
Kekuatan Kamar Dagang Welvaart memang meningkatkan, tapi alasan kenapa kamar dagang ini sangat ditakuti oleh bangsawan maupun pejabat adalah keberadaan koran.
Myro membuat aturan bahwa koran harus dijual murah, tidak perlu mencari keuntungan uang yang besar dari menjual koran sebab keuntungan utama dari bisnis koran bukanlah uang melainkan opini publik.
Sekarang hampir sebagain besar orang di Kerajaan Golden Guardian membeli koran Myro agar mengetahui informasi terbaru mengenai kerajaan serta wilayah sekitarnya, setiap berita yang disampaikan koran Myro selalu sesuai dengan apa yang terjadi sehingga orang-orang mulai mempercayai semua berita yang ada di koran. Bahkan apabila Myro menuliskan kebohongan di kota sekarang, banyak pembacanya akan tetap percaya bahwa kebohongan tersebut merupakan sebuah kebenaran.
Selama koran miliknya memberitakan bahwa seorang bangsawan maupun pejabat ternyata melakukan kejahatan seperti korupsi, hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya dukungan penduduk.
Walaupun di Kerajaan Golden Guardian para pemimpin bukan berasal dari pilihan penduduk, namun seorang bangsawan ataupun pejabat pasti mengalami kesulitan kalau kehilangan penduduk. Jadi, koran Kamar Dagang Welvaart yang mampu menggerakan opini publik cukup ditakuti para bangsawan.
Selain itu Myro memiliki keuntungan lain dari bisnis koran ini yaitu ia seperti menyebarkan mata-mata miliknya ke seluruh kerajaan sehingga Myro bisa mengetahui semua informasi dari seluruh kerajaan.
Selama dibutuhkan, ia dapat menggunakan para pengumpul berita ini sebagai pengumpul informasi bagi Myro.
Karena alasan tersebut, Myro sebenarnya mempunyai 7 ketua utama di Kamar Dagang Welvaart, bukan 5 ketua utama.
__ADS_1
2 ketua utama yang lain yaitu ketua utama bagian intelijen yang anggotanya sebagian besar adalah pengumpul berita di koran miliknya, mereka bertugas mengumpulkan informasi bagi Myro serta yang terakhir yaitu ketua utama bagian pembunuhan yang sebagian besar anggotanya merupakan seorang pembunuh yang menunggu perintah Myro. Selama ia menentukan targetnya, para pembunuh ini pasti bergerak tanpa ragu.
Myro menatap ke arah orang-orang yang berdiri kaget di belakangnya "Kanson, kesini".
Mendengar panggilan Myro, Kanson kembali sadar. Ia menunjuk dirinya sendiri penuh rasa bingung, ia masih sedikit tidak percaya Myro akan memanggilnya lebih dulu, tapi menemukan Myro mengangguk, Kanson mengerti bahwa ia tidak sedang bermimpi.
Dengan sedikit gemetar, Kanson melangkah mendekati Myro. Ia mulai berpikir nampaknya Myro mungkin merasa marah sebab membuatnya datang kesini sendiri untuk menyambut karavan Kamar Dagang Welvaart, padahal dari percakapan Myro bersama Luxa dan Hughes barusan, bisa diketahui hubungan Myro dengan Kamar Dagang Welvaart cukup dekat.
Oleh karena itu, ada kemungkinan Myro marah terhadap apa yang ia katakan saat masih berada di kantor.
Setelah tiba di belakang Myro, Kanson yang sudah ketakutan sedikit terkejut sewaktu Myro menarik pundaknya dengan lembut "Luxa, Paman Hughes, pria ini adalah Kanson, ia dulunya merupakan walikota dari Kota Akhir hingga aku tiba disini. Ia sudah berada disini cukup lama, jadi apabila kalian memiliki sesuatu untuk ditanyakan mengenai Kota Akhir, kalian bisa bertanya kepadanya".
Kanson menahan rasa paniknya dan berusaha berkata sesopan mungkin "Namaku adalah Kanson! Seperti apa yang dikatakan pangeran barusan, kalau kalian mempunyai sesuatu yang dibingungkan mengenai Kota Akhir, kalian boleh bertanya padaku. Meskipun aku bukan penduduk asli yang lahir disini, sebagai walikota yang sudah menjabat sejak lama, aku mengetahui banyak hal mengenai Kota Akhir ini".
