LORD WORLD : START

LORD WORLD : START
BAB 6 : KEDATANGAN LOKOF


__ADS_3

Myro menghela nafas sambil terus mengamati kapal perang seukuran jari di tangannya. Ukurannya memang terlihat kecil, namun Myro tahu selama ia menggerakan pikirannya maka ukuran kapal perang naga angin ini akan membesar hingga setara atau lebih luas daripada Ibukota Kerajaan Golden Guardian.


Tetapi Myro membiarkan ukurannya tetap sejari, ia belum berencana memakai artefak ini yang terlalu menarik perhatian. Apalagi Myro tahu, selama ada orang yang mengetahui ia memiliki artefak tingkat berlian, banyak orang akan mencoba membunuhnya serta merebut artefak tersebut.


Kapal perang Naga Angin juga mempunyai kemampuan unik sehingga memudahkan Myro menyimpannya yaitu ketika Myro melambaikan tangannya, kapal perang seukuran jari menghilang tanpa jejak.


Kapal perang Naga Angin dapat disimpan pada jiwa pemiliknya, jadi Myro sama sekali tidak khawatir seseorang akan menyadari keberadaan artefak tersebut. Lebih tepatnya semua artefak di atas tingkat platinum bisa disimpan pada jiwa pemiliknya. Apabila pemiliknya mati ketika artefak nya tersembunyi di jiwa sangat pemiliki, maka artefak akan hancur bersamaan kematian pemilik.


Myro yang terus mengingat masalah Ras Manusia-Naga Angin tiba-tiba mendengar keributan di depan rumahnya, berdasarkan suara, nampaknya penjaga yang menjaga rumah Myro sedang berselisih dengan orang lain.


Wajah Myro menjadi suram, tidak peduli seberapa banyak pangeran atau pejabat lain meremehkan dirinya, belum ada seorangpun yang berani membuat keributan di rumahnya secara langsung. Lagipula mereka masih berada di ibukota, membuat kekacauan pada rumah pangeran sama seperti melawan raja sendiri. Karena alasan tersebut, para pangeran yang lain belum berani menyentuh Myro selama ia berada di ibukota.


Berjalan ke depan rumahnya, Myro yang akan marah akibat keributan tersebut segera berhenti sebab ia menemukan puluhan pengawak yang dikirim raja untuk menjaga rumahnya setiap hari sedang mengepung 1 orang pria.


Pria tersebut mempunyai tubuh yang tingginya sekitar 2 meter dengan otot-otot di seluruh tubuhnya, ia mempunyai mata yang tajam serta rambut coklat pendek dan 2 kapak yang sedang ia sandarkan di sisi kiri serta kanan pundaknya. Kapak tersebut masing-masing mempunyai tinggi 2 meter serta terlihat sangat berat, tapi pria tersebut mengangkatnya dengan mudah yang membuat 2 kapak terlihat ringan.


Pria itu menatap puluhan penjaga yang mengepungnya dengan mata meremehkan, walaupun orang yang menjaga rumah Myro hanya kekuatan rank 1 dan 2, mereka semua adalah pasukan elit. Oleh karena itu, selama mereka saling bekerja sama, membunuh prajurit rank 3 bukan masalah.

__ADS_1


Myro mendengar salah satu penjaga berteriak "Sudah aku bilang, ini adalah kediaman pangeran ke 17, tidak ada seorangpun yang boleh lewat tanpa izin raja atau pangeran! Apalagi kau membawa 2 senjata besar yang mencurigakan!".


"Apakah begitu?", kata pria yang sedang dikepung tersebut, ia melepas 2 kapak miliknya ke tanah dan mengangkat tangannya yang menunjukkan bahwa ia menyerah " Namaku adalah Lokof, seorang prajurit di bawah Tuan Myro! Beritahu tuan mengenai kedatanganku, aku bukan orang mencurigakan seperti yang kalian pikirkan".


Para pengawal saling menatap, karena Lokof telah menurunkan senjata mereka, maka para prajurit mulai menyimpan senjata mereka juga.


Seorang prajurit yang merupakan kapten puluhan orang ini berkata "Aku akan bertanya kepada pangeran terlebih dulu, selama pangeran mengizinkan, kami pasti tidak akan menghentikan mu".


