
Sesampai nya di toko, mereka langsung membeli dua buah roti dan buah2an
"Hmm, buah apa yg enak..."
"Apel atau anggur..." tanya Jiwon ke kasir
"Semua enak tuan..." kata kasir
"Ahh, benar juga ya..." kata Jiwon seolah ia baru tau
"Kamu jangan malu2in dong..." kata Stella
"Yahh, kok aku sih..." kata Jiwon tertawa kecil
"Udah ah, berapa semua nya..." kata Stella mengeluarkan uang dari tas nya
Setelah di bayar, mereka berjalan menuju rumah Chika
"Ehh, tunggu dulu deh..."
"Aku gak tau rumah nya, hehe" kata Jiwon tertawa malu
"Ahh, gimana sih..."
"Bikin kesal aja..." kata Stella memukul bahu Jiwon
"Bentar deh, aku telpon dulu..." kata Jiwon menelpon Chika
"Ya, Jiwon..." kata Chika
"Ahh, kamu di mana..." tanya Jiwon
"Gue lagi di kantor polisi, mereka sudah menangkap nya...." kata Chika
"Haahh, sudah ya..."
"Kenapa polisi2 itu tak mengabari aku ya..." kata Jiwon heran
__ADS_1
"Ya sudah, aku akan kesana..." lanjut nya menutup telpon nya
"Kenapa Jiwon..." tanya Stella
"Pelaku nya sudah tertangkap..." kata Jiwon
"Wah, bagus..." singkat Stella
"Ayo kesana" ajak Jiwon
"Iya..." kata Stella
Setelah beberapa menit berjalan, mereka sampai di kantor polisi
"Chika..." panggil Jiwon
"Won, di sini..." kata Chika melambai kan tangan nya
"Ahh iya..."
"Kamu sabar ya..." kata Stella duduk di samping Chika
"Iya..." kata Chika lembut
"Aku akan ke dalam..."
"Ingin ku hajar dia..." kata Jiwon berjalan kesal
Setelah sampai ruangan, Jiwon melihat si pelaku yg sedang di introgasi oleh dua polisi
"Kau..." panggil Jiwon agak keras
Si pelaku itu menoleh dan tamparan dari Jiwon mengenai wajah nya dengan keras
"Manusia keparat seperti mu ini..."
"Tak bisa di maaf kan..." bentak Jiwon kesal
__ADS_1
"Ma...maafkan aku..." kata si pelaku
"Maaf...."
"Maaf saja kata mu..."
"Kau tau apa yg kau rebut dari wanita itu, hah..." bentak Jiwon sangat kesal
"Itu adalah kehormatan dan harga diri nya, kau harus tau itu bajingan..." lanjut nya sambil menarik kerah baju si pelaku itu
"I....iya aku...tau..." kata si pelaku pelan
"Mati saja lah kamu..." kata Jiwon menampar nya sekali lagi
"Sudah tuan sudah..." kata salah satu polisi itu
"Biar hukum yg menyelesaikan nya.." lanjut nya menenangkan
Chika dan Stella masuk keruangan itu, melihat Jiwon yg sangat kesal dengan si pelaku
"Jiwon, kamu tenang..." kata Stella mengelus dada Jiwon
"Si brengsek ini..."
"Harus di hukum seberat2 nya..." kata Jiwon menatap si pelaku
"Pasti, kami akan bertindak seadil2 nya tuan..." kata polisi itu
"Ayo kita keluar..." kata Jiwon dan mereka bertiga keluar dari ruangan itu
Di saat melewati pintu keluar, tak di sangka satu polisi mengenali wajah Stella
"Ahh, itu bukan nya korban jiwa saat kejadian di gedung itu..." kata polisi itu terus melihat dari kejauhan
"Ahh, gak mungkin masih hidup..."
"Sedangkan saat di evakuasi semua sudah tak bernyawa..." lanjut nya mengingat
__ADS_1