Ia melompat turun dari kudanya dan berdiri di depan Myro sambil memegang 2 kapaknya.
Merasakan perubahan Lokof, Myro segera mengerti "Nampaknya kita tidak dapat meninggalkan ibukota dengan damai!".
Di depan mata Myro dan Lokof, sekitar 40 Ksatria bersenjata lengkap serta berkuda mendekati mereka.
Sosok yang memimpin 40 Ksatria ini adalah seorang pria setinggi 1,9 meter dengan rambut coklat pendek serta mata coklat yang tajam, ada banyak sekali jejak luka di wajahnya yang membuktikan seberapa banyak pertarungan yang sudah ia lewati hingga hari ini.
Apa yang paling menarik perhatian Myro adalah ia tidak mampu merasakan aura pria yang memimpin pasukan tersebut, Lokof yang berada di depan Myro ikut bergumam "Auranya terlalu kuat sampai-sampai aku tidak bisa memastikan kekuatannya! Tuan, anda harus berhati-hati! Kekuatan pria yang berada di depan tersebut kemungkinan besar berada di atas rank 6, hanya mereka yang berada di atas rank 6 mampu untuk menutupi kekuatan mereka dariku".
Myro mengangguk, wajahnya menjadi berhati-hati. Walaupun ada banyak orang kuat di Kerajaan Golden Guardian, mereka yang berhasil mencapai di atas rank 5 akan mendapatkan banyak penghargaan serta jabatan yang layak. Paling tidak, kekuatan rank 5 dapat menerima posisi perwira kecil hingga menengah di militer, orang seperti itu tidak mungkin datang kepada Myro tanpa alasan yang jelas. Jika bukan dengan tujuan baik, pria ini kemungkinan besar dikirim oleh pangeran atau kekuatan di bawahnya untuk mengganggu Myro.
Namun saat Myro dan Lokof berhati-hati, sesuatu yang mengejutkan terjadi.
__ADS_1
Pria yang memimpin bersama 400 Ksatria dibelakangnya melompat turun dari kuda, mereka berbaris tertib di depan Myro sebelum berlutut, lalu Ksatria yang menjadi pemimpin berkata "Pangeran ke 17, saya adalah Kanson, Ksatria rank 7 yang dikirim yang mulia sebagai pengawal anda. Tetapi yang mulia memberikan saya perintah bahwa saya hanya menjaga anda, bukan bawahan anda. Oleh karena itu, saya tidak akan bergerak atas perintah anda melainkan tugas saya melindungi anda, saya harap pangeran akan mengerti".
Mendengar perkataan Ksatria bernama Kanson, Myro langsung mengerti "Maksudmu Raja Aras IV mengirim mu untuk menjagaku, bukan membantuku?".
"Benar", kata Kanson mengangguk "Saya tidak akan bergerak karena perintah dari anda, saya juga akan duduk diam sekalipun seluruh Kota Akhir hancur serta seluruh prajurit milik anda mati. Tetapi selama ada bahaya terhadap hidup pangeran, saya pasti bertindak melindungi anda ataupun membawa anda pergi ke tempat yang aman. Saya harap pangeran mengerti bahwa saya hanya melaksanakan perintah dari raja, tanpa ada maksud melawan perintah pangeran. Walaupun begitu, raja setuju bahwa tuan boleh menggunakan 40 ksatria yang ikut bersamaku. Walaupun di antara 40 ksatria ini tidak ada yang sekuat diriku, pangeran dapat yakin bahwa mereka semua merupakan prajurit terlatih milik kerajaan, kekuatan mereka pasti membantu pangeran mencapai tujuan anda!".
Myro turun dari kudanya "Aku mengerti, bagaimana kalau aku menolak tawaran yang mulia? Apakah kalian akan pergi kembali menuju istana?".
