
"Kita memakai kelompok bandit lain untuk melawan kelompok bandit yang menyerang kita sebelumnya?", kata Charles sedikit bingung akibat perkataan Myro "Rencana anda cukup bagus, pangeran. Tetapi saya perlu memastikan 1 hal, apakah para bandit yang akan bekerja sama dengan kita dapat dipercaya?".
Myro tidak kaget terhadap Charles yang meragukan perkataannya, bagaimanapun para bandit terkenal sebagai pengkhianat sehingga banyak orang meragukan apabila bekerja sama bersama mereka.
Menatap Charles yang memakai helm serta baju besi ringan, Myro berkata penuh keyakinan "Mereka berbeda dari bandit yang lain, setidaknya aku bisa menjamin mereka akan membantu kita tanpa ada rencana berkhianat".
Pada awalnya Myro berpikir Charles belum percaya dan mencoba bertanya lagi, namun Myro salah.
Charles mengangguk terhadap pernyataan Myro "Aku mengerti, jika pangeran mempercayai mereka sampai seperti itu, aku akan memilih untuk percaya juga!".
"Apakah kau yakin percaya padaku semudah itu?", tanya Myro yang terkejut dengan jawaban Charles.
Senyuman lembut muncul di wajah Charles "Pangeran, aku sebelumnya sudah mengatakannya bahwa kami merupakan ksatria anda, bukan raja ataupun bangsawan yang lain. Selama itu adalah keputusan anda, tugas seorang ksatria yaitu melaksanakannya sebaik mungkin agar berhasil".
Myro menghela nafas, ia bertekad untuk menang supaya tidak mengecewakan kepercayaan Charles "Terima kasih, aku pastikan para bandit yang membantu kita pasti tidak akan mengecewakan".
...----------------...
"Bagaimana mungkin kita kalah? Padahal aku sudah merencanakan semuanya selama berhari-hari, tapi rencana bagus yang aku buat hancur dengan waktu beberapa jam!", teriak pemimpin bandit rank 7 yang menyerang Myro penuh kemarahan.
__ADS_1
Ia belum kembali ke markas bandit nya sejak kemarin malam dan baru datang tadi pagi, alasannya adalah mereka mengalami kerugian besar dari pertarungan melawan Myro, oleh karena itu kelompok bandit lainnya pasti tidak akan duduk diam. Selama kelompok bandit lainnya menemukan ia atau anggotanya yang lain, mereka pasti membunuhnya tanpa ragu.
Bagaimanapun semua orang tahu bahwa 4 kelompok bandit disini saling bermusuhan, mereka selalu berusaha mengalahkan satu sama lain namun belum ada kesempatan. Sekarang kelompoknya mengalami kerugian besar yang merupakan pukulan berat bagi kekuatan kelompok mereka, bandit yang lain pasti tidak akan membiarkan kesempatan seperti ini pergi.
Bandit rank 5 yang merupakan wakil pemimpin bandit serta kehilangan mata kanannya di bawah serangan Charles berlutut ketakutan di tanah, ia berkata "Pemimpin, ini bukan kesalahan anda! Lagipula siapa yang berpikir bahwa pangeran itu menyembunyikan kekuatannya selama ini yang menjadi alasan utama kenapa kita gagal. Selama kita beristirahat sebenar lalu membangun ulang kekuatan kelompok kita yang hilang, kita pasti berhasil membunuhnya!".
"Dasar bodoh!", teriak pemimpin bandit rank 7 penuh kemarahan "Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan kekuatan kita? Dari 1000 bandit, sekitar 400 orang masih menghilang sedangkan 100 orang lainnya terbunuh! Apabila mereka hanya tersesat di hutan maka tidak masalah, tapi kemungkinan besar mereka ditangkap oleh kelompok bandit lain. Selain itu, mereka yang ditangkap pasti terbunuh ataupun bergabung ke kelompok lain. Jangan lupa kita kehilangan banyak petarung rank 4 milik kita juga, menurutmu berapa lama waktu yang kita butuhkan agar memulihkan semua kekuatan yang hilang tersebut?".
