LORD WORLD : START

LORD WORLD : START
BAB 20 : MENYERAH


__ADS_3

"Lokof, bagaimana dengan lukamu?", tanya Myro yang berjalan mendekati Lokof penuh rasa khawatir. Walaupun mereka berhasil membunuh pemimpin musuh yang merupakan rank 7, Myro sama sekali tidak senang melainkan khawatir terhadap kondisi bawahannya.


Lokof saat ini sedang duduk di tanah, luka tebasan besar pada tubuhnya sedang diobati dan diperban oleh Anrateon.


Melihat Myro yang berjalan mendekat, Lokof yang sedikit berkeringat akibat menahan rasa sakit pada lukanya tersenyum sebaik mungkin "Bukan masalah besar, tuan! Anda tidak perlu khawatir, aku cukup kuat, luka seperti ini belum mampu untuk membunuhku".


Myro tidak mendengarkan omong kosong penuh percaya diri milik Lokof melainkan ia menatap Anrateon seakan-akan mencoba memastikan bagaimana kondisi Lokof.


Merasakan tatapan Myro, Anrateon yang baru selesai memasang perban tersenyum ramah "Lukanya memang cukup besar, namun apa yang dikatakan Lokof tadibenar yaitu hidupnya tidak terancam! Aku perlu mengakui, ia benar-benar mempunyai tubuh yang kuat. Setidaknya jika bukan karena perbedaan rank serta hanya mengandalkan tubuh, Lokof berada di atasku. Meskipun begitu, tindakanmu sebelumnya terlalu gegabah, apakah kau tidak berpikir apa yang terjadi kalau serangan tebasan musuh lebih kuat dari serangan tadi? Kau pasti mati".


Lokof berkata sambil tetap tersenyum "Lalu, apakah menurutmu kau dapat membunuh pemimpin bandit tadi tanpa terluka kecuali dengan bantuan dariku? Jangan lupa, pemimpin bandit tadi tetap prajurit rank 7, dari segi kecepatan maupun kekuatan ia berada di atasmu. Oleh karena itu, aku perlu mengambil resiko supaya kau berhasil membunuhnya bukan?".


Anrateon terdiam akibat perkataan Lokof sebab semua yang ia katakan benar, tanpa tindakan berisiko Lokof barusan maka ia tidak akan mungkin berhasil membunuh pemimpin bandit barusan tanpa korban sedikitpun.


Melihat Anrateon yang menjadi diam, Myro menepuk pundak Lokof dengan lembut agar ia tidak kesakitan "Kerja bagus, Lokof! Walaupun kau bukan orang yang membunuh pemimpin musuh, aku perlu mengakui bahwa kau cukup berjasa untuk keberhasilan ini. Tetapi, tidak ada lagi tindakan bodoh seperti ini berikutnya, kau harus memberitahu kami rencana milikmu dulu sebelum kau akan melakukan sesuatu yang berisiko lagi, apakah kau mengerti?".

__ADS_1


Lokof tersenyum malu akibat peringatan Myro, ia memegang kepalanya "Aku mengerti, tuan".


Myro mengangguk, ia mulai memperhatikan keadaan di sekitarnya dimana sebagian besar pasukan Myro berasa di posisi menguntungkan daripada pasukan musuh.


Terutama sejak pemimpin bandit terbunuh, mereka sekarang bukan berpikir menang lagi sejak kematian pemimpin mereka melainkan bagaimana cara melarikan diri dari sini hidup-hidup.


Mengetahui pertarungan akan berakhir akibat pasukan musuh kehilangan semangat bertarung, Myro melangkah maju "Pertarungan telah berakhir menyerah atau mati, tentukan pilihan milik kalian! Selama kalian menyerah lalu menurunkan senjata kalian, aku akan membiarkan kalian hidup. Namun siapapun yang menolak, kalian akan bernasib sama seperti pemimpin kalian".


Para bandit di pihak musuh mulai berhenti melawan pasukan Myro, mereka saling menatap penuh kebingungan sebab pemimpin mereka sudah mati, jadi mereka tidak tahu apa langkah terbaik yang perlu mereka lakukan berikutnya.


