LORD WORLD : START

LORD WORLD : START
BAB 11 : PEGUNUNGAN PROVINSI ATROF


__ADS_3

"Tang!".


Pedang Charles dan 2 kapak Lokof saling bertabrakan. Pada awalnya Myro berpikir pedang Charles yang terlihat tipis akan patah di bawah serangan kapak berat milik Lokof, namun siapa yang berpikir Charles dengan mudah menggerakkan pedangnya ke samping sehingga 2 kapak tersebut jatuh ke sisi kirinya.


Lalu tanpa membuang kesempatan, Charles mengambil celah yang ada dan menusukkan pedangnya ke arah leher Lokof.


Menghadapi gerakan gesit Charles, Lokof kewalahan sebab ia tidak dapat menebak gerakan Charles berikutnya.


Merasakan krisis yang mendekat, Lokof melompat mundur yang membuatnya berhasil menghindari serangan pedang Charles sekalipun sejak awal Charles tidak berencana membunuhnya sebab mereka adalah sekutu yang sedang latih tanding untuk mengetes kekuatan masing-masing.


Melihat Lokof yang menghindar, Charles sama sekali tidak mengejeknya melainkan kaget "Prajurit rank 3 yang mengandalkan kekuatan sepertimu benar-benar mampu menghindari serangan ku? Sepertinya berita itu benar, pangeran mendapatkan prajurit yang kuat di bawahnya! Baiklah, kalau begitu aku akan menunjukkan lebih banyak kekuatan milikku lagi tanpa menahan diri".


Lokof yang dibuat mundur menjadi semakin kesal, ia mengangkat kapaknya dan berteriak " Sepertinya aku yang terlalu meremehkanmu disini, aku akan menunjukkan kekuatan milikku juga!".


Perlahan-lahan aura ganas ditubuh Lokof meningkat, bahkan Charles menunjukkan wajah tertarik terhadap kemampuan yang akan digunakan Lokof sampai-sampai kekuatannya meningkatkan begitu pesat.


Tetapi sebelum Lokof bertindak, Myro berteriak "Cukup sampai di sana! Lokof, mereka semua adalah sekutu, setidaknya sekarang! Jadi, jangan menggunakan kekuatan penuh mu yang mungkin membunuh seseorang".

__ADS_1


Mendengar teriakan Myro, aura menakutkan Lokof menghilang dengan cepat. Ia menatap ke arah Charles penuh rasa dingin, lalu menyimpan 2 kapaknya serta kembali menuju Myro.


Charles tersenyum tidak peduli, ia menyimpan pedangnya juga dan berjalan menuju Kanson.


Myro mengamati 40 satria di belakang Kanson, ia akhirnya mengerti bahwa ksatria ini bukan para pasukan sembarangan melainkan kekuatan yang mereka miliki cukup kuat, setidaknya Charles yang mampu bersaing melawan Lokof merupakan bukti terbaik.


Meskipun memang ada perbedaan rank disini dimana kekuatan Charles 2 rank di atas Lokof, tapi belum tentu semua rank 5 bisa menahan kapak Lokof secara langsung. Apalagi usia Charles yang begitu muda, hal tersebut membuktikan ia bukanlah seorang ksatria buangan.


Melihat Myro yang belum membicarakan apapun, Kanson sedikit khawatir. Lagipula mereka dapat mengikuti Myro walaupun Myro menolaknya, tapi selama Myro setuju, ia dapat lebih mudah melindungi Myro.


Belum lagi Kanson bukanlah prajurit bangsawan atau pangeran tertentu, ia sama sekali tidak berencana membunuh pangeran melainkan menjalankan tugas raja merupakan tujuannya. Raja memberinya perintah menjaga Myro, karena alasan tersebut ia perlu melindungi Myro sebaik mungkin agar menyelesaikan tugas yang ia terima.


Myro menutup matanya sebentar dan mengangguk setuju "Tidak ada alasan bagiku untuk menolak sebab bantuan kalian memang memberikanku beberapa keuntungan, apalagi ini adalah keputusan ayahku sehingga aku akan menerimanya. Kanson, Charles dan para ksatria lainnya, apakah kalian semua bisa berangkat ke Kota Akhir sekarang juga?".


