Love In Cruise Ship

Love In Cruise Ship
stay strong


__ADS_3

Denis mulai bosan. Beberapa waktu hanya berdiam diri di kabin dan ke buffet saja untuk cari makan. Dia merengek minta ke luar. Padahal port catalina, Erika sebenarnya malas. Port Catalina kapal happy star tidak bisa ngedock langsung ke pelabuhan tapi tenders (tender artinya kapal berhenti ditengah laut. Penumpang yang akan ke pulau biasanya harus naik boat yang lebih kecil. Semacam lifeboat ato lebih besar sedikit. Tapi lebih kecil ukurannya jika dibandingkan dengan ukuran kapal happy star) Jika tenders berarti harus antri naik ke lifeboat. Belum lagi jalan dari pier ke luar. Tapi demi menyenangkan Denis Erika pergi keluar juga.


Erika sudah ijin ke Nikita, mau pergi keluar di port Catalina. Nikita meneruskan pesan Erika ke Samantha. Ibunya mengiyakan saja. Apalagi karena alasan Denis rewel. Dia paling tidak suka mendengar rengekan Denis. Seperti membuat kepala rasanya mau pecah.


Denis dan Erika sudah antri sebelum gangway siap. Erika ingin mereka ikut lifeboat kloter pertama, sehingga bisa berseneng-senang di Catalina. Dan begitu tenders dimulai Erika dan Denis dalam antrian pertama. Mereka masuk ke lige boat di damoingi security dan dibantu crew bagiann dek. Lifeboat ini jendelanha tebuka, sehingga kalau hujan penumpang akan kecipratan air. atau kalao ombak airnya nyiprat ke penumpang. Tapi itulah sensinya. cuaca cukup cerah, ombak juga tidak begitu tinggi. Denis pengenya bermain di pantai. Tapi port untuk ngedock life boat adalah komplek pelabuhan. Harus berjalan ke ujung baru menemukan pantau dengan pasirnya. Erika hanya mengikuti kemauan Denis.


Sejak mengetahui Erika akan mengabulkan keinginannya untuk ke pantai. Denis sudah heboh prepare yang akan ia bawa keluar. Baju renang, kacamata diving, bahkan sepatu kayak. Tapi Erika bilang tidak perlu bawa sepatu kayak, karna mereka tidak akan menyelam. Hanya akan bermain ke pantai. Denis terus mempersiapkan ember dan sekop kecil juga saringan kecil untuk. encari ketang dan siapa tau dapat harta karun bajak laut.


Erika kewalahan Denis begitu bersemangat dan ia langsung berlari keluar mencari pantai. Erika berlari mengejar Denis agar tidak hilang ditelan manusia yang berbondong-bondonng turun dari lifeboat.


"Denis, watch out,! " Erika menarik tangan Denis agak keras.


"Stay with me. And be carefull to move, " Erika memandang Denis dengan tatapan tajam. Ia kawatir. Denis tidak marah, ia hanya taknub


Baru kali ini ada orang sangat peduli padanya. Walau galak tapi Denis tahu Erika peduli dengannya. Dengan patuh Denis lalu menggandeng tangan Erika. Dan mereka berjalan beriringan dengan lebih Berhati-hatilah hati mencari pantai.


"Pantai.... " seru Denis langsung berlarian. Pantai yang ditemukan Denis ada bagian baru dan kerikil tidak melulu pasir. Mungkis bekas pembangunan pelabuhan dulu atau memang tekstur pantainua seperti itu.


"Jangan jauh-jauh ya. Jangan ke tengah laut juga ya, " pesan Erika. Ia duduk di karang yang agak tinggi sehingga bajunya tidak basah jika ombak datang.


"Okee kak. Kakak gak mau main bersamaku? "


"Tidak. Kakak mau istirahat dulu. Capek! "


Dari kapal, naik tenders dan mencari pantai kira-kira ada sejam. Erika sudah lama tidak brrlarian rasanya capek. Ia hanya mengamati Denis bermain. Ia makan snack yang ia beli di toko oleh-oleh saat menuju ke pantai.


