LORD WORLD : START

LORD WORLD : START
BAB 50 : MEMUTUSKAN LANGKAH BERIKUTNYA


__ADS_3

Myro mengumpulkan semua orang, baik itu Tifari, Lokof, Kanson, Charles yang merupakan petinggi pasukannya berkumpul bersama di tenda Myro dengan wajah hati-hati.


Melihat semua orang telah berkumpul, Myro tidak membuang waktu lebih lama lagi "Tifari, ceritakan kepada semua orang mengenai situasi kita sekarang".


Tifari mengangguk, ia melangkah maju sambil membaca kertas yang ada di tangannya mengenai informasi tentang musuh yang ia terima dari tahanan "Menurut apa yang para tahanan katakan, pasukan yang kita lawan kemarin adalah pasukan Suku Irvy yang menjadi pasukan utamanya dimana Suku Irvy merupakan bagian dari 5 suku terbesar wilayah barbar dengan jumlah penduduk mencapai 10.000 serta pasukan berada di atas jumlah 5000. Oleh karena itu walaupun 1000 pasukan mereka sudah mengalami kerugian besar kemarin, namun masih belum cukup untuk menghancurkan mereka".


"Pemimpin pasukannya yaitu Ranta, anak dari Kepala Suku Irvy bersama orang bijak suku mereka, Hulard. Meskipun berdasarkan perkataan dari tahanan Suku Irvy bahwa Ranta hanya 1 dari sekian banyak anak kepala suku di sana, namun ada orang bijak menemaninya yang menjadi bukti utama Ranta cukup penting di mata kepala suku. Setidaknya aku yakin kemungkinan besar musuh akan membalas dendam kepada kita".


"1000 pasukan lainnya berasal dari suku bawahan Suku Irvy dimana mereka mempunyai 20 suku bawahan tingkat rendah serta 7 suku bawahan tingkat menengah, bisa dikatakan pengaruh Suku Irvy di sekitar sini sama sekali tidak boleh diremehkan".


Setelah penjelasan Tifari selesai, Kanson mengangkat tangannya lebih dulu "Informasi yang kau berikan memang sangat berguna, masalahnya informasi tersebut menjadi berguna apabila semua yang kau katakan barusan memang benar, bukan kebohongan dari para tahanan. Aku sama sekali tak bermaksud meragukan mu, namun dari mana kau yakin para tahanan tidak berbohong serta bertujuan menjebak kita".

__ADS_1


"Aku tahu mengenai apa yang kau khawatirkan, tapi kalian dapat yakin, semua informasi yang aku dapatkan merupakan kebenaran. Aku telah memakai sihir kebohongan pada setiap tahanan yang menjawab, lalu aku juga menggunakan beberapa cara supaya mereka mengatakan kebenarannya", kata Tifari dingin tanpa memberitahu cara apa yang ia gunakan.


Walaupun Tifari tak memberitahu cara yang ia gunakan untuk bertanya, Kanson juga tidak bertanya sebab ia bukan orang bodoh. Cara apalagi yang perlu dipakai untuk mencari informasi dari musuh yang berhasil ditangkap? Tentunya adalah dengan cara yang berdarah.


Saat Kanson selesai bertanya, Charles mengangkat tangannya "Aku masih mempunyai beberapa pertanyaan disini, berapa jumlah pasukan semuanya yang dimiliki musuh baik dari Suku Irvy sendiri maupun suku di bawah mereka? Berapa lama sebelum mereka tiba disini untuk menyerang? Bagaimana dengan kekuatan mereka? Siapa yang mempunyai rank paling tinggi? Selain itu, bagaimana dengan medan pertarungan di sekitar sini? Seperti yang diketahui semua orang, pada medan padang rumput seperti ini, posisi kita sebagai infanteri terlalu dirugikan menghadapi pasukan kavaleri yang dimiliki pasukan barbar. Tidak, sebelum itu bagaimana keputusan tuan? Apakah kita akan tetap bertarung atau mulai mundur? Aku rasa kerugian musuh di perang sebelumnya cukup banyak hingga seharusnya menghentikan mereka untuk melakukan serangan besar menuju Kerajaan Golden Guardian".


