Love In Prayer

Love In Prayer
Chapter 13


__ADS_3

Pagi hari pukul 04.52


Chika pun terbangun dan heran,


"Ehh, kok gue bisa ada di kasurnya Jiwon


Seingat gue, gue tidur dilantai"


"Pasti dia nih yg memindahin gue ke kasur" kata Chika berdiri


Chika turun dari kasur dan duduk di sebelah Jiwon yg masih tertidur dilantai


"Jiwon, bangun oyy" kata Chika dengan sedikit keras


"Ini sudah pagi loh..." lanjut nya mencubit Jiwon


"Aduhh, iya2 aku udah bangun nih..." kata Jiwon sedikit kesal


"Huaaa, kamu bangun pagi gini tidur kamu gak nyenyak ya... " tanya Jiwon sambil menguap


"Ya elah, bukan karena tidur gak nyenyak"


"Gue aja yg udah terbiasa bangun pagi banget begini" kata Chika


"Kok tadi aku bisa ada di kasur lu, lu apa2in gue ya..."tanya Chika dengan sedikit menuduh


"Ehh sialan, gak lah. Soal itu aku tidak tega melihat mu tidur dilantai, makanya aku segera menggendong mu untuk memindahkan mu ke atas kasur" kata Jiwon


"Masa cewek tidur di lantai, yg ada ntar kamu masuk angin lagi..." lanjut nya sambil tersenyum


"Hehee, maaf soalnya aku ngantuk banget kemarin jadi gak sadar tau2 ketiduran" kata Chika sambil tertawa


"Ya udah, kamu cuci muka dulu aja sana" kata Jiwon


"Aku akan buat sarapan yg di jamin enak deh..." lanjut nya sambil tersenyum


"Gak yakin gue lu bisa masak enak, paling ujung2 nya mie instan andalan lu" kata Chika menyindir


"Sialan banget deh..." kata Jiwon sedikit kesal


setelah Chika mencuci muka, ia duduk sambil menunggu Jiwon yg sedang memasak


"Won udah matang belum, gue sudah lapar nih" teriak Chika


"Sabar, bentar lagi ini..." kata Jiwon


Jiwon pun membawa makanan yang ia masak ke hadapan Chika


"Tuh..." kata Jiwon


"Makan lah, awas ketagihan..." lanjut nya sambip tertawa kecil


"Wihh, kaya nya enak nih..." kata Chika dan mereka makan bersama2


"Wahh aku kenyang, sekarang aku harus siap siap untuk pergi bekerja" kata Jiwon bergegas membersih kan piring2


"Udah biar gue aja kali, masa tamu nya ini gak ngapa2in sih..." kata Chika

__ADS_1


"Elu mandi aja sana, nanti telat lagi..." lanjut nya sambil membawa piring2 itu untuk di cuci


Setengah jam kemudian,


"Oke, waktu nya aku berangkat..." kata Jiwon sambil mengikat tali sepatu


"Ya udah, gue juga mau pamit" kata Chika


"Makasih sarapan nya..." lanjut nya tersenyum dan pergi


"Yaa, hati2 di jalan loh..." teriak Jiwon sambil tersenyum


Di persimpangan jalan, Jiwon melihat Drivan yg juga sedang berjalan untuk berangkat kerja


"Woy Van..." teriak Jiwon girang


"Ehh Jiwon..." kata Drivan menoleh


Jiwon berlari mendekat,


"Lu mau berangkat kerja apa modus doang buat deketin manager cantik itu..." tanya Drivan sambil tertawa kecil