Kanson menggelengkan kepalanya tegas "Perintah yang mulia adalah kami perlu menjaga anda sampai batas waktu yang belum ditentukan, jadi sekalipun pangeran menolak, kami tetap akan mengikuti anda kemanapun pangeran pergi. Apalagi aku rasa kekuatan milik pangeran sama sekali tidak bisa mengusir kami bukan?".
Tanpa menunggu jawaban Myro, Lokof melangkah maju dan memukul kapaknya dengan keras ke tanah.
Ledakan yang keras terdengar akibat kapak Lokof yang menabrak tanah sampai retak, Lokof berteriak penuh kemarahan "Beraninya kau bertanya balik kepada tuan? Apabila tuan menolak, itu berarti menolak! Siapapun yang keras kepala dan tetap ikut, aku akan membunuh kalian!".
Kanson menatap Lokof sebelum menjawab "Aku sudah mendengar bahwa ada seorang prajurit kuat di samping pangeran ke 17, sepertinya berita itu benar! Tetapi ternyata prajurit tersebut hanya memiliki kekuatan, tanpa kecerdasan! Kau berkata akan membunuh kami? Baiklah, bagaimana kalau kita saling bertarung? Namun aku tidak akan melawan mu sebab orang-orang nanti mengatakan aku tanpa malu melawan anak-anak. Charles, kenapa kau tidak menunjukkan perbedaan kekuatan serta bakat antara prajurit ksatria kerajaan dengan prajurit lainnya?".
Setelah ucapan Kanson, seorang pria yang memakai helm besi serta baju zirah besi ringan berwarna perak maju ke depan, ada sebuah pedang tergantung di pinggangnya.
__ADS_1
Charles memakai seluruh baju besi yang menutupi tubuhnya kecuali wajah, ia mempunyai mata berwarna perak yang tajam serta kulit putih dan wajah yang tampan.
Myro perlu mengakui pria di depannya ini dapat dianggap sebagai pria cantik daripada tampan, untungnya Myro merupakan pria normal yang tertarik kepada wanita, jadi ia sama sekali tidak tertarik terhadap ketampanan Charles yang mampu membuat banyak wanita sekalipun iri.
Charles menarik pedangnya dan meletakkan di depan tubuh layaknya seorang ksatria "Aku adalah Charles, seorang ksatria kerajaan berusia 17 tahun, perkenalkan dirimu!".
"17 tahun?", kata Myro serta Lokof penuh rasa kaget, lagipula mereka bisa merasakan kekuatan milik Charles adalah rank 5.
Pada usia 17 tahun tapi sudah mencapai rank 5, sosok tersebut seharusnya menjadi bakat penting yang dilindungi bagi masa depan kerajaan, Myro tidak mengerti mengapa raja mengirim ksatria muda dengan bakat monster kepada dirinya. Apakah ada masalah dengan ksatria ini yang membuat raja perlu membuangnya seperti mencoba memberontak?
Walaupun ada perbedaan 2 rank di antara kekuatan mereka, Lokof sama sekali tidak menunjukkan rasa takut.
Ia mengangkat 2 kapaknya tinggi-tinggi sambil berteriak layaknya auman singa "Lokof, prajurit Tuan Myro Aras! Padahal masih muda, namun kekuatanmu mencapai rank 3! Ayo kita lihat, apakah kekuatanmu sesuai dengan kemampuan bertarung milikmu, jangan sampai membuatku kecewa".
"Jangan khawatir", kata Charles tersenyum percaya diri pada wajahnya yang mampu membuat wanita hingga pria manapun jatuh "Yang aku miliki bukan hanya kekuatan, melainkan teknik bertarung juga".
Mereka saling bertatapan selama beberapa saat sebelum Lokof melangkah maju duluan, ia mengangkat 2 kapak miliknya dan berlari menuju Charles memakai kecepatan penuh, gerakannya terlalu cepat yang tidak kalah dari rank 5 sekalipun.
__ADS_1
Menghadapi tekanan dari Lokof yang mendekat, Charles tidak panik. Ia melangkah maju lalu mengayunkan pedangnya menuju ke arah Lokof.