Kanson tersenyum senang, ia berteriak tegas "Jangan khawatir, pangeran! Sejak awal kami mengetahui tentang keberangkatan anda hari ini dari yang mulia sehingga kami telah bersiap sebelumnya! 40 ksatria siap mengikuti keputusan pangeran!".


Myro berhenti berbicara lebih banyak, ia naik ke atas kudanya sebelum berangkat maju "Kalau kalian sudah siap maka ikuti aku, tapi jangan sampai menyesal! Bagaimanapun kalian perlu mengikuti pangeran miskin serta lemah sepertiku dibandingkan pangeran lain, perjalanan yang ada di depan akan sangat sulit!".

__ADS_1


Lokof, Kanson, Charles beserta para ksatria yang lain naik ke atas kuda mereka juga untuk mengikuti Myro. Kanson yang telah mengejar di belakang Myro memakai kudanya berkata percaya diri "Pangeran, sepertinya ada kesalahpahaman disini! Para ksatria bukanlah orang-orang yang takut terhadap musuh kuat, melainkan kami adalah pedang serta perisai tuan kami! Meskipun aku tetap pengikut setia Raja Aras IV dan bukan anda, tapi perintah kepada 40 ksatria lain dari yang mulia sama dengan memberikan mereka secara langsung kepada anda. Mulai hari ini, kesetiaan 40 ksatria yang ikut bersamaku bukan lagi kepada Raja Aras IV, melainkan kepada anda. Mereka semua merupakan pedang dan perisai yang membantu anda melewati kesulitan".


Myro sedikit tidak percaya terhadap perkataan Kanson, lagipula ayahnya selalu bersikap dingin terhadap dirinya. Terutama ketika mengetahui kemampuan Myro tidak berguna, ia terlihat menyerah kepada Myro. Namun kenapa ia masih memberikan Myro 40 ksatria yang cukup baik? Apakah ini adalah hadiah terakhir kepada Myro sebab raja menganggap mereka tidak akan bertemu lagi?


Myro menggelengkan kepalanya serta berhenti memikirkan masalah tersebut, apa yang perlu ia lakukan sekarang yaitu fokus pada perjalanan di depannya. Sedangkan menebak pikiran raja, ia dapat melakukannya apabila memiliki waktu kosong nanti.


...----------------...


Di bawah perlindungan para Ksatria, Myro mencapai Provinsi Atrof dengan waktu 14 hari tanpa masalah.


Provinsi Atrof adalah provinsi perbatasan antara Kerajaan Golden Guardian dengan wilayah barbar dan Kerajaan Frave serta beberapa kerajaan lainnya, ada 40.000 pasukan elit penjaga perbatasan Kerajaan Golden Guardian yang menjaga wilayah ini sehingga menghentikan kerajaan lain dari rencana untuk menyerang kerajaan mereka.


Myro yang berada di atas kudanya perlu mengakui bahwa tempat ini benar-benar berbeda dari ibukota yang makmur. Apabila di ibukota, tidak peduli kemana seseorang pergi, mereka pasti menemukan banyak orang ataupun karavan pedagang.


Tetapi setelah berada di Provinsi Atrof selama 5 hari, Myro sama sekali belum bertemu 1 orang pun.


Selain itu sepanjang jalan, apa yang Myro lihat adalah hutan dan pegunungan yang membuatnya merasa seperti sedang berada di alam itu sendiri.

__ADS_1


Charles yang mengikuti di samping Myro menunjuk ke arah pegunungan yang telah terlihat tersebut "Pangeran, pegunungan yang dapat anda lihat sekarang merupakan daerah wilayah kekuasaan bandit yang terkenal, ada banyak sekali bandit yang memanfaatkan hutan dan pegunungan untuk membangun markas mereka serta bersembunyi sehingga membuat pasukan kerajaan sulit membersihkan mereka. Walaupun belum ada jumlah pastinya, tapi menurut beberapa prajurit yang pernah melakukan pemburuan bandit disini, jumlah bandit yang diam-diam bersembunyi di pegunungan mungkin dapat mencapai 10.000".


__ADS_2