
Di bawah perhatian semua orang, Myro lanjut berkata "Charles, berapa banyak makanan yang kita dapatkan dari para bandit? Berapa lama makanan tersebut akan bertahan apabila kita menggunakannya untuk memberi makan seluruh penduduk Kota Akhir?".
Charles menjawab Myro tanpa ragu "Pangeran, kalau seluruh penduduk Kota Akhir ikut menggunakan makanan milik kita, paling lama semua makanan kita akan habis setelah 1 bulan. Itupun kita perlu berhemat, terutama bagi para prajurit yang selalu makan banyak setiap selesai berlatih. Kita mungkin akan mengurangi jumlah latihan mereka agar makanan yang mereka--".
Sebelum Charles selesai melaporkan, Myro mengangkat tangannya "Jangan mengurangi jumlah makanan para prajurit, selama makanannya mampu bertahan selama seminggu maka sudah cukup, setelah seminggu, aku yang akan menyelesaikan masalah kekurangan makanan".
Semua orang ragu akibat perkataan Myro, bahkan Lokof ikut berkata "Tuan, apakah anda memiliki rencana? Aku tidak bermaksud meragukan anda, namun aku harap anda bertindak lebih hati-hati sebab selama makanan kita habis, bencana akan terjadi. Bukan hanya penduduk Kota Akhir, para prajurit kita mungkin ikut mati kelaparan. Jika rencana tuan adalah membuat penduduk menanam tumbuhan lebih banyak lagi serta membuat lebih banyak sawah juga, aku rasa rencana tersebut tidak akan berhasil".
"Selain mempunyai kondisi tanah yang buruk sehingga tidak cocok membuka persawahan ataupun perkebunan, membutuhkan waktu berbulan-bulan sebelum sebuah tanaman dapat menghasilkan makanan. Seperti padi, para petani membutuhkan waktu beberapa bulan hingga padi bisa di--".
Myro menggelengkan kepalanya "Kalian salah paham terhadap maksudku, aku sama sekali tidak berencana membiarkan penduduk melakukan pertanian di tanah mati ini, hal tersebut hanya membuang waktu dan tenaga. Daripada membuat persawahan luas, kenapa tidak mencoba membuat Kota Akhir menjadi Kota perdagangan penting bagi 3 wilayah yaitu Kerajaan Golden Guardian, Kerajaan Frave serta wilayah barbar-- Bukan hanya itu, kita dapat mengajak wilayah lain juga untuk berdagang di Kota Akhir serta mengubahnya menjadi kota perdagangan penting di Kerajaan Golden Guardian".
Semua orang di ruangan segera menunjukkan wajah aneh, bahkan Kanson menatap ke arah Myro seperti melihat orang gila yang sedang dibodohi oleh mimpinya sendiri.
Bukan berarti mereka bersikap tidak sopan terhadap Myro, melainkan perkataan Myro terdengar terlalu bodoh.
Kota Akhir merupakan sebuah kota buangan dengan jumlah penduduk sekitar 2000, tanpa ada sumber daya ataupun tanah yang bagus bagi perkebunan, pertanian maupun peternakan, bisa dikatakan kora ini merupakan tanah mati.
__ADS_1
Tetapi Myro berkata untuk mengubah tanah di kota mati yang seperti desa ini menjadi kota perdagangan penting bagi Kerajaan Golden Guardian, para bangsawan kerajaan sekalipun belum tentu mampu melakukan sesuatu yang terdengar tidak mungkin itu, sedangkan Myro hanya seorang pangeran tanpa dukungan.
Lokof juga bingung terhadap apa yang Myro rencanakan, tapi ia tidak seperti Kanson yang meremehkan Myro melainkan ia percaya Myro pasti berhasil, masalahnya Lokof belum mengerti apa rencana Myro.
Charles di sisi lain tetap berwajah datar tanpa ada perubahan sedikitpun yang membuat orang-orang bingung tentang apa yang ia pikirkan.
Di sisi lain wajah Kanko menunjukkan wajah paling aneh. Di antara semua orang yang ada di ruangan, ia adalah orang yang paling lama mengelola Kota Akhir sehingga ia paling mengerti tentang seberapa sulit mengembangkan kota ini, belum lagi sampai menjadi kota perdagangan penting bagi kerajaan.
