
"Apakah Keluarga mu mengalami kebangkrutan?" tanyaku di sela-sela keheranan ku.
"Pfft... Tidak hanya aku suka melakukannya" kata Ellis dengan spontan ya.
Aku di tambah tidak percaya dengan perkataan Ellis yang sangat spontan mengatakan itu semua.
"Kau seperti nya sangat paham dengan keluarga Darrel" tanyaku lebih ingin mencari informasi.
"Tentu saja keluarga itu adalah salah satu keluarga yang memegang poros perekonomian, juga... Karena Kematian tuan dan nyonya Kaveleri yang membuat keluarga ini tambah terkenal"
Aku mengangkat salah satu alisku, masih mencoba menyerap apa yang Ellis katakan. Jika tidak salah Ellis mengatakan kematian tuna dan nyonya Kaveleri berarti itu adalah orang tua Darrel. Tidak di sangka, pantas saja tidak ada yang curiga atau melaporkan kami ada di rumah Darrel karena dia hanya sendirian.
"Tuan dan nyonya? Apakah itu orang tua Darrel? Bagiamana?" tanyaku bertubi-tubi.
"Kau sungguh tidak tau? soal cerita Kematian itu?" tanya Ellis balik tidak percaya kepadaku.
Aku hanya mengangguk perlahan, dengan wajah yang serius. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan waktuku bersama Ellis. Untuk tetap merencanakan kabur dari sini.
__ADS_1
"Keluarga Kaveleri meninggal dengan sangat mengenaskan, mereka meninggal dalam keadaan terpotong seluruh bagian badan dengan posisi terbaring di ranjang" jelas Ellis.
Semakin Ellis menceritakan semuanya, semakin banyak notif-notif yang muncul di kepalaku. Tidak di sangka masa lalu Darrel memang sudah sekelam itu.
"Belum lagi Darrel ditemukan di kamar orang tuannya dengan gergaji yang ada di tangannya, terdapat banyak darah baik di gergaji itu maupun di tubuh Darrel sendiri" lanjut Ellis
"APA! apakah Darrel yang membunuh mereka!" teriakku tidak percaya.
Mataku semakin membulat sempurna, dengan Ellis setia ceritanya.
"Mungkin memang Darrel yang melakukannya..." kataku.
"Tidak... Karena di psikiater Darrel mengalami syok berat kemungkinan dia yang melihat semuanya, hingga dia juga tidak bisa berbicara pada waktu itu. Dan... Perusahaan Kaveleri di pegang oleh paman Darrel sementara waktu, itu yang membuat alibi tambah kuat hanya kurang bukti" sangkal Ellis sambil menggelengkan kepala pelan.
"Lalu mengapa tidak di lanjutkan?" kataku masih tidak percaya bahwa orang yang membunuh keluarga Kaveleri itu belum di tangkap.
"Mungkin memang mereka di suap untuk tutup mulut ataupun sebagainya, kau tau... Dunia uang menang seperti itu" jelas Ellis menambah kebungkamanku.
__ADS_1
Entahlah selama aku di keluarga Mahesa, aku tidak pernah di ajarkan untuk politik uang. Bahkan kami di ajarkan untuk mandiri dan berjuang. Kak Key juga berhasil mengembangkan usahanya karena kerja keras yang dia lakukan, aku tidak menyangka politik uang memang nyata.
"Kenapa? Kau tidak percaya? Tapi... Anehnya lagi, setelah Darrel lulus dari pendidikannya baru-baru ini paman Darrel menyerahkan kembali perusahaan Kaveleri ke Darrel, meski masih dalam pengawasan paman Darrel" kata Ellis dengan menambahkan banyak informasi yang belum bisa aku pahami.
Aku tambah mengerutkan dahi. Aku tidak menyangka keluarga dengan banyak uang memiliki masalah rumit seperti ini. Keluarga Mahesa juga keluarga kaya, tapi tidak memiliki masalah serumit ini. Meskipun memang Keluarga ku jauh jika di bandingkan dengan keluarga Darrel.
"Lalu bagaimana dengan sekolah Darrel dulu setelah kematian orangtuanya" tanyaku masih belum puas mendapat informasi.
"Aku tidak tau... Setelah kamu pindah Darrel juga tidak masuk sekolah. Aku dengar dia homeschooling dengan mata pelajaran yang berbeda untuk taraf SMA, karena dia mulai belajar fokus untuk menejemen perusahaan. Oleh sebab itu dia bisa mengambil alih perusahaan setelah dia lulus, meski harus lebih belajar dan dalam pengawasan" jelas Ellis kepadaku.
Aku mungkin tambah mengenal Darrel sekarang. Masa lalu yang kelam membuatnya menjadi seorang psikopat gila.
Dari mulai tidak di perhatikan oleh orang tua hingga kejadian yang sangat mengejamkan. Aku mungkin sudah gila jika ada di posisi Darrel.
Tapi kenapa aku? Kenapa aku yang harus dia suka, dan jika dia suka aku kenapa harus melakukan hal-hal gila?.
Tanda tanya besar masih mengelilingi pikiranku. Aku tau, pasti ada sesuatu yang aku lupakan yang membuat Darrel mencintaiku sampai sekarang. Bahkan... Dia mau membalas dendam kepada Ellis, tanpa aku memintanya.
__ADS_1