LORD WORLD : START

LORD WORLD : START
BAB 35 : SALING MENIPU


__ADS_3

Pemimpin Bandit Merah adalah seorang pria setinggi 2 meter dengan wajah ganas serta ada banyak sekali tanda luka di wajahnya, ia mempunyai mata berwarna coklat tajam serta aura yang bisa membuat banyak orang ketakutan sewaktu menghadapinya yaitu aura dari medan perang yang pernah ia lalui.


Sebagai prajurit Kerajaan Golden Guardian yang pensiun, ia telah melalui banyak medan perang baik melawan barbar ataupun Kerajaan Frave, namun kekecewaannya terhadap kerajaan mengakibatkan ia memutuskan menjadi bandit.


Nama pria tersebut adalah Rylis, jabatan tertinggi yang pernah ia tempati adalah menjadi kapten dari 500 pasukan perbatasan sebelum pergi.


Sejak menjadi bandit, ia tentunya menemui banyak rekannya yang berasal dari militer lalu merekrut mereka semua. Banyak di antara orang yang ia coba rekrut menolak ajakannya, lagipula apabila bandit tertangkap maka umumnya mereka dihukum mati. Apalagi Rylis dianggap sebagai pengkhianat militer, selama ia jatuh menjadi tahanan kerajaan, hukuman mati pasti dijatuhkan kepadanya. Oleh karena itu, sejak meninggalkan militer serta menjadi bandit, tidak ada lagi jalan kembali bagi Rylis.


Saat ini ia sedang memimpin pasukan miliknya menuju ke wilayah Anrateon, hampir semua pasukan miliknya dibawa kecuali mereka yang menjaga markas. Alasan Rylis membawa begitu banyak pasukan sebab ia curiga, sejak awal Rylis mengetahui seberapa besar ambisi milik Anrateon yang berusaha menguasai seluruh pegunungan.


Jadi Rylis berpikir Anrateon akan menolak ajakannya, setelah itu ia menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan kesombongan Anrateon sebelum mengajaknya bergabung ke kelompok Bandit Pedang Merah.


Meskipun Anrateon yang sekarang di penuhi ambisi, Rylis mengakui 1 hal darinya yaitu bakat milik Anrateon.


Selama Anrateon bergabung bersama kelompok bandit mereka, Rylis yakin kekuatan yang dimiliki kelompok mereka akan meningkat berkali-kali lipat. Belum lagi ia telah melihat sendiri Anrateon yang mampu melatih 400 bandit menjadi pasukan elit tanpa bantuan siapapun, hal tersebut membuat Rylis semakin bertekad untuk merekrutnya.


Karena Anrateon adalah orang yang berambisi, Rylis yakin ia tidak benar-benar menyerah melainkan ada rencana lain dibalik surat menyerah yang ia kirimkan.


Akhirnya pada siang hari, Rylis bersama pasukannya tiba di depan markas Anrateon.

__ADS_1


Melihat kedatangan pasukan 1000 orang, penjaga gerbang markas Anrateon mulai menutup gerbang mereka.


Sedangkan Anrateon naik ke atas gerbang baru kecil sambil berteriak "Apa maksudnya ini, Ketua Rylis? Padahal aku sudah memutuskan menyerah kepada anda, namun kenapa kah membawa begitu banyak pasukan kesini? Sepertinya anda menipuku, tujuan anda yang sebenarnya bukan membuatku menyerah melainkan merebut pasukan bandit milikku dengan membawa pasukan sebanyak itu".


Melihat sikap Anrateon, Rylis semakin yakin tujuannya sejak awal bukan menyerah melainkan mencoba menjebaknya. Rylis mulai menebas rencana Anrateon berdasarkan sikapnya, lalu sebuah ide muncul di kepalanya. Ia yakin rencana Anrateon yaitu berpura-pura menyerah agar membuat Rylis atau wakilnya datang ke sini dengan keadaan lengah.


Ketika ia atau wakilnya datang dengan pasukan sedikit untuk memeriksa, Anrateon akan membunuh mereka.


Karena alasan tersebut, Anrateon pasti tidak pernah berpikir Rylis datang memakai kekuatan penuh.


