LORD WORLD : START

LORD WORLD : START
BAB 29 : SERANGAN PENGUMPULAN MAKANAN


__ADS_3

Semua orang menatap ke arah Kanko penuh rasa penasaran, terutama Myro sebab rencana pembangunan Kota Akhir adalah bagian penting dari rencana Myro. Setidaknya ia berencana membuat Kota Akhir sebagai benteng utamanya di masa depan, oleh karena itu kegagalan maupun kesuksesan pembangunan benteng sangat berpengaruh pada rencana Myro ke depannya.


"Kanko, katakan apa maksudmu? Sekalipun para bandit mengganggu proses pembangunan kota, pasukan Ksatria milikku dan Karavan Kamar Dagang Welvaart lebih dari cukup untuk menahan serangan mereka", kata Myro percaya diri, lagipula semua pasukan di Kamar Dagang Welvaart merupakan elit yang telah dilatih sesuai aturan divisi pengawalan kamar dagang. Karena alasan tersebut, Myro percaya terhadap ratusan pengawal yang dibawa Luxa, terutama pria tua yang selalu mengikuti Luxa dari belakang.


Kanko menjawab dengan ragu-ragu "Pangeran, sejujurnya apa yang paling menakutkan bagi Kota Akhir bukanlah bandit, lagipula tempat ini terkenal miskin sehingga para bandit sadar tidak ada apapun yang dapat diambil disini. Apa yang paling mengancam rencana pembangunan kota milik pangeran adalah apa yang ditakuti oleh para bandit Provinsi Atrof. Bukan hanya itu, banyak penduduk Provinsi Atrof yang juga khawatir terhadap serangan mereka, yaitu para barbar yang berbatasan dengan provinsi kita sekarang".


Mendengar apa yang dikhawatirkan adalah pasukan barbar, wajah semua orang menjadi berhati-hati.


Myro juga menjadi suram, ia mengerti seberapa besar masalah ini kalau menyangkut pasukan barbar.


Sebenarnya wilayah barbar bukanlah sebuah kerajaan melainkan kumpulan suku-suku yang menghormati kekuatan. Setiap hari, ada suku di wilayah barbar yang saling berperang untuk memperebutkan atau memperluas kekuasaan, mereka tidak ragu menghancurkan suku lain selama bisa menjadi suku terkuat.


Selama Kerajaan Golden Guardian menggunakan kekuatan penuh mereka, tentunya bukan menjadi masalah menghancurkan seluruh suku barbar, apalagi mereka saling terpisah yang memudahkan untuk mengalahkan mereka.

__ADS_1


Masalahnya ada banyak petarung yang kuat di suku barbar, semua pasukan di sana juga gila akan darah dan perang. Lebih tepatnya semua pria di suku barbar pasti bisa bertarung, belum lagi medan suku barbar yang tidak dikenal baik oleh kerajaan. Karena alasan tersebut, Kerajaan Golden Guardian tidak tertarik mengambil kerugian besar hanya untuk wilayah barbar yang belum tentu menguntungkan, bagaimanapun mereka belum pernah mendengar ada sumber daya berharga di wilayah barbar seperti mineral.


Melihat kebingungan Myro, Kanko menjelaskan "Pangeran, iklim di wilayah barbar berbeda dari kita, seharusnya mereka sebentar lagi berada di musim dingin yang berarti 1 hal, mereka membutuhkan makanan agar suku mereka tidak kelaparan. Tetapi wilayah barbar merupakan wilayah yang miskin akan makanan, sebagian besar suku di sana menolak bertani serta hanya berburu supaya mendapatkan makanan untuk hidup. Jadi, ketika musim dingin tiba, mereka pasti kekurangan makanan yang menyebabkan mereka perlu melakukan pengumpulan makanan".


"Pengumpulan makanan?", kata Myro yang nampaknya mulai mengerti maksud perkataan Kanko.