Mendengar perkataan pria itu, para pemimpin bandit yang lain mulai menurunkan senjata mereka. Bagaimanapun pemimpin mereka terbunuh, bandit rank 5 adalah orang terkuat di bawah pemimpin mereka, karena alasan tersebut keputusannya yang menyerah membuat semua petinggi bandit menyadari bahwa mereka kalah.


Ketika semua orang memutuskan menyerah, Myro berkata "Anrateon, tangkap dan amankan semua senjata mereka! Seperti yang barusan dikatakan, tidak ada dendam yang besar di antara kita. Mereka berencana membunuhku sebab perintah tuan mereka, sekarang pemimpin mereka yang terhubung kepada tuan mereka mati sehingga dapat dianggap mereka dan tuan mereka tidak berhubungan lagi. Oleh karena itu, selama mereka benar-benar menyerah, biarkan mereka tetap hidup. Apalagi mereka mempunyai potensi besar menjadi anggota baru kelompok bandit mu yang akan terus berkembang, apakah kau memiliki kepercayaan diri memimpin mereka lalu memperoleh kesetiaan mereka?".


Anrateon berkata tegas "Jangan khawatir, tuan! Meskipun membutuhkan beberapa waktu sebelum mereka bisa setia, tapi setidaknya aku mempunyai kepercayaan diri mengubah kesetiaan mereka dan membuat mereka menjadi prajurit yang setia kepada anda".

__ADS_1


"Kalau begitu aku serahkan mereka semua kepadamu, apakah itu membunuh mereka maupun memberi mereka hadiah, semua keputusannya berada di tanganmu sebab apa yang aku butuhkan bukanlah prajurit yang banyak melainkan mereka yang setia", kata Myro menepuk pundak Anrateon yang menunjukkan ia percaya padanya "Charles, ikuti aku bersama seluruh Ksatria, kita akan mulai memadamkan api sebelum semakin memburuk. Lokof, kau tetap beristirahat disini".


"Baik", jawab semua orang yang mengikuti keputusan Myro.


Semua orang bergegas memadamkan api dengan mengambil air dari aliran air terdekat. Meskipun gerakan mereka kurang efektif sebab mereka tidak bisa membawa banyak air dengan sekali jalan, tapi tindakan mereka mempercepat pemadaman api yang menghentikan api terus membakar hutan.


Selain itu, Anrateon telah memperhitungkan kekuatan api dari awal sehingga api padam tanpa menimbulkan dampak yang terlalu besar.


Saat semua api padam, Myro membawa pasukannya serta para tahanan menuju lapangan terbuka tempat dimana mereka membangun kamp peristirahatan sebelumnya.


Myro segera mengumpulkan Lokof yang terluka dan menolak beristirahat, Anrateon, Charles serta Kanson di tenda utama untuk membahas masalah mereka selanjutnya.


"Kita berhasil membersihkan 1 dari 4 kamp bandit terbesar di Provinsi Atrof, sebuah pencapaian besar! Walaupun begitu, ada kelompok bandit lain yang menunggu kita! Belum lagi dari sekitar 500 pasukan bandit yang kita serang, sebagian besar dari mereka berhasil melarikan diri di bawah perlindungan api yang membakar hutan", kata Myro menatap semua orang "Untuk masalah pertama dan paling penting, Anrateon, apakah kau yakin mampu membangun kelompok bandit tingkat tinggi setara kelompok Pedang Darah? Aku akan memberimu waktu paling lama sebulan".


Anrateon berpikir sebentar sebelum menjawab "Seperti yang tuan katakan, ada banyak bandit musuh melarikan diri selama kebakaran markas mereka sedangkan kita fokus membunuh pemimpin mereka, jadi sebagian besar dari mereka melarikan diri. Sedangkan yang tertangkap, jumlahnya kurang dari 250 orang, bahkan kita gagal menangkap setengahnya".

__ADS_1


"Meskipun begitu, bandit yang melarikan diri adalah bandit-bandit kecil yang tidak begitu berpengaruh sekalipun mereka di tangkap. Sedangkan kekuatan intinya, kita berhasil menangkap semua petinggi kelompok bandit dari rank 3 hingga rank 5. Karena alasan tersebut, selama aku berhasil membuat para petinggi ini setia, aku yakin untuk membentuk kelompok bandit tingkat tinggi".


__ADS_2