LORD WORLD : START

LORD WORLD : START
BAB 40 : TIBA DI WILAYAH BARBAR


__ADS_3

,AnraRanta sangat senang mendengar apa yang dikatakan ayahnya tadi. Jangan lihat 1000 orang seperti jumlah yang sedikit dibandingkan pasukan di Suku Irvy yang berjumlah 5000 orang, tapi masalahnya semua pasukan tersebut merupakan milik kelapa suku yang hampir tidak pernah dipinjamkan kepada orang lain.


Bagaimanapun di wilayah barbar ini, kekuatan merupakan alasan kenapa seseorang dapat terpilih sebagai kepala suku. Jadi, kepala suku jarang melepaskan pasukan mereka dengan mudah terutama menyerahkannya kepada orang lain sebab mereka takut terjadinya pemberontakan.


Selain itu ayahnya membiarkan Hulard ikut bersamanya, di wilayah barbar jumlah penyihir sangat sedikit, apalagi mereka yang mencapai rank 7. Hulard juga dijuluki sebagai penasihat di Suku Irvy karena ia mempunyai pengetahuan paling banyak, mengingat seorang penyihir perlu mempunyai kecerdasan yang tinggi untuk mengingat banyak mantra serta mengembangkan sihir mereka.


Hulard juga ahli di medan perang dan membantu Suku Irvy berkali-kali memenangkan pertarungan dengan korban sesedikit mungkin. Kali ini ayahnya membiarkan Hulard ikut bersama dirinya, itu sama seperti membiarkan Hulard melatih dirinya menjadi seseorang yang lebih ahli memakai strategi berperang, dapat dilihat ayahnya berusaha melatih dia menjadi kepala suku berikutnya.


Membungkukkan badan kepada ayahnya, Ranta berteriak tegas "Aku pasti membawa kembali kepala orang-orang dari Kerajaan Golden Guardian yang sombong itu sebagai hadiah bagi ayah".


Kepala Suku Irvy melambaikan tangannya "Pergilah, tunjukkan kepadaku apakah kau memang cocok menduduki posisi milikku sekarang ini".


...----------------...


Setelah berhasil mengalahkan semua kelompok bandit tingkat tinggi di Pegunungan Provinsi Atrof, Anrateon bergerak cepat. Ia membawa semua pasukannya, membuat sisa bandit dari kelompok bandit tingkat tingk menyerah, sedangkan mereka yang menolak berubah menjadi mayat.


Selanjutnya semua bandit tingkat menengah dan rendah juga mulai di serang yang membuat pasukan bandit milik Anrateon menjadi semakin besar.


Ketika sudah menerima hampir seluruh bandit di pegunungan Provinsi Atrof, Anrateon tidak bertindak gegabah melainkan melatih mereka, terutama kesetiaan.

__ADS_1


Anrateon tahu dengan jelas kecuali bandit Pedang Merah, semua bandit lain yang baru direkrut hanya menyerah sebagai penyamaran. Selama Anrateon melemah atau menunjukkan kekalahan, mereka semua akan mulai berkhianat maupun melarikan diri.


Karena alasan tersebut, ia perlu melatih kesetiaan orang-orang ini seperti kemampuan mereka yang akan memakan waktu lama.


Meskipun begitu Anrateon tetap senang sebab selama penangkapan ini juga, prajurit di bawahnya bertambah hingga mencapai 5000 orang. Sekarang apa yang perlu ia lakukan yaitu melatih mereka semua agar tidak kalah dari pasukan lainnya.


Untuk Myro sendiri, ia telah pergi dari Pegunungan Provinsi Atrof sejak lama.


Di bawah desakan Anrateon yang keras kepala, Myro membawa 500 pasukan yang terdiri dari 200 pasukan lama Anrateon, 200 pasukan Pedang Merah yang lebih setia dibandingkan bandit lain serta lebih kuat, dan 100 pasukan baru Anrateon sebelumnya.


Apabila bukan karena penekanan Myro bahwa Anrateon membutuhkan banyak pasukan untuk melatih para bandit baru yang ia tangkap serta membangun markas di pegunungan, Anrateon mungkin mengirim semua pasukannya supaya mengikuti Myro.


Walaupun begitu Myro tidak merasa senang ataupun bangga sebab ia mengetahui, orang-orang yang berada di belakang kelompok bandit lain pasti tidak akan duduk diam mengetahui kelompok bandit milik mereka dihancurkan.


