LORD WORLD : START

LORD WORLD : START
BAB 16 : PERUBAHAN RENCANA


__ADS_3

Menarik nafasnya, Anrateon lanjut menjelaskan "Kelompok bandit tingkat menengah sendiri terdapat 10 kelompok yang masing-masing berada di bawah 4 kelompok besar kecuali kelompok bandit milikku. Walaupun 4 kelompok tinggi telah berkali-kali mencoba merekrut kelompok milikku, aku selalu menolak mereka sebab bergabung dengan kelompok tingkat tinggi memang menguntungkan, setidaknya mereka akan melindungi kita. Masalahnya aku akan kehilangan sebagian kekuasaan ku di kelompok sebagai pemimpin, selain itu menjadi bawahan juga membatasi perkembangan yang aku rencanakan".


"Oleh karena itu, aku selalu menolak setiap undangan yang mereka berikan. Meskipun jumlah anggota kelompok ku tidak sebanyak 9 kelompok bandit tingkat menengah yang lain, tuan dapat yakin bahwa 400 bandit di bawahku semuanya adalah elit, setidaknya sebanding dengan para prajurit yang terlatih dibandingkan bandit lain. Sekalipun kekalahan di depan mata, mereka pasti tidak melarikan diri tanpa perintah seperti apa yang umumnya terjadi pada kelompok bandit".


Myro mengangguk terhadap penjelasan Anrateon "Lalu, bagaimana kau menolak tawaran 4 kelompok bandit tingkat tinggi? Apakah kau tidak takut mereka akan menyerang mu akibat penolakan yang kau berikan?".


Mendengar pertanyaan Myro, Anrateon berkata penuh percaya diri "Tuan jangan khawatir, 4 kelompok bandit saling bermusuhan. Siapapun yang lengah atau melemah, kelompok yang lain akan menyerang mereka tanpa ragu. Jadi 4 kelompok bandit itu tidak akan berani menyerang ku yang akan membuat mereka menjadi musuhku! Lagipula selama 1 kelompok bandit tingkat tinggi sibuk melawan ku, kelompok yang lain tentunya akan menyerang mereka juga. Jadi selama 4 kelompok bandit belum bergabung, kondisi kelompok ku sendiri menjadi aman".


Myro perlu mengakui Anrateon benar-benar cerdas dan licik, bahkan ia mengerti cara mempertahankan kelompoknya dengan memanfaatkan permusuhan di antara 4 kelompok bandit tingkat tinggi yang ada.


Setelah mengetahui kekuatan bandit yang ada, Myro berkata "Besok pagi aku berencana bergegas menuju Kota Akhir lagi, aku rasa kekalahan kelompok bandit tingkat tinggi kemarin menjadi pelajaran yang baik bagi kelompok bandit yang lain agar tidak mencoba-coba menyerang kami lagi, bagaimana menurutmu?".


"Apa yang tuan katakan tepat! Apabila tuan bergegas menuju Kota Akhir besok, aku yakin tidak ada seorangpun bandit yang berani menyerang anda, kekalahan kelompok bandit kemarin menjadi peringatan yang bagus bagi mereka", kata Anrateon setuju "Namun, apakah tuan merasa telah cukup hanya dengan menuju Kota Akhir? Kelompok yang menyerang tuan kemarin sudah terluka berat, mereka kehilangan banyak kekuatan utama mereka meskipun pemimpin mereka masih sehat! Selama pasukan Ksatria tuan disini dan aku bersama para bandit bergerak, kita pasti berhasil mengalahkan mereka semua".


"Aku yakin mereka mempunyai banyak uang sebagai kelompok bandit tingkat tinggi disini selama bertahun-tahun, bukankah tuan sedang membutuhkan banyak uang sebagai tahap awal mengelola Kota Akhir? Selain itu, dengan mengalahkan 1 kelompok bandit tingkat tinggi, para penduduk pasti mengakui tuan sebagai pemimpin mereka. Lalu aku mungkin mampu memanfaatkan kemenangan tersebut sebagai langkah merekrut pasukan musuh yang kalah lalu meningkatkan kelompok milikku menjadi kelompok tingkat tinggi".

__ADS_1


Tawaran Anrateon membuat Myro tertarik, bagaimanapun ia memang membutuhkan uang sekaligus membersihkan para bandit yang terlalu menguntungkan.


Tetapi Myro tidak dibutakan oleh keuntungan, ia bertanya "Anrateon, kau mungkin belum tahu bahwa ksatria rank 7 disini hanya bertindak sebagai pengawal ku, ia tidak akan bergerak mengikuti perintah ku. Jadi jika kita berencana melawan kelompok bandit, Ksatria rank 7 disini yaitu Kanson mungkin hanya akan berdiri diam kecuali musuh mencoba membunuhku lagi".