Sebelum Lokof dapat mengatakan apapun, Myro membuka suaranya "Kalian tidak perlu memastikan, Lokof memang rekan ku, biarkan dia lewat".


Semua orang menatap ke arah Myro, mata Lokof langsung bersinar dan semua kesombongannya segera menghilang, ia berlutut tanpa ragu "Lokof telah melihat tuannya, maaf karena saya datang terlambat kesini sebab kota ini cukup luas yang membuat saya sedikit bingung, Lokof siap menerima hukuman apapun akibat keterlambatan yang saya lakukan".


"Berdiri, Lokof! Aku berterima kasih kau telah datang kesini, jangan merasa bersalah! Bagaimanapun kau adalah rekan ku, sosok pemberani yang sudah melewati ribuan medan perang di sisiku, bagaimana mungkin aku menyalahkan dirimu hanya karena alasan kecil", kata Myro ramah, ia berjalan mendekati Lokof lalu membantunya berdiri.


Kapten penjaga berjalan mendekati Myro "Pangeran, walaupun anda mengenali pria ini, anda seharusnya tidak mendekati ia secara sembarangan sebab dia tetap mencurigakan. Lagipula pria bernama Lokof ini membawa 2 kapak, bagaimana kalau ia tiba-tiba menebaskan kapak--".


Sebelum kapten prajurit tersebut menyelesaikan perkataannya, Myro berkata dingin "Kapten, berapa lama ayahku memposisikan sebagai kapten penjaga rumahku?".

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Myro, kapten tersebut berkata ragu-ragu "Saya sudah 10 tahun menjaga rumah anda, pangeran!".


"Lalu biarkan aku bertanya 1 hal kepadamu", kata Myro masih tetap dingin "Selama 10 tahun kau menjaga rumahku, apakah kau pernah khawatir tentang keadaanku? Nampaknya tidak pernah, sekalipun para pangeran lain menggangguku bukan? Jadi, kenapa kau khawatir sekarang? Apakah kau benar-benar khawatir kepadaku atau hanya membenci Lokof?".


"Itu, pangeran, anda salah paham--", kapten berusaha menjelaskan tindakannya selama ini, tapi ia dihentikan oleh Lokof.


Lokof yang terlihat seperti orang lemah di depan Myro berubah menjadi ganas, aura menakutkan meledak dari tubuhnya, ia menatap tajam ke arah prajurit di sekitar sambil memegang 2 kapaknya lagi dan berteriak seperti gemuruh petir "Beraninya kalian para penjaga sampah membiarkan sampah lain mengganggu tuan! Tuanku, izinkan aku mengubah puluhan sampah disini menjadi beberapa potongan!".


Puluhan prajurit yang mengepung Lokof mundur ketakutan akibat ledakan aura Lokof, mereka semua berkeringat dingin dengan wajah pucat sebab mereka tidak pernah berpikir Lokof akan sekuat ini. Berdasarkan ledakan aura miliknya, mereka merasa Lokof tidak kalah dari kekuatan rank 4 sekalipun, mereka merasa seperti kelinci dihadapan singa.


Myro yang sama sekali tidak terpengaruh aura Lokof sebab aura menakutkan miliknya menghindar dari sosok Myro.


Saat Lokof akan bergerak, Myro menepuk pundaknya "Cukup, tarik kembali aura milikmu! Aku tahu para penjaga disini adalah sampah, tetapi kenapa repot-repot membuang tenaga milikmu untuk sampah? Ayo datang ke rumahku, kita akan membicarakan masa lalu!".


Tanpa menunggu jawaban Lokof, Myro berbalik meninggalkan puluhan pasukan yang berdiri dian di tempat layaknya petung akibat tekanan aura menakutkan milik Lokof.


Aura menakutkan dari tubuh Lokof menghilang, beberapa prajurit yang mengepungnya jatuh ke tanah, gemetar ketakutan.

__ADS_1


Lokof menatap puluhan prajurit di sekitarnya dengan jijik "Kalian beruntung, kalau bukan keputusan tuanku, kalian pasti sudah tidak berada di dunia ini seperti sekarang!".


__ADS_2