Terutama orang-orang di belakang Bandit Badai Darah serta Bandit Koin Emas, Myro yakin mereka pasti bukan pejabat tingkat rendah karena mereka mampu membentuk kelompok bandit tingkat tinggi. Sedangkan Rylis dan kelompok bandit nya berasal dari militer yang memutuskan pensiun, karena alasan tersebut kelompok mereka memang berdiri sendiri tanpa mengandalkan orang lain.


Tetapi masalah orang di belakang kelompok bandit yang sudah Myro kalahkan merupakan masalah nanti, apa yang paling penting bagi Myro sekarang yaitu menyerbu wilayah barbar yang menjadi tujuan utama miliknya.


Pasukan Myro menuruni pegunungan dan tiba di wilayah padang rumput barbar yang terkenal. Tidak peduli kemana ia melihat, Myro hanya menemukan rerumputan. Charles berjalan mendekati Myro, ia menunjuk kepada seorang wanita berjubah putih yang menutupi sebagian wajah serta rambutnya memakai tudung jubah.

__ADS_1


Selain itu ada sebuah tongkat sihir yang mempunyai kristal berwarna merah pada bagian atas tongkat. Tongkat penyihir yang dibawa wanita tersebut memiliki ukuran setengah dari tubuhnya sendiri.


Dengan memakai jubah serta membawa tongkat sihir, semua orang pasti menganggapnya sebagai peyihir.


Setelah menunjuk ke arah wanita yang terlihat seperti penyihir itu secara diam-diam, Charles bertanya "Pangeran, siapa sebenarnya wanita penyihir aneh itu? Ia tiba-tiba datang kepada kita, menyebutkan nama serta kekuatan yang ia miliki sebelum mencoba bergabung bersama kita. Di sisi lain, pangeran juga langsung menerima ia ke kelompok, bukankah itu terlalu berisiko? Kita baru bertemu dengannya, ia juga muncul di pegunungan Provinsi Atrof tempat banyak bandit tinggal sehingga kemunculan nya sendiri sangat aneh, ada kemungkinan ia dikirim para pejabat di belakang kelompok bandit yang kita kalahkan agar bertindak sebagai mata-mata--".


"Aku tahu apa yang kau khawatir, namun kau dapat yakin, wanita itu tidak akan berkhianat", kata Myro tersenyum pahit sebab ia bingung bagaimana menjelaskan tentang asal wanita tersebut.


Wanita penyihir yang tiba-tiba datang lalu diterima bergabung ke kelompok Myro yaitu salah satu pengikut Myro di Lord World.


Ketika berhasil mengalahkan semua bandit gunung di Provinsi Atrof, Myro menerima hadiah dari pencapaian yang ia lakukan yaitu menjadi penguasa Pegunungan Provinsi Atrof. Hadiahnya yaitu 1 kali kesempatan pemanggilan dimana Myro segera menggunakannya yang memunculkan kedatangan wanita penyihir ini.


Masalahnya Myro memutuskan langsung memanggil wanita penyihir daripada membuatnya memiliki latar belakang seperti sewaktu memanggil Anrateon yang membuat Myro semakin kesulitan menjelaskan asal wanita tersebut, alasan lainnya memanggil wanita penyihir ini secara langsung adalah perjalanan di wilayah barbar terlalu berbahaya yang membuat Myro membutuhkan kekuatan sebanyak mungkin. Belum lagi penyihir wanita ini sama sekali tidak lemah, melainkan ia mampu melawan Kanson tanpa masalah sedikitpun.


Mendengar jawaban Myro, Charles mengangguk "Karena tuan begitu mempercayainya, maka aku tidak akan mengatakan apapun lagi, aku harap penyihir wanita itu memang seperti apa yang tuan katakan".


Myro mengangkat kepalanya untuk melihat ke arah langit dimana ia menemukan hari sudah cukup siang, oleh karena itu ia memutuskan beristirahat untuk melaksanakan makan siang "Kalian semua pasti lelah telah melewati pegunungan Provinsi Atrof yang mempunyai jalan sulit, oleh karena itu untuk hari ini kita akan beristirahat disini. Segera bangun tenda serta kamp kalian, ingatkan juga semua rekannya menyiapkan makan siang".


Prajurit di bawah Myro langsung bersemangat mendengar keputusannya, bagaimanapun mereka sudah cukup lelah pada perjalanan melalui pegunungan Wilayah Atrof, sekarang mereka akhirnya dapat beristirahat sebelum memulai perang melawan pasukan barbar.

__ADS_1


__ADS_2