
Mendengar teriakan pemimpin mereka, 3 bandit rank 4 yang mulai ketakutan akibat keganasan Myro yang membunuh 2 teman mereka kembali sadar. Mereka menarik pedang mereka lalu menyebar, mengepung Myro dari semua sisi.
Myro sama sekali tidak panik, walaupun dirinya dikepung oleh 3 orang yang lebih kuat dari dirinya sehingga ia pasti kalah. Setidaknya Myro yakin dengan teknik bertarung yang diajarkan para ksatria kepadanya selama puluhan tahun, ia pasti mampu mengulur waktu hingga kedatangan Lokof dan yang lainnya.
Ketika 3 orang siap bergerak, sebuah teriakan seperti petir terdengar "Beraninya mencoba membunuh tuanku! Lebih baik kalian bersiap untuk mati!".
1 bandit rank 4 berkeringat dingin, ia merasakan firasat buruk dan segera melompat ke samping tanpa ragu.
"Brak!".
Tepat setelah bandit tadi melompat ke samping, sebuah kapak jatuh ke arah tempat dimana ia berdiri.
Pada awalnya bandit tersebut berpikir ia berhasil melarikan diri, tapi ternyata ia salah.
Ketika kapak kanannya gagal mengenai musuh, Lokof menebas bandit tersebut memakai kapak di tangan kirinya.
"Slash!".
Bandit itu yang berpikir sudah melarikan diri terbagi menjadi 2 akibat kapak Lokof, mayatnya jatuh ke tanah dengan darah yang membentuk sebuah kolam kecil di tanah.
Melihat 1 rekan lainnya mati, 2 orang bandit rank 4 yang masih hidup telah kehilangan seluruh keberanian mereka.
Tanpa ragu, 2 bandit rank 4 melarikan diri.
__ADS_1
Lokof yang matanya berwarna merah akibat kegilaan membunuh berusaha mengejar 2 orang yang melarikan diri, namun teriakan Myro menghentikan gerakannya "Jangan mengejar mereka, Lokof! Medan hutan adalah keahlian mereka, bukan keahlianmu! Selama kau bergegas menuju hutan, kau akan jatuh ke jebakan mereka".
Walaupun sedang jatuh di kegilaan, Lokof menjadi sadar akibat teriakan Myro. Mata merahnya berubah menjadi normal lagi, bulu harimau bersama aura ganas dari tubuhnya ikut menghilang dengan cepat.
Pemimpin bandit rank 7 menjadi suram, ia sama sekali tidak bisa menghentikan 2 rekannya yang melarikan diri sebab mereka adalah bandit, bukan seperti prajurit militer yang mempunyai kerja sama kuat. Oleh karena itu, tidak aneh bagi para bandit meninggalkan rekan mereka apabila keadaan memburuk, bagaimanapun sejak awal para bandit tidak memiliki kesetiaan.
Menyadari keadaan berubah dan misi gagal, pemimpin bandit tidak keras kepala. Jika ia memutuskan terus menyerang, seluruh kelompok bandit nya mungkin terbunuh, bahkan ia sendiri akan mati.
Karena alasan tersebut, pemimpin bandit yang menggertakkan giginya penuh kemarahan berteriak "Mundur, seluruh pasukan mundur!".
Tanpa peduli terhadap kondisi para bawahannya, pemimpin bandit berbalik lalu menghilang di antara hutan pegunungan.
Kanson tidak mencoba mengejar pemimpin bandit. Seperti yang dikatakan Myro, hutan dan pegunungan adalah medan keahlian mereka dimana mereka sudah tinggal disini selama bertahun-tahun, melawan mereka di pegunungan merupakan sebuah kerugian besar.
Banyak bandit mulai melarikan diri sedangkan beberapa bandit mati di bawah pedang para ksatria.
Charles juga hampir membunuh musuh rank 5 yang ia lawan, tapi musuhnya cukup beruntung untuk menghindari serangan mematikan dari Charles meskipun ia harus kehilangan mata kanannya.
Di bawah rasa sakit kehilangan mata kanan, bandit rank 5 menatap Charles penuh kebencian sebelum ikut menghilang menuju hutan.
Melihat pertarungan berakhir, Myro menyimpan pedangnya dan menghela nafas berat. Ini adalah peperangan pertamanya, selama di ibukota, Myro selalu berada di keadaan aman sehingga ia belum pernah mengalami pertarungan yang sebenarnya kecuali latihan tanding nyata bersama ksatria.
