
Pagi hari nya, pukul 03.38 di rumah Stella
Jiwon terbangun, keadaan gelap dan berantakan seperti kondisi halaman rumah Stella yg Jiwon lihat saat awal ia datang
"Apa2an ini..." kata Jiwon terkejut
"Stella..." lanjut nya bergegas bangun dan melihat kanan kiri
Di sana sepi, kumuh dan sangat berantakan. Tiba2 TV menyala menyiarkan sesuatu yg tak terlihat jelas karena gambar yg di perlihatkan sedikit terganggu dengan goresan
"Sialan, kok....." kata Jiwon kebingungan
Jiwon berlari ke arah pintu, namun pintu itu terkunci
"Ahh, aku terjebak..."
"Bagaimana ini..." kata Jiwon sedikit panik
Suara benda2 berjatuhan terdengar dari lantai atas, Jiwon mulai merinding dan ketakutan. Ia berjalan mundur ke sisi pojok ruang tamu itu
"Gimana cara nya aku keluar dari sini..." ujar Jiwon keringat dingin
Mata nya berjaga. Melihat kanan, kiri atas dan bawah
Suara langkah kaki terdengar menuruni tangga
"Sialan, siapa lagi itu..." kata Jiwon merinding
Sosok wanita yg kemarin malam ia temui di bawah jembatan, datang mendobrak pintu
"Bangke, mampus deh aku ini" kata Jiwon beku di sana
"Arrggghhhhh..." suara sosok Wanita itu berjalan masuk
Namun ketika ia masuk, Sosok Wanita yg menuruni tangga itu bergerak sangat cepat menyerang sosok tak di undang itu
"Peluang, pas banget aku harus kabur" kata Jiwon mengintip mereka di luar
__ADS_1
Perkelahian terjadi antara makhluk tak kasap mata itu, Jiwon menggunakan kesempatan itu untuk berlari kabur dan kembali ke rumah nya
Sudah cukup jauh, suara dari salah satu sosok wanita ntah yg mana terdengar memanggil nama 'Jiwon'
"Sialan tuh hantu, nama ku di libatin lagi" kata Jiwon sedikit kesal
Namun karena rasa takut yg sudah menyelimuti diri nya, ia terus berlari dan terus hingga akhir nya ia sampai rumah nya
"Akhir nya..." kata Jiwon menarik nafas
"Ahkkk, mana kunci rumah" lanjut nya merogo saku nya
Ia baru sadar bahwa kunci rumah hilang, ia mondar mandir gak jelas sambil menyalah kan diri nya sendiri
"Kampret banget deh..." kata Jiwon
"Kunci cadangan di mana lagi nih" lanjut nya mengelilingi rumah nya
Di belakang rumah ada tulisan
"JIWON SAYANG KU"
"Sialan, ini terror apa gimana ini sih" tanya Jiwon merinding
Jiwon berlari ke halaman dan terduduk lemas di depan pintu,
"Ahkk, sudah ah aku lelah..." kata Jiwon putus asa
"Tunggu matahari muncul aja deh..." lanjut nya lemas
Pukul 08.20, Jiwon tak sadar bahwa ia kembali tertidur. Ia terbangun dengan selimut menghangatkan tubuh nya
"Ah, selimut..." kata Jiwon heran
Ia berdiri dan melihat di samping nya ada rantang berisi kan nasi dan lauk
"Ini, siapa yg mengirim nya..." tanya Jiwon ke diri sendiri
__ADS_1
Jiwon duduk kembali sambil membuka rantang itu untuk di makan
"Siapapun dia, terima kasih telah perduli pada ku" kata Jiwon melahap makanan nya
Di balik daun2 rindang yg memagar rumah Jiwon, Chika melihat dari kejauhan
"Jiwon...." kata Chika pelan
"Syukur lah ia suka dengan makanan yg ku masak" lanjut berjalan pergi sambil menutupi wajah nya dengan topi dan masker
Setelah makanan nya habis, Jiwon melihat ponsel nya
"Ahkkk...." teriak Jiwon
"Yakin nih udah jam segini" lanjut nya kebingungan
Ia berlari dengan kencang nya, terus dan terus hingga ia sampai gedung itu
"Bodo amat lah gak mandi, yg penting gak bolos kerja" kata Jiwon sambil membuka pintu
"Ko...kosong...?" Tanya Jiwon heran
Keadaan memang sangat sepi, namun satu hal aneh terlihat. Darah, berceceran di ruangan utama itu
Jiwon sangat ketakutan, ia berfikir bahwa ada pembunuhan di gedung itu di saat ia belum datang namun ketika ia mundur perlahan kebelakang
"Ah, Stella...." kata Jiwon berbalik dengan kaget nya
"Kenapa Jiwon..." tanya Stella
"Kamu pulang gak bilang2 loh" lanjut nya kesal
"Eh..." singkat Jiwon mengingat kejadian tadi pagi
"Ru...rumah mu menyeramkan" kata Jiwon
"Hah, kok nyindir sih" kata Stella sangat kesal dan pergi meninggalkan Jiwon
__ADS_1
"Aduh, salah ngomong aku ya..." kata Jiwon mengejar Stella yg sudah menyebrang jalan