Seperti apa yang Myro pikirkan, Anrateon belum mengetahui keadaan antara Myro dan Kanson.


Tiba-tiba Anrateon menjadi diam, ia berpikir sebentar lalu menjawab tegas "Tuan, kalau Ksatria rank 7 anda menolak membantu, maka biarkan saya yang membunuh pemimpin musuh!".


"Apakah kau sanggup melakukannya?", tanya Myro memastikan, lagipula kegagalan akan membuat ia mengalami kerugian besar.


Myro sedikit mengangguk, karena Anrateon yakin maka ia akan memberinya kesempatan "Baiklah, kalau begitu rencana menuju Kota Akhir akan diubah! Anrateon, kau boleh kembali menuju kelompok bandit milikmu untuk mengumpulkan mereka semua, sedangkan aku akan membawa para ksatria bergegas mengikuti jejak kemana para bandit sebelumnya melarikan diri--".


...----------------...


"Pangeran, rencana anda terlalu berisiko! Walaupun sebelumnya kita berhasil menang, semuanya merupakan keberuntungan akibat anda yang menyembunyikan kekuatan anda!", kata Kanson yang tidak setuju terhadap rencana Myro menyerang menuju pegunungan "Jangan lupa, hutan di pegunungan bandit adalah markas mereka! Tentunya mereka sangat mengenal medan di sana, bertarung melawan mereka di sana akan menjadi kerugian yang terlalu besar bagi kita. Aku menolak rencana ini--".

__ADS_1


Sebelum Kanson menyelesaikan perkataannya, sosok yang memotong apa yang ia katakan mengejutkan semua orang.


Sosok yang memotong perkataan Kanson bukanlah Lokof maupun Myro, melainkan Charles "Kapten Kanson, aku tahu anda khawatir terhadap kondisi pangeran-- Tidak, lebih tepatnya anda khawatir gagal melaksanakan misi raja untuk menjaga pangeran. Tetapi seperti yang anda katakan sebelumnya, anda tidak akan ikut masalah apapun pada pangeran kecuali melindunginya di situasi hidup dan mati. Karena alasan tersebut, kenapa anda sekarang berusaha mengganggu keputusan pangeran? Kecuali kapten berencana menjadi bawahan pangeran, bukan hanya seorang pengawak yang diperintahkan raja".


"Lalu 1 masalah lagi, anda mungkin bukan bawahan pangeran, namun aku dan ksatria yang lain telah menjadi prajurit di bawah pangeran! Oleh karena itu, tugas kami yaitu menjalankan perintah serta tujuan pangeran. Sedangkan berhasil maupun gagal, bukankah telah menjadi tugas kami sebagai bawahannya untuk membuat tujuan pangeran berhasil dicapai? Selain itu, aku yakin Pangeran Myro bukan orang yang akan bertindak gegabah tanpa alasan, aku rasa ia sudah memikirkan rencana lain yang mempunyai kemungkinan besar mengalahkan bandit".


Kanson tidak pernah berpikir Charles akan berani melawan pendapatnya, ia menunjuk ke arah Charles dengan kemarahan yang tertahan "Kau--".


"Ada apa, kapten?", kata Charles yang memotong perkataan Kanson dengan senyum tak peduli "Kita sekarang berada di depan pangeran, menunjuk orang lain memakai tanganmu seperti itu sangat tidak sopan bukan?".


Kanson tidak bisa berkata apapun terhadap ejekan Charles, bagaimanapun Myro masih anak tuannya yaitu raja. Menurunkan tangannya, Kanson menghela nafas dingin "Baiklah, apabila benar begitu maka aku tidak akan ikut di penyerangan ini! Sekalipun kalian semua mati, aku tetap diam dan hanya membawa pangeran pergi, jangan menyesal".


"Tidak perlu khawatir, aku tidak akan menyesal walaupun harus mati setelah mengikuti keputusan pangeran", kata Charles menatap ke arah Myro "Pangeran, apakah anda tidak keberatan melanjutkan pembicaraan mengenai rencana anda?".


Myro yang kaget kembali sadar, ia seperti Kanson yaitu tidak pernah berpikir Charles akan berbicara bagi perubahan rencana Myro.

__ADS_1


Melihat ke arah Charles yang membingungkan, Myro hanya bisa sedikit mengangguk "Aku akan memberitahu kalian perubahan rencana yang sudah aku pikirkan sebelumnya!".


__ADS_2