Namun tidak peduli seberapa nyata latihan tanding melawan ksatria, mereka tetap menahan diri sebab Myro adalah pangeran. Apabila mereka sampai melukai atau membunuh Myro, mereka pasti dihukum mati. Oleh karena itu, pertarungan tadi menjadi pertarungan asli pertama bagi Myro.
__ADS_1
"Tuan, apakah anda terluka?", tanya Lokof yang berjalan mendekat penuh rasa khawatir, matanya terus mengamati Myro mencoba memeriksa apakah terdapat luka di tubuhnya.
Myro melambaikan tangan "Aku tidak apa-apa, bagaimana korban di pihak kita? Nampaknya musuh benar-benar menyerang kita penuh persiapan. Kalau bukan aku yang merahasiakan kekuatan milikku, kita mungkin mengalami masalah besar".
Kanson berjalan mendekati Myro juga "Walaupun ada banyak yang terluka sehingga mungkin menghambat perjalanan kita, tidak ada yang terbunuh! Pangeran, aku cukup penasaran, bagaimana cara anda menyembunyikan kekuatan anda? Dengan kekuatan rank 7 milikku, seharusnya aku mampu melihat melalui kekuatan rank 3 milik anda tanpa masalah sekalipun anda berusaha menyembunyikannya. Apabila masalah ini adalah rahasia milik pangeran, maka anda boleh menganggap aku tidak pernah bertanya sebelumnya".
"Masalah ini bukan rahasia, aku tidak mempunyai kemampuan khusus menyembunyikan kekuatan melainkan aku menggunakan artefak", kata Myro yang menunjukkan sebuah kalung bertatahkan berlian berwarna merah yang ia pakai "Aku menerima artefak perak ini dari orang yang sangat berharga bagiku, kemampuan artefak ini adalah menyembunyikan kekuatan penggunanya. Selama seseorang tidak mempunyai artefak mendeteksi di atas rank perak atau kekuatan mereka 5 rank di atasku, mereka tidak akan bisa melihat kekuatan sebenarnya yang aku miliki".
Kanson kaget, ia mengamati artefak kalung Myro dan berkata "Aku yakin orang yang memberikan pangeran benda ini pasti sangat peduli pada anda".
Myro berkata tanpa ragu "Kau benar, ia adalah satu-satunya orang yang tetap mendukungku meskipun aku adalah pangeran ke 17 yang ditolak oleh semua orang".
Charles muncul dari samping, ia yang telah membersihkan pedangnya dari darah memutuskan untuk menyimpan pedangnya sambil bertanya "Pangeran, apa rencana anda selanjutnya? Jika sesuai jadwal, kita harus terus bergerak sampai malam sebelum beristirahat. Tetapi dengan keadaan pasukan kita sekarang, aku menyarankan agar kita beristirahat lebih dulu dan lanjut besok! Bagaimanapun pasukan kelelahan serta terluka, mereka membutuhkan istirahat supaya memulihkan kekuatan mereka".
Myro menatap sekitar dimana ada beberapa ksatria yang duduk di tanah akibat kelelahan. Ia bukan orang yang kejam, Myro berkata tanpa ragu "Apakah ada ruang terbuka yang cukup luas disini? Kita akan membangun perkemahan untuk beristirahat. Namun kita perlu berkemah di ruang terbuka, daerah yang dekat hutan seperti ini mudah di serang oleh bandit seperti tadi".
Kanson menunjuk ke arah depan "Seharusnya di depan sana ada lapangan terbuka yang cukup bagi 40 orang kita, aku sudah membaca peta daerah sekitar sebelum datang kesini sehingga aku mengetahui keberadaan lapangan tersebut".
"Sudah diputuskan", kata Myro setuju "Beritahu para prajurit agar berjalan sedikit lagi ke lapangan di depan, setelah itu mereka boleh beristirahat sampai besok hari".
"Baik, pangeran", jawab 3 orang tersebut yang bergegas memberitahu para prajurit lain.
Myro yang sibuk berpikir tentang gerakan mereka selanjutnya tiba-tiba dikejutkan oleh suara sistem.
__ADS_1
[Tuan memenangkan pertarungan pertamanya, anda mendapatkan hadiah kesempatan pemanggilan 1 kali]