Namun sebelum Kanko lanjut menjelaskan, Luxa berteriak keras " Pengumpulan Makanan, aku ingat! Di koran Kamar Dagang Welvaart tahun lalu juga menyebarkan berita ini, saat musim dingin tiba, beberapa suku di wilayah barbar akan berjalan melewati pegunungan lalu melakukan penyerbuan menuju kerajaan sekitar, terutama Kerajaan Frave dan Kerajaan Golden Guardian yang menjadi wilayah paling dekat. Mereka menyerang kota atau desa-desa untuk mengambil makanan dan sebagian penduduk di sana, lalu kembali menuju wilayah mereka lagi jika merasa jumlah makanan yang didapatkan cukup untuk melewati musim dingin".


"Pasukan perbatasan 2 kerajaan tentunya telah berkali-kali mencoba menahan serangan pengumpulan makanan dari suku barbar setiap tahunnya. Tapi ada sebuah masalah besar yaitu Pegunungan Provinsi Atrof terlalu besar, sebagian suku barbar berhasil melewati daerah yang tidak dijaga lalu menyerbu beberapa desa serta kota dan melarikan diri sebelum pasukan perbatasan tiba".


"Aku tidak yakin kapan waktu pasti wilayah barbar mendekati musim dingin, namun paling lama seharusnya sebulan lagi. Karena alasan tersebut, serangan barbar akan mengganggu perkembangan pembangunan Kota Akhir milik pangeran".


Myro mulai berpikir hati-hati "Apa yang dilakukan para bandit saat barbar melewati wilayah mereka yaitu Pegunungan Provinsi Atrof? Selain itu, berapa banyak jumlah pasukan musuh yang menyerang setiap tahun? Apakah kau mengingatnya? Bagaimana kekuatan suku yang menyerang?".

__ADS_1


Kanko berpikir sebentar sebelum menjawab ragu-ragu "Berdasarkan yang aku ketahui, setiap para barbar bergerak, bandit-bandit memutuskan bersembunyi, mereka tidak berani berhadapan langsung melawan barbar sebab mengetahui seberapa menakutkan kekuatan yang mereka miliki. Sedangkan jumlah mereka menyerang, setiap tahunnya, barbar yang menyerang berada di jumlah 500 hingga 2000 orang, mereka semua berjalan kaki karena tidak mungkin melewati gunung memakai kuda kecuali ada jalan khusus yang memang dibuat bagi kuda. Meskipun begitu, setiap barbar mempunyai kekuatan menakutkan".


"Aku pernah mendengar dari pasukan perbatasan yang dulu berjaga disini, ia lebih memilih melawan singa maupun pasukan Kerajaan Golden Guardian dengan kekuatan yang sama daripada harus melawan pasukan barbar berkekuatan sama".


Lokof tiba-tiba angkat bicara "Tuan, apa yang perlu kita lakukan?".


Myro menutup matanya sebentar untuk berpikir di bawah tatapan penasaran semua orang.


Perlahan-lahan membuka matanya, Myro membuat keputusan " Pembangunan Kota Akhir tetap dilanjutkan, aku menyerahkan semua proses pembangunan kepadamu, Paman Hughes".


"Aku mengerti, Tuan Myro", kata Hughes membungkuk hormat "Selain membuat Kota Akhir menjadi kota mewah yang layak menerima gelar kota perdagangan, aku pasti membuat Kota Akhir cukup kuat sampai-sampai disebut benteng tak terkalahkan oleh semua musuh kita".


"Luxa, aku harap kau tetap disini sampai pembangunan Kota Akhir selesai! Kau boleh pergi kembali menuju pusat Kamar Dagang Welvaart mengingat kau adalah seorang ketua bagian, kau pasti sibuk", kata Myro yang mengubah rencananya "Tetapi biarkan paling tidak 100 pasukan yang kau bawa disini untuk menjaga kota selama aku pergi".

__ADS_1


Luxa mengangguk "Aku mengerti, Luxa bisa menunggu disini hingga Kota Akhir selesai dibangun. Selain itu, para ketua yang lain juga sudah setuju sehingga aku tidak keberatan membantu tuan menjaga kota. Masalahnya, apa yang anda rencanakan Kakak Myro? Kemana anda akan pergi selama aku sedang menjaga kota?".


__ADS_2