Senyum kemenangan muncul di wajah Rylis, ia merasa Anrateon sudah berjalan di tangannya sehingga ia berkata "Ada kesalahpahaman disini! Kami datang kesini membawa kedamaian, sedangkan pasukan yang aku bawa kesini datang hanya sebagai bukti bahwa kami menghargai keputusan kalian yaitu untuk bergabung bersama pasukan kami. Bagaimana apabila seperti ini, sebagai bukti tujuanku datang kesini benar-benar baik menerima penyerahan kalian, semua pasukan milikku akan tetap diam disini sedangkan yang menuju markas kalian hanya aku serta 100 pasukan milikku, bagaimana?".


Anrateon yang berada di atas gerbang ragu-ragu sebentar, Rylis yang berada di bawah tersenyum percaya diri, ia yakin Anrateon pasti memakan tipuan yang ia lemparkan. Bagaimanapun keadaan Anrateon sekarang sangat dirugikan, sekalipun ia menolak, Rylis bersama 1000 pasukan mampu menghancurkan seluruh kekuatan Anrateon. Oleh karena itu, ia yakin Anrateon sama sekali tidak mempunyai keputusan lain kecuali menerima tawarannya.


"Percayalah, aku menjamin apa yang barusan aku katakan memakai namaku", kata Rylis.


Perlahan-lahan gerbang markas Bandit Anrateon terbuka. Saat gerbang terbuka sepenuhnya, sebuah senyuman lebar muncul di wajah Rylis "Ini waktunya! Seluruh pasukan serang! Tunjukkan kepada mereka, harga yang harus dibayar bagi siapapun yang mencoba menipu Bandit Pedang Merah kita!".


"Serang!".

__ADS_1


Rylis memimpin di barisan paling depan sedangkan 1000 pasukan mengikuti di belakangnya.


Wajah Anrateon berubah, ia sadar dirinya sudah ditipu yang membuat ka berteriak penuh rasa panik serta ketakutan "Cepat, tutup gerbangnya! Mereka menipu kita! Ketua Rylis, apakah kau tidak mempunyai rasa malu memakai namamu sendiri sebagai jaminan padahal sebenarnya kau menipu kami".


Rylis sama sekali tidak menunjukkan wajah bersalah, bahkan ia tertawa bangga "Anrateon, aku mengakui kau memiliki kemampuan yang hebat melatih pasukan, tapi kau kurang licik! Dengar baik-baik, aku akan memberimu sebuah pelajaran yang tak akan pernah kau lupakan yaitu jangan pernah percaya terhadap apa yang bandit ucapkan".


Pintu gerbang markas Anrateon mulai mencoba menutup, sedangkan kelompok Rylis masih jauh yang membuat Anrateon senang sebab sepertinya gerbang akan menutup lebih dulu sebelum pasukan Rylis bisa lewat.


Tetapi tepat sebelum gerbang menutup, sesuatu yang mengejutkan terjadi. Rylis mengangkat tombaknya dan melempar ke tengah-tengah gerbang yang mencoba menutup.


"Brak!".


Tombak milik Rylis tersangkut di antara 2 gerbang yang akan menutup, karena adanya tombak yang tersangkut maka gerbang tadi tidak dapat ditutup kecuali tombak yang ada di tengah-tengah dilepaskan terlebih dulu.


"Bagaimana mungkin?", kata Anrateon kaget, ia baru mengetahui ada cara seperti ini untuk menghentikan gerbang yang akan menutup.


Tanpa menunggu Anrateon dan yang lainnya siap, Rylis tiba di depan gerbang. Ia melepas tombak yang ada di tengah gerbang, lalu bersama pasukannya mendorong gerbang yang akan menutup kembali terbuka.


Setelah gerbang terbuka sepenuhnya, ia bergegas membawa pasukannya menyerbu markas bandit Anrateon "Ini adalah kemenangan ku, aku sarankan kalian semua menyerah agar menghindari korban yang tidak perlu, Anrateon!".

__ADS_1


Rylis yang berpikir sudah menang langsung membeku sebab apa yang ia temui dibalik gerbang bukan pasukan Anrateon yang ketakutan melainkan ada ribuan pasukan mengepung mereka. Di bagian paling depan pasukan, terdapat 2 orang dengan energi rank 7 yang setara dengan dirinya, sedangkan jumlah pasukan musuh beberapa kali lipat di atas pasukannya sendiri.


Tiba-tiba gerbang di belakang Rylis tertutup yang membuat mereka tidak dapat melarikan diri dari sini kecuali merebut pembuka gerbang yang ada di atas gerbang tempat dimana Anrateon berada sejak tadi.


__ADS_2