
Embarkasi tiba, semua crew happy star sibuk. dek dan engine sibuk mengisi bahan bakar kapal dan persiapan tetang pelayatan selama satu cruise. Ada beberapa departemen yang super sibuk dengan loading barang selama satu cruise. Bar departemen sibuk dengan loading minumannya. Departemen FnB ( food and beverages) sibuk loading bahan makanan dan menyiapkan makanan untuk para crew dan guest. Petinggi houskeeping, hotel, bar dan FnB juga staf kapten sibuk dengan menyambut para guest yang masuk kapal
Dan tentu saja departemen houskeeping sibuksibuk. Cabin steward - cabin steward sibuk menyiapkan kamar untuk guest. Ganti bed sheet, matras protector, duvet dll. 1 cabin steward biasanya mendapatkan section. Setiap section ada 15 cabin sampai 25 cabin. Karena kapal happy star termasuk kapal kecil. Setiap kamar tidak tentu jumlah bedanya. ada yang 1, 2, 3, bahkan 4 untuk yang bed untuk kamar keluarga. Sedangkan para asisten cabin steward fokus membersihkan toilet dan juga balcony. Kalau kamarnya terdapat balcony. Mereka melakukan itu semua tiap satu cruise. Satu cruise kapal happy star ini kadang 3 kadang 4 hari. Jadi bisa dibayangkan betapa capek dan rentan stress para pekerja di kapal pesiar.
Sedangkan hotel steward sibuk membersihkan public area dan crew area. Public area adalah wilayah umum yang bisa didatangi para guest untuk berkumpul, belanja, main kasino, atau minum di bar, dll. Sedangkan crew area adalah area kusus untuk crew. Tidak boleh ada tamu yang berada di crew area kecuali sedang ikut tour.
Erika berjalan seperti Zombie. Sejak Joe kerja menggantikan Manoj. Sejak itu pula hampir tiap hari dia minta di carger. Katanya biar semangat lagi. Dan energi Erika sudah diserap Joe, dan ia menjadi lelah untuk bekerja. Tapi ia harus kerja. Teringat Jayden yang selalu semangat meski kerjaannya menumpuk. Selalu disalahkan dan menjadi black sheep. Apalagi embarkasi begini, bahkan untuk makan dan pipis aja tidak ada waktu. Saking banyak barang houskeeping yang di loading Jayden.
"Still ada life?" sapa Erika ketika Jayden turun dari mesin fork clipnya. Erika lewat tempat loading mau buang sampah ke garbage room. Sebenarnya kalau ditempat loading ( i95 namanya kalau tidak salah inget author) harus memakai card pengenal kusus. Soalnya tempat itu berainggungan dengan orang luar yang sedang mengirim barang-barang loading. Dan orang luar pun punya tanda pengenal yang berbeda dengan crew.
"My batteray 20 percen. But i still a life. But caput. But still bakoh? "
"What is bakoh?"
"Masih kuat berdiri tegak dan kuat. "
"Aku jadi negatif thinking. "
Jayden menutup dadanya. Dengan kedua tanganya disilangkan. Terakhir kali bertemu Erika menggodanya.
" Dasar cewek mesum, " Jayden memukul Erika dengan handuk yang digunakannya untuk mengelap keringat.
"Bahkan bau keringatmu membuatku tergoda, ha ha ha, " Erika kabur ke garbage room setelah mengatakannya.
Ia tahu Jayden pasti sedang bersumpah serapah sambil menjalankan fork clipnya.
__ADS_1
Tamu sudah mulai masuk ke kapal. Ini sudah jam 1 siang waktu kapal. Erika baru selesai melakukan pekerjaan. Ia mencari mesin clock out dan memencet nya. Ia ke crew mess untuk makan siang sebentar. Berencana akan keluar ke pier. Belanja camilan. Di pier ada sebuah toko kelontong. Karena pemiliknya orang pilipin makan para crew menyebutnya nya pilipin store. Disana kebutuhan crew ada. Dari speaker jbl, HP, sabun, sampo dan makanan dari berbagai negara.