Hughes melangkah maju dan menepuk pundak Kanson ramah "Aku harap kerja samamu, anak muda! Aku membutuhkan banyak informasi mengenai medan disini sebelum mulai membangun rancangan kota".
__ADS_1
"Paman Hughes, berapa lama waktu yang kau butuhkan untuk menyelesaikan pembangunan?", tanya Myro penasaran.
Hughes memegang janggutnya lagi sambil berpikir "Ada banyak faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya suatu pekerjaan pembangunan seperti cuaca, namun berdasarkan kemampuan dari para pekerja yang Nona Luxa bawa kesini, aku rasa membutuhkan sekitar seminggu untuk menyelesaikan rancangan pembangunan kota lalu paling cepat 5 bulan untuk menyelesaikan kota baru sepenuhnya. Apa yang tuan rencanakan untuk buat adalah sebuah kota perdagangan besar, cukup sulit membuatnya sekalipun dengan tenaga ahli milikku serta orang-orang dari Kamar Dagang Welvaart".
Myro mengangguk "Itu sudah cukup cepat, orang lain membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk menyelesaikan pekerjaan seperti yang kau lakukan, masalahnya hasil yang mereka lakukan juga lebih buruk daripada pekerjaan yang kau lakukan. Hughes, aku serahkan masalah pembangunan kepadamu! Seluruh Kota Akhir berada di bawah kekuasaan ku, kau dapat membangun hotel, tempat wisata atau apapun milik Kamar Dagang Welvaart setelah membeli tanah di sana untuk menarik perhatian para pedagang maupun orang-orang yang lewat".
"Sedangkan Luxa, pada awalnya aku berencana mengundang para pedagang memakai kemampuan serta gelar pangeran yang aku miliki. Namun karena kau ada disini, apakah aku bisa mengandalkan mu untuk menarik para pedagang agar membangun kota ini menjadi kota perdagangan yang sesungguhnya. Lagipula membangun ulang kota tidak akan membuat sebuah kota menjadi kota pedagang, meskipun semua bangunannya mewah. Apa yang membuat sebuah kota menjadi kota perdagangan adalah adanya banyak pedagang yang berkumpul di suatu kota tersebut, aku berencana membuat Kota Akhir menjadi titik berkumpul bagi 3 pedagang dari wilayah Kerajaan Golden Guardian, Kerajaan Frave serta wilayah barbar".
Luxa berpikir sebentar sebelum menjawab hati-hati "Untuk masalah Kerajaan Frave, itu bukan hal yang sulit sebab Kamar Dagang Welvaart kita juga memiliki beberapa pedagang di sana, masalahnya wilayah barbar mungkin cukup sulit mengingat mereka jarang berdagang dengan orang lain kecuali suku mereka sendiri. Tetapi bukan tidak mungkin mempengaruhi mereka, aku akan mencoba yang terbaik agar tidak mengecewakan Kakak Myro".
Myro mengangguk, ada sebuah senyuman di wajahnya.
Semua kerja keras yang dia lakukan serta mengandalkan pengetahuan di bumi untuk membentuk Kamar Dagang Welvaart sekarang menunjukkan fungsi utamanya.
Padahal Myro awalnya hanya berencana membangun Kamar Dagang Welvaart sebagai tempat persembunyian jika pangeran yang naik tahta berencana membunuhnya atau orang lain, siapa yang berpikir kamar dagang yang ia bangun mampu meraih posisi 7 kamar dagang terbesar di kerajaan dengan hampir semua kendali kamar dagang berada di tangan Myro. Sekalipun seorang Duke memegang 20 persen saham di kamar dagang, ia tidak mempunyai kekuasaan apapun melainkan hanya mengambil keuntungan dari 20 persen saham tersebut setiap tahunnya karena semua petinggi Kamar Dagang Welvaart adalah orang-orang Myro.
__ADS_1
Setelah menentukan tugas bagi Hughes dan Luxa, Myro siap menyampaikan langkah mereka selanjutnya yaitu membersihkan semua bandit yang ada secara perlahan-lahan hingga bersih sepenuhnya.
Namun Kanko tiba-tiba berkata "Pangeran, maaf sebelumnya aku tidak mengatakan ini dari tadi, tapi aku mempunyai sesuatu yang penting untuk disampaikan sebab hal ini mungkin menjadi penghambat terbesar bagi anda untuk membangun Kota Akhir menjadi kota perdagangan".