Karena hal itu, di matanya sekarang, Myro seperti orang naif yang belum mengerti tentang seberapa sulit mengembangkan sebuah kota.
Myro tentunya merasakan tatapan aneh maupun penasaran dari semua orang di sekitarnya, namun Myro mengabaikan semua itu serta berkata "Aku tahu apa yang kalian pikirkan, semua perkataan milikku barusan layaknya seperti omong kosong sebab aku tidak memiliki bukti apapun bahwa aku dapat mewujudkannya, jadi aku tidak menyalahkan kalian atas sikap kalian yang menolak percaya. Setelah seminggu nanti, kalian pasti memahami apa rencanaku dan semua yang aku katakan bukan sekedar mimpi bodoh milikku".
Menurutnya Myro merupakan seorang anak yang belum pernah meninggalkan istana, oleh karena itu ia berpikir mengelola sebuah kota menjadi masalah mudah, padahal Kota Akhir tidak mungkin berkembang kecuali adanya dukungan kekuatan kuat tertentu.
Berbeda dari semua orang yang menolak percaya pada omong kosong Myro, Charles bertanya penasaran "Pangeran, walaupun anda memiliki rencana mengembangkan kota ini, tetapi Kota Akhir memiliki sebuah kelemahan besar lain selain sumber daya yaitu bakat! Aku rasa semua penduduk disini tidak bisa membaca, sedangkan orang yang dapat membaca di Kota Akhir kemungkinan besar bisa dihitung memakai jari. Masalahnya untuk mengelola kota, pangeran membutuhkan banyak sekali bakat yang paling tidak mampu membaca serta berhitung. Darimana anda akan merekrut bakat-bakat yang mempunyai kemampuan membantu anda mengelola kota? Aku yakin para murid dari akademi paling buruk sekalipun akan menolak datang bekerja kesini".
Myro tersenyum percaya diri "Seperti yang aku katakan sebelumnya, berikan aku waktu sekitar seminggu, semua masalah disini akan selesai serta semua pertanyaan di kepala kalian akan terjawab".
__ADS_1
Charles mengamati mata Myro hati-hati untuk menemukan bahwa ia sama sekali tidak menunjukkan tanda berbohong, Charles sedikit kaget sebelum tersenyum penuh rasa tertarik "Nampaknya pangeran masih menyembunyikan sesuatu, aku akan menunggu, rahasia apa yang anda punya dan bisa mengatasi masalah Kota Akhir".
...----------------...
Seminggu telah berlalu sejak Myro tiba di Kota Akhir, selama waktu ini ia tidak membuang waktu sedikitpun melainkan melakukan pengamatan di seluruh kota.
Setelah pergi ke seluruh tempat yang ada di kota ini, Myro menyadari bahwa tanah disini benar-benar tanah mati.
Berdasarkan semua sawah yang ada di sekitar kota, sekitar 70 persen dari tanaman di ladang mati, padahal Myro tidak menemukan tanda-tanda kekurangan air pada tanaman yang menunjukkan tanaman di sawah cukup terawat.
Selain itu, para penduduk mulai beraktivitas normal ketika mengetahui Myro bersama pasukannya bukan musuh.
Meskipun mereka berhenti bersembunyi di rumah, saat mereka bertemu Myro atau pasukannya dijalan, mereka akan bergegas bersembunyi yang menunjukkan bahwa mereka masih takut terhadap dirinya.
Sekarang 1 per 4 dari jumlah makanan yang ia bawa ke kota ini telah habis, Kanson dan Kanko selalu terlihat khawatir setiap hari melihat makanan yang berkurang sangat cepat sedangkan Lokof serta Charles selalu terlihat percaya pada Myro serta menunggu tindakannya.
Pada hari ke 7, Kanko berlari menuju kantor balai kota tempat dimana Myro tinggal.
__ADS_1
Ia diperiksa terlebih dulu apakah membawa senjata berbahaya lalu dibiarkan menemui Myro di bawah penjagaan 2 ksatria setelah dipastikan semuanya aman.
Saat menemukan Myro yang duduk di ruang kerja, Kanko berkata panik "Pangeran, sebuah karavan pedagang besar datang ke depan kota!".