Erika berlari kecil ke philipin store. Ia melihat banyak crew berdiri berjajar disamping phipine store sambil merokok, memainkan hpnya dan minum minuman bersoda. Ia langsung masuk dan memilih-milih camilan unik yang kiranya belum pernah ia makan. Toko ini menjual makanan ringan dari berbagai negara Asia. Indonesia, thailand, cina philipin dan banyak lagi. Mie instan dari Indonesia adalah yang paling enak. Indomie dari pada nongsim mi instan dari vietnam(maafkan author kalau salah)
Erika tertawa sendiri saat melihat cicarone di rak makanan ringan. Wah sudah lama sekali rasanya tidak makan itu. Cicarone semacam kerupuk dari kulit babi. Sekali pernah Erika menawari Jayden cicarone tapi Jayden bilang ia tidak makan itu. Haram katanya. Juga saat makan bacon, Jayden juga bilang tidak makan itu, haram haram. Ia mencoba membujuk Jayden.
"ini rasanya enak, " bujuk Erika.
"I know. " jawab Jayden pendek.
"Lalu kenapa tidak makan. "
"Karena kepercayaanku melarang makan itu. "
"Pernah. Waktu pertama tiba di sini kukira itu dendeng sapi. Ternyata bacon. Padahal aku sudah makan banyak. "
Ia tiba-tiba ingat, Jayden minta tolong untuk di ambilin paket di pilipin store. Banyak crew yang suka belanja online mengalamatkan alamatnya di pilipin store, nanti tinggal kasih tip ke pilipin store 1 2 dolar ato lebih. Lebih mudah bagi crew untuk belanja di alibaba atau amazone dari pada belanja di ross atau walmart. Mereka tidak punya banyak waktu istirahat.
Satu keranjang penuh belanjaan Erika. Ia sedikit kerepotan membawanya. Berjalan kembali ke pier.
"Hola senorita, " sapa Martin. Ia sedang merokok bersama Joe.
Joe diam saja hanya meminum minuman bersoda nya.
"Sejak kapan kalian ada disini?"
__ADS_1
"Kami melihatmu masuk ke pilipin store,. "
"Sorry, aku tidak melihat kalian.,"
" No problem. "
"Aku harus kembali, sebentar lagi clock in. Atasan ku sungguh keji, kalau aku terlambat. " Joe melotot pada Erika saat Erika mengatakan itu.
"Ha ha ha, " Martin hanya tertawa. Kemudian telponnya berbunyi.
"Aku ikut denganmu. " sambung Martin setelah menutup telpon.
Erika melihat Joe, takut marah. Tapi Joe sedang tidak ada dibadan kelihatannya pikiran Joe.
"Dia datang. Aku pergi dulu. Kau disini saja. " Martin menepuk Joe yang mematung.
"Mari senorita ku bawakan barang brlanjaanmu. " Martin mengulurkan tangan tapi Erika menolak.
"Tak apa sir. Anda hotel direktur tak pantas membawakan belanjaan seorang hotel stewardes. "
"Iya benar aku hotel direktur. Tapi tak pantas juga bagi seorang gentlemen membiarkan seorang wanita kerepotan membawa barang belanjaannya. " Martin mengambil belanjaan yang ada di tangan Erika dan meninggalkan sedikit untuk dibawa Erika. Mereka berdua lalu masuk beriringan ke gangway.
Dari jembatan yang menghubungkan kapal dengan daratan Erika bisa melihat Joe membanting kaleng minuman ringannya lalu menginjaknya. Wah pasti Erika akan mendapatkan hukuman. Joe marah besar melihat Ia masuk kedalam kapal bersama Martin. Tapi yang membuat Joe marah bukanlah Erika. Ada tamu tak diundang yang datang ke kapal dan pasti akan ada drama besar lagi.
Joe memikirkan bagaimana nanti kalau Erika tahu dan ia salah paham. Hatinya pasti akan terluka. Memikirkan itu membuat hatinya sakit. Ia menyesal waktu muda ia nakal. Tapi tak ada gunanya menyesal. Ia harus tetep menjaga hati Erika.
__ADS_1