Love In Prayer

Love In Prayer
Eps 35. Masakannya Jiwon


__ADS_3

Jiwon terduduk sambil terus menangis,


"Jiwon..."


"Sudah jangan di tangisi lagi..." kata Stella mengelus pundak Jiwon


"Ayah ku adalah orang yg paling dekat dengan ku..."


"Bahkan ibu ku pergi di saat usia ku 4 tahun..." kata Jiwon


"Aku tau perasaan mu..." kata Stella menenangkan


"Kini ia sudah tenang di sana Jiwon..." lanjut Stella memeluk Jiwon dengan dekapan yg hangat


"Stella..." ujar Jiwon lirih dan menangis di pelukan nya


"Kata nya mau masakin makanan buat aku" bisik Stella


Jiwon mengusap air mata nya dan melepas pelukan nya,


"Ahh, benar..."


"Aku lupaa..." kata Jiwon segera tersenyum


"Senyum mu ini adalah mentari bagi hidup mu dan orang di sekitar mu, termasuk aku" kata Stella merapa bibir Jiwon sambil ikut tersenyum


"Ya sudah, kamu duduk saja dan tunggu makanan nya jadi..." kata Jiwon berjalan ke dapur dan mulai memasak


Stella duduk sambil melihat2 sekitar, ponsel Jiwon berbunyi. Tertulis nama Drivan di sana


"Hallo..." ujar Stella mengangkat nya


"Ehh..."


"Won lu kena kutukan jadi cewek" kata Drivan kaget


"Ahh, bukan Jiwon..."


"Ini aku Stella" kata Stella malu


"Pacar nya ternyata..." kata Drivan lega


"Mana Jiwon" lanjut nya bertanya


"Hmm, lagi masak..." kata Stella terdengar riang

__ADS_1


"Ehh, dunia sudah terbalik ternyata..."


"Tulang rusuk jadi tulang punggung ya" kata Drivan dengan tawa


"Enak aja, bukan begitu..." kata Stella kesal


"Jiwon janji mau masakin aku makanan tadi" lanjut nya menjelas kan


"Ohh, gitu ya..." kata Drivan


"Iya, aku dan Jiwon berniat membuka restoran..." kata Stella mulai promosi


"Kamu datang ya untuk menjadi pelanggan pertama kami" lanjut nya dengan riang


"Dapat diskon kan, hehe" kata Drivan tertawa kecil


"Kalo itu tanya Jiwon dulu dong..." kata Stella membalas dengan tawa juga


"Ya udah, gue tutup..."


"Bilang sama Jiwon masak yg enak kalo bisa kirim ke sini, haha" kata Drivan dan menutup telpon nya


Selang beberapa menit setelah itu, Jiwon kembali dari dapur membawa 2 mangkuk berisi ramen buatan nya


"Ini menu andalan ku..." kata Jiwon dengan tawa


"Di buat dengan cinta, hehe" kata Jiwon tertawa kecil


"Mana sini aku cobain.." kata Stella mencoba ramen buatan Jiwon


"Gimana, enak gak..." tanya Jiwon setelah Stella mencoba nya


"Hmmm, lumayan..." kata Stella


"Tapi masih enakan yg di samping taman itu" lanjut nya


"Aduuhhh....."


"Jangan di samakan dong, sudah pasti punya ku kalah" kata Jiwon lesu


"Hahaha, enggak kok..."


"Ini enak banget" kata Stella terkesan


"Kata nya tadi masih enakan yg di samping taman" tanya Jiwon

__ADS_1


"Emang ada yg menjual ramen di sana" balik tanya Stella


"Ahh, iya lupa kan itu kedai jus" kata Jiwon


"Bukan lah..."


"Itu kan toko buah dan bunga...." kata Stella


"Ehh, iya. Hahahaa..." kata Jiwon sambil tertawa


Stella sejenak berfikir,


"Apa kita buka restoran ramen aja ya..." tanya Stella


"Jangan dong, itu terlalu pasaran..." kata Jiwon


"Tapi ini enak banget, kamu beneran jago masak nya" kata Stella memuji


"Ya, kita masukan dalam menu"


"Selanjut nya masakan apa lagi ya..." tanya Jiwon


"Sushi.." singkat Stella


"Terlalu biasa" kata Jiwon menyindir


"Ahhhh, iya sih...." kata Stella lesu


"Bagaimana kalo kita coba kari" kata Jiwon memberi saran


"Oh iya, kamu kan bisa membuat nya ya..." kata Stella


"Enggak begitu sih, hehe" kata Jiwon tertawa kecil


diam..." tanya Jiwon


"Diam nya jangan kaya patung juga dong sayang..."


"Tapi saling berdiskusi..." kata Stella


"Dasar..." kata Chika


"Apa..." singkat Jiwon


"Jangan mulai..." kata Stella

__ADS_1


"Hahaa, iya nyonya Stella yg ku sayang.." kata Jiwon tertawa kecil


__ADS_2