Dari tempat Erika duduk, ia melihat Denis jongkok, meletakkan kepalanya ke pantai. Menggali dan memasukkan sesuatu ke dalam ember. Dia melakukan itu berung kali membuat Etika tertawa dengan tingkah Denis.

__ADS_1


"Dapat apa? Harta karun bajak laut? " tanya Erika saat Denis berlari-kecil menuju arahnya.


"Banyak kak " Denis menunjukkan ember nya berisi penuh barang temuan. Yang dilihat Erika hnya beberapa kulit ketang dan batu dengan bentuk yang unik.


"ini adalah kulit mutiara. Entang Mutia tanya kemana?" jelas Denis dengan polos menunjukkan kulit kerang.


" Ini ada batu yang bisa berkilau. Bisa menangkal Sihir jahat, " kata Denis. Erika tertawa Sihir jahat katanya.


"Dan ini spesial untuk kakak., " Denis menunjukkan cincin temuannya. Sepertinya dari emas beneran dengan mutiara kecil di tengahnhya.


"Ini yang kau temukan? "


"Iya kak. Aku menemukannya disana di dalam pasir. Kakak benar.. ada harta karun bajak laut disini. "


"Oiya ini untuk kakak. Pakailah.. pasti cantik. "Denis mengambil jemari Erika dan memasangkan cincin itu ke jari manis Erika.


" Apakah kau sedang melamar ku? "


"Ahahahaha... " Erika tertawa meledak.


"Maaf boy. Aku sudah punya pacar. Tapi akan ku pertimbangkan untuk jadi pengasuhmu sementara. Bukan selamanya ya. "


" Yah.. ga bisa main-main selamanya donk. "


"Kau kan hanya sebentar di kapal. Sedangkan aku harus kerja di kapal. mungkin kita bisa bertemu lagi., '


" Yaahhh... tapi ketemu kakak adalah saat membahagiakan diriku. "

__ADS_1


'Kamu seperti orang dewasa saja. "


"Aku kan mencari harta karun di sekitar sini lagi. '


Denis mencongkel- congkel pasir disekitar Erika duduk. Lalu Erika melihat Denis akan menginjak sesuatu yang berbahaya. Ia segera mengangkat Denis dari sana. Tapi malah Erika sendiri yang menginjaknya.


" Ouch! " Erika meringis kesakitan.


"Kau tidak apa-apa? "


"Tidak kak. Aku pakai sepatu jadi jangan kawatir. Kakak yang ga pakai sepatu. Nginjak kaca ya? "


"Bukan. Kakak nginjak bulu babi. Sakit sekali. Ayo balik ke kapal sebelum kakak yidak bisa menggerakkan kaki., "


Entah sedang apes atau gimana. Berkali-kali Erika pergi ke pantai dengn kaki telanjang. Ia belum pernah tertusuk bulu babi. baru kali ini. Di pantai rasanya aman saja. Atau mungkin kali ini sedang musim bulu babi. Atau ada bulu babi yang nyasar dari lautan jauh kebawa ombak dan arus sampai ke Catalina?.


Denis menurut. Berjalan ke arah pelabuhan afalh suatu siksaan apalagi jika kakimu tertancap bulu babi. Dengan keringat dingin, kaki mulai kebas dan mulai tumbuh bentol di kulit. Erika bertahan sampai di lifeboat.


Keringat bercucuran walau angin menerpa tubuhnya. lifeboat berjalan lebih lama rasanya.


"Kakak tidak apa-apa? "


"Tidak apa-apa. Apakah aku boleh minta minumnya Denis? "


Dengan segala upaya yang Denis bisa, ia melayani Erika dengan baik. Botol minumnya di kasih ke Erika dan Erika menghabiskkannya. Denis tidak komplen.


"Stay strong stay strong, " Doa Erika dalam hati. Ia berharap bisa bertahan sampai ke medikal center

__ADS_1


Di gangway security bertanya kenapa kaki Erika pincang. Erika menjawab kena bulu babi. Security itu langsung bilang straight ke medical center. Bulu babi enk dimakan yoi kalau sampai tertusuk dirinya sangat berbahaya. bisa menyebabkan reaksi alergi.


Dengan terlatih-tatih Erika pergi ke medikal center. Denis mengekor di belakang.


__ADS_2