Myro menutup matanya untuk berpikir sebentar, ia tidak langsung memberikan jawabannya melainkan menatap Tifari "Bagaimana pendapatmu, Tifari? Aku yakin kau pasti sudah memiliki beberapa ide bukan?".


Tifari berkata penuh rasa hormat terhadap pertanyaan Myro "Tuan, aku memang memiliki beberapa rencana namun keputusan akhir tetap berada di tangan anda. Menurut tahanan yang aku tanya, Suku Irvy sendiri masih mampu menyiapkan 5000 pasukan tanpa masalah, ditambah suku-suku yang ada di bawahnya, aku yakin musuh dapat menyiapkan sejumlah 10.000 pasukan tanpa masalah. Sedangkan berapa lama mereka perlu menyiapkan pasukan sebelum datang menyerang, aku yakin itu cukup lama sebab mengumpulkan banyak pasukan bukan masalah mudah. Belum lagi mereka perlu menyiapkan persediaan makanan serta peralatan. Barbar berbeda dari Kerajaan Golden Guardian dimana ada persediaan berlimpah".


Mendengar kekuatan kepala Suku Irvy, wajah Kanson juga menjadi berhati-hati "Rank 8? Tempat terbuang seperti wilayah barbar sekalipun juga mempunyai petarung sekuat ini, padahal di Kerajaan Golden Guardian sekalipun, kekuatan rank 8 merupakan sesuatu yang langka dan bisa diangkat menjadi perwira tinggi selama kesetiaan mereka tidak bermasalah. Tuan, aku sarankan untuk mundur! Kita semua yang ada disini sama sekali bukan lawan rank 8, sekalipun aku dan Nona Tifari saling bekerja sama".

__ADS_1


Myro menatap sebentar Kanson lalu berkata "Tifari, apakah kau mampu mengalahkan Kepala Suku Irvy?".


"Aku kurang yakin sebab aku belum pernah berhadapan secara langsung melawannya karena alasan tersebut, aku tak yakin 100%", kata Tifari berpikir sebentar sebelum menjawab "Mungkin aku yakin untuk mengalahkannya sebanyak 70%, alasan yang membuatku kurang yakin adalah Suku barbar semuanya terlahir dengan fisik yang kuat sehingga mereka semua cocok menjadi petarung. Apalagi menurut perkataan Hulard sebelum mati, kepala suku mereka juga mempunyai kekuatan Kemarahan, melawan mereka yang menggunakan Kemarahan sangat merepotkan".


"Bukankah anda terlalu sombong, Nona Tifari? Ada perbedaan besar antara rank 7 dan rank 8, bahkan rank 8 terlemah dapat mengalahkan 10 rank 7 terkuat tanpa masalah", kata Kanson menolak percaya terhadap apa yang dikatakan Tifari.


Menghadapi ejekan Kanson, Tifari berkata dingin "Karena kau lemah, jangan samakan kekuatan orang lain denganmu. Jangankan rank 8, aku masih mempunyai beberapa kepercayaan diri untuk mengalahkan mereka yang berada di rank 9 dengan kekuatan yang cukup".


"Aku lemah? Nona, nampaknya kau tidak mengerti, kekuatanku sendiri diakui oleh raja, apakah anda tetap berpikir aku lemah?", tanya Kanson sedikit marah.


Tifari masih berbicara tegas "Kalau kekuatanmu diakui oleh raja, apakah berarti kau menjadi kuat? Jawabannya tidak, bisa jadi raja yang mengakui kekuatan dirimu juga orang lemah, diakui oleh orang lemah yang lain sama sekali tidak membuatmu menjadi kuat'.

__ADS_1


Kanson akhirnya meledak marah, ia menarik pedangnya sebelum berkata dingin "Nona, anda sedikit kelewatan! Apabila anda meremehkan diriku, aku tidak keberatan. Tapi sejak kau mengejek yang mulia, aku tidak akan duduk diam! Tarik apa yang anda katakan tadi atau jangan salahkan aku karena bersikap kasar".


"Kau terlalu melebih-lebihkan dirimu", kata Tifari "Meskipun kau marah dan menyerangku, lalu kenapa? Kau sama sekali tetap bukan lawanku, jadi kenapa aku perlu menarik kata-kataku tadi?".


__ADS_2