
Selesai itu, Jiwon tiduran di pangkuan Stella
"Stella..." panggil Jiwon
"Aku belum mandi, hehe" lanjut nya tertawa
"Kirain ada apa..." kata Stella juga tertawa
"Ayo ke rumah ku dulu..." kata Jiwon bangun
"Ya udah ayo..." kata Stella tersenyum
Mereka menuju rumah Jiwon, di perjalanan itu mereka tertawa bersama dan penuh dengan candaan yg sangat membuat suasana menjadi ceria
"Ya, aku kangen rumah ku..." kata Jiwon setelah sampai
"Kamu mandi lah dulu..." kata Stella
"Bauu..." lanjut nya menyindir
"Iya, aku mau mandi nih"
"Kamu tiduran dulu atau ngapain lah, silakan" kata Jiwon berjalan ke kamar mandi
Stella berbaring di kasur milik Jiwon sambil melihat rumah nya, seketika sosok lelaki berjubah putih muncul dan mencekik Stella
"Kamu kembali lagi..." kata sosok itu
"Ahk, ke...kenapa..." kata Stella kesakitan
"Jangan pernah kembali...." bentak sosok itu
"Menyingkir lah...." kata Stella melawan
"Kamu pengganggu..." kata sosok itu
"Siapa, aku mengganggu siapa..." tanya Stella
"Aku..." singkat sosok itu
"Tak ada yg aku ganggu, bahkan majikan mu..." kata Stella
"Aku tak ingin kamu di sini..." teriak sosok itu menyerang dengan trisula nya
Keributan terjadi di sana,
"Jangan melawan, aku tak ingin melukai siapa pun..." kata Stella
"Kamu pengganggu..." bentak sosok itu
Stella terkena tusukan trisula nya,
"Ahkk...." teriak Stella kesakitan
Stella memegang trisula nya dan memutuskan nya,
__ADS_1
"Aku bukan pengganggu..." teriak Stella
Dan mengeluarkan api dari tangan nya, seketika sosok itu menghilang
"Ahkk, sakit..." kata Stella terduduk menyembuhkan luka nya
Jiwon yg kembali dari kamar mandi melihat Stella,
"Stella, kamu kenapa..." tanya Jiwon
"Tidak, ini aku hanya terjatuh tadi..." kata Stella tersenyum
"Kok kaya bekas tusukan..." tanya Jiwon khuatir
"Aku bisa menyembuhkan nya kok..." kata Stella mengusap nya dan luka nya seketika hilang
"Kan, sudah tidak papa..." lanjut nya tersenyum
Jiwon langsung memeluk Stella dengan erat,
"Aku takut kamu kenapa2..." kata Jiwon
"Tidak papa Jiwon..." kata Stella
"Aku ini hantu, aku tak bisa terluka..." lanjut nya menenangkan Jiwon
"Tetap saja, kamu pasti merasakan sakit.." kata Jiwon
"Ya, tapi tak papa..." kata Stella
"Lihat sudah jam berapa ini..." kata Stella
"Ahh, iya lupa..." kata Jiwon
"Ini pakai lah jaket ku.." kata Jiwon mengambil jaket nya
"Pasti dingin nanti di sana..." lanjut nya
"Iya.." kata Stella
Mereka pergi dari rumah Jiwon dan pergi menunggu bus yg menuju perdesaan itu,
"Itu, kaya nya sih itu..." kata Jiwon
Bus itu berhenti, mereka naik dan duduk bersama
"Aduh, baru naik aku sudah mual aja..." kata Jiwon
"Kamu gak biasa ya naik bus..." tanya Stella
"Ya begitu lah, hehe" kata Jiwon tertawa kecil
Setelah beberapa jam kemudian mereka sampai ke sebuah perdesaan kecil,
"Wah, bus nya aja gak bisa masuk nih..."
__ADS_1
"Terpaksa kita harus jalan..." kata Jiwon
"Iya sudah, ayo cepat kita berjalan..." kata Stella
Mereka terus berjalan hingga sampai ke pusat perdesaan
"Wah, ini desa nya ya..." kata Jiwon
"Masih sepi dan kuno banget, jangan bilang mereka hantu juga..." lanjut nya merinding
"Bukan, mereka manusia..." kata Stella
"Wah, bagus lah..." kata Jiwon berjalan ke keramaian
Jiwon menjumpai ibu2 dan bertanya
"Bu, saya mau tanya..." kata Jiwon
"Iya..." kata Ibu itu
"Hutan ini di mana ya..." tanya Jiwon menunjukan gambar hutan yg di maksud
"Kamh beneran mau kesana..." tanya Ibu itu
"Iya bu, memang nya kenapa..." kata Jiwon penasaran
"Di sana angker nak, tapi kalo mau kesana juga"
"Hutan itu ada si sebelah sana..." kata Ibu itu menunjuk
"Oh iya bu, terima kasih..." kata Jiwon dan mereka melanjut kan perjalanan nya
Terus dan terus berjalan, hingga mereka sampai di jurang yg sangat dalam tak berdasar itu
"Ini ya Stella..." tanya Jiwon
"Iya..." singkat Stella
"Jadi, di mana mobil nya..." kata Jiwon melihat
"Perkiraan ku sih bukan di sekitaran sini, tapi sedikit jauh dari sini..." kata Stella
"Bila jalan besar ke arah barat maka..." lanjut nya
"Iya, di sana..." kata Jiwon
Mereka berjalan pelan dan menemukan sesemak yg aneh di sana
"Kaya nya ini deh..." kata Jiwon
"Kamu yakin Jiwon..." kata Stella
"Sesemak ini bentuk nya aneh tau..." kata Jiwon mencoba membabat sesemak itu
Sampai sore hari tiba.
__ADS_1