"Ya kerja lah, kalo bisa sih sekalian" kata Jiwon menahan tawa


Lu kerja kok jalan kaki" tanya Drivan


"Lah dekat juga kan, yg aneh itu kamu" kata Jiwon


"Ngapain jalan kaki, orang jauh banget kantor nya..." lanjut nya heran


"Hahaha, begitu toh..." kata Jiwon tertawa


"Dasar lu..." kata Drivan


"Ya udah lah, aku harus bergegas ini" kata Jiwon dan berlari pergi


"Titip salam buat manager cantik itu ya..." teriak Drivan sambil tersenyum


"Yaa, nanti di mimpi aku sampaikan" ujar Jiwon dan terus berlari


"Dasar anak itu..." kata Drivan dan menaiki bus


beberapa menit kemudian, Akhirnya Jiwon sampai di gedung tua itu


ia pun berjalan memasuki gedung tua itu


"Lah kok sepi, masih gelap dan seram banget lagi" kata Jiwon sedikit ketakutan


"Aku lari aja deh keruangannya Stella untuk mengambil dokumen yang ingin di kerjakan" lanjut nya bergegas menaiki anak tangga


Tiba-tiba dari belakang ada yang memegang pundaknya Jiwon sambil memanggil nama nya


"Ahkk, siapa itu..." teriak Jiwon ketakutan setengah mati dan memejamkan kedua matanya


"hey Jiwon ini aku Stella, kenapa kamu begitu terkejut" kata Stella sambil menahan tawa


"Ehh, Stella..."

__ADS_1


"Jangan ngagetin dong..." kata Jiwon sedikit kesal


"Iya maaf aku ngagetin kamu, nah sekarang ayo berjalan bersama biar kamu gak takut..." kata Stella menggandeng tangan Jiwon


Mereka pun berjalan menuju ke ruangan Stella, setelah sampai mereka masuk dan Jiwon duduk si kursi sambil menunggu berkas dan dokumen yg harus ia kerjakan


"Apa sudah selesai Stella..." tanya Jiwon pelan


"Tunggu sebentar ya, soal nya ribet banget ini.." kata Stella sedikit repot


"Liat dong, gimana sih cara ngerjain nya..." tanya Jiwon


"Ini loh, banyak nya kontrak gak jelas dan penjualan yg kian hari menurun ini bikin aku pusing..." kata Stella


"Emang di mana pusat distribusi nya..." kata Jiwon


"Banyak, tapi yg sering masuk itu ya di sebelah kiri kota dan perdesaan sebelah" kata Stella


"Apalagi perusahaan ini sudah sangat lama dan barang2 nya pun juga dalam bentuk sederhana" lanjut nya


"Aku ingin tau, ini sebenarnya proyek apa sih" tanya Jiwon penasaran


"Ini adalah suatu pemasaran Jiwon..." kata Stella


"Penjualan barang2 yg kami produksi..." lanjut nya


"Barang...." kata Jiwon heran karena dari awal ia bekerja di sini ia tak pernah melihat pegawai melakukan produksi atau pengantaran barang2


"Oh iya, kamu pasti bertanya kan..." kata Stella


"Barang2 nya di mana dan barang apa itu" lanjut nya berdiri


"Ehh, kok tau..." kata Jiwon sambil tertawa malu


"Ayo ikut aku..." kata Stella menarik Jiwon dan berjalan ke atap gedung


Setelah sampai di atap gedung, Jiwon melihat ada nya ruangan tua di sana. Stella membuka nya


"Ini dia..." kata Stella


Di sana lah barang2 yg di maksud kan Stella, banyak barang nya salah satu nya adalah mainan anak yg terlihat sudah lama dan ada tabung2 gas juga kotak2 yg tak tau isi nya apa


"Wah, ini masih banyak..." kata Jiwon melihat2


"Iya, karena tingkat pemasaran menurun semenjak 2 tahun ini..." kata Stella


"Seperti nya aku bisa bantu deh..." kata Jiwon sambil melihat mainan2 anak itu


"Aku akan mengambil sample ini, mungkin satu kotak dulu dan akan mencoba mempromosikan nya" lanjut nya melirik Stella


"Be...benar kah itu Jiwon..." kata Stella tersenyum


"Tentu saja, apa lagi di lingkungan ku itu masih banyak anak2" kata Jiwon


"Aku ambil dan nanti aku akan mencoba memasarkan nya" kata Jiwon


"Kita lakukan dari awal lagi..." lanjut nya seperti memberi semangat baru pada perusahaan itu

__ADS_1


__ADS_2