Bandit rank 5 berkeringat dingin, ia takut pemimpinnya terlalu marah hingga membunuh dirinya sehingga ia berkata dengan mulut bergetar "Tuan, aku rasa membutuhkan waktu sekitar sebulan--".
"Brak!".
Bandit rank 5 berpikir sebentar sebelum berkata "Bagaimana kalau kita bekerja sama dengan bandit lain? Aku yakin bukan hanya tuan kita yang menargetkan pembunuhan pangeran lain, aku yakin 2 kelompok bandit yang lain juga tertarik menyingkirkan saingan tuan mereka walaupun pangeran ke 17 terkenal tidak mempunyai kesempatan mendapatkan tahta--".
Sebelum menunggu penjelasan bandit rank 5 selesai, suara keributan terdengar di depan rumah dimana pemimpin bandit bersama petinggi kelompoknya bertemu.
Orang-orang di pondok pemimpin bandit segera menjadi suram, lagipula saat kelompok bandit mereka kuat, tidak ada seorangpun yang berani membuat keributan. Siapa yang berpikir, setelah mereka melemah akibat kekalahan, seseorang langsung membuat keributan di markas mereka.
Pemimpin bandit adalah orang yang paling marah, ia merasa seperti kekuasaannya ditantang oleh orang lain.
__ADS_1
Jadi di bawah kemarahan, pemimpin bandit mengambil pedangnya dan menendang pintu rumah menuju halaman depan "Siapa yang berani membuat keributan disini? Apakah kalian berpikir aku mudah diganggu sejak mengalami kekalahan? Kekalahan sekali sama sekali tidak membuatku lemah, aku akan membunuh semua orang yang berani membuat masalah disini!".
Pemimpin bandit bersama petingginya kaget ketika mereka melihat kondisi markas mereka yaitu api membakar seluruh perumahan kayu markas mereka. Kayu merupakan bahan yang bagus sebagai bahan bakar bagi api, karena alasan tersebut api menyebar dengan cepat membakar seluruh markas. Belum lagi markas mereka terletak di antara pepohonan hutan yang membuat api membakar tanpa ada tanda-tanda melemah.
Sepanjang jalan pemimpin bandit melihat banyak anggota bandit nya melarikan diri dengan panik, bagaimanapun semua orang tahu bahwa api sebesar ini tidak mungkin dihentikan lagi.
Daripada diam lalu mati terbakar di markas, banyak bandit yang memutuskan melarikan diri.
Bukan hanya para bandit, bahkan pemimpin bandit bergegas lari meninggalkan markas sedangkan petinggi lainnya ikut melarikan diri ke berbagai arah.
Pemimpin bandit yang melarikan diri bergumam marah "Siapa yang berani membakar markas kami? Apakah kelompok bandit Pedang Merah? Aku dengar mereka berencana menguasai seluruh bandit di hutan".
Setelah memikirkan beberapa kemungkinan, pemimpin bandit menggelengkan kepalanya "Seharusnya bukan, pemimpin bandit Pedang Merah bukan orang bodoh. Apabila ia membakar markas kami yang berada di tengah hutan, ada kemungkinan api yang menyebar hingga membakar seluruh hutan yang berarti markas mereka sendiri juga akan terbakar. Kalau Bandit Pedang Darah berencana menghancurkan kami, mereka pasti tidak memakai cara membakar yang berisiko menghancurkan markas mereka juga, lalu siapa lagi yang mempunyai kekuatan serta permusuhan kepada kami sampai-sampai berani membakar hutan?".
...----------------...
Myro berdiri di sebuah bukit yang cukup jauh bersama 40 Ksatria dan 400 kelompok bandit milik Anrateon, mereka semua sedang mengamati markas bandit yang terbakar di bawah bukit, cukup dekat dari bukit dimana Myro sedang menontonnya.
Melihat api yang menyebar dengan cepat di sekitar markas bandit, Myro berkata "Anrateon, idemu benar-benar gila! Apakah kau tidak takut setelah melakukan semua tindakan ini, seluruh bandit di hutan akan menjadi musuhmu? Bagaimanapun tindakan pembakaran yang kau lakukan juga mengancam mereka, kelompok bandit yang lain kemungkinan besar akan ikut membencimu".
__ADS_1