
"Stella tunggu aku" kata Jiwon sambil teriak
Akhirnya Stella berhenti berjalan karena mendengar teriakannya Jiwon
"Ste...Stella maafkan perkataan aku tadi, tolong jangan marah" kata Jiwon mendekat
"Habisnya kamu nyindir tentang rumah ku sih" kata Stella sambil kesal
"Yaudah aku maafkan tapi ada syaratnya" lanjut nya tersenyum
"Syaratnya apa, akan aku lakukan asal kamu bisa maafkan aku" kata Jiwon penasaran
"Syaratnya kamu harus nginep lagi di rumah ku nanti malam" kata Stella sambil tersenyum
"Aduhh, gimana ya, gak apa apa deh walaupun rumahnya Stella sedikit aneh dan menyeramkan, yang penting dia maaf kan ku" ujar Jiwon dalam hati sambil berfikir
"Iya, aku mau kok nginep lagi di rumah kamu malam ini" lanjut Jiwon ke Stella
"Bener ya, jangan bohong" kata Stella ke Jiwon
"iya, aku gak bakal bohong" kata Jiwon
Jiwon teringat tentang apa yg ia lihat di dalam gedung tadi,
"Eeh Stella aku mau nanya dong, kok gedung tempat kerja sepi dan ada ceceran darah" tanya Jiwon dengan penuh penasaran
Stella kebingungan untuk menjawab pertanyaannya Jiwon dan ia mulai panik
"Aku harus mengalihkan keadaan ini, untuk memberi waktu kepada semua agar kembali dengan permainan nya" kata Stella di dalam hatinya
"Begini Jiwon, aku gak tau tentang hal itu, lebih baik kita pergi jalan jalan untuk menikmati hari yang indah ini" lanjut Stella mengajak pergi
"Ya baiklah, tapi pergi jalan jalan kemana untuk menikmati hari yang indah ini" tanya Jiwon ke Stella
"kita pergi jalan-jalan ke taman, gimana mau gak" tanya Stella
"Mau kok, ayo jalan sekarang" kata Jiwon menarik tangan Stella dan berjalan berdua
Setelah sampai di taman pinggiran kota
"Wah, disini sejuk dan indah sekali loh.." kata Jiwon menikmati pemandangan nya
"iya, banyak tanaman bunga juga" kata Stella tersenyum
"Ayo, kita masuk kesana lebih jauh lagi" kata Stella mengajak
"Aku ikut dengan mu saja" kata Jiwon tersenyum
setelan berjalan jauh menelusuri taman tersebut
"kok disini sepi dan seram sekali ya" kata Jiwon melihat kanan dan kiri
angin mulai kencang dan turun rintikan hujan
"Aduhh, Stella cepat kita cari tempat untuk berteduh dulu" kata jiwon panik
"Iya Jiwon..." kata Stella
Jiwon dan Stella berlari mencari tempat untuk berteduh
"Itu disana ada gubuk, ayuk kita kesana" kata Jiwon berlari ke gubuk itu
"Dingin sekali " kata Jiwon
"Stella kamu kedinginan gak" lanjut nya bertanya
"Gak kok, biasa biasa aja" kata Stella tersenyum
"Gak mungkin kamu gak kedinginan, pakailah jas ku walau sedikit bau" kata Jiwon melepas jas nya untuk menghangatkan Stella
"Ehh, terima kasih..." kata Stella menyender pada Jiwon
__ADS_1
"Hangat kan..." tanya Jiwon
"Iy...iya..." kata Stella nyaman
beberapa jam kemudian, hujan pun berhenti dan pelangi muncul dengan indah nya
"Lihat Stella..." kata Jiwon menunjuk pelangi
"Wah, indah nya..." kata Stella kagum
Jiwon melihat ekspresi Stella,
"Bila di pandang terus begini, kenapa cantik nya nambah sih..." kata Jiwon dalam hati
"Hah, apa yg kamu bilang barusan Jiwon" tanya Stella
"Eh, aku lupa lagi dia kan bisa denger kata hati ku" kata Jiwon dalam hati
"Aku bisa mendengar nya, apa itu aneh" tanya Stella
"Tak ada yg aneh kok..." kata Jiwon tersenyum
Jiwon melihat goresan luka di pipi kanan Stella
"Eh, itu luka kenapa" tanya Jiwon
Namun tangan Stella mengusap nya sebentar, luka itu hilang
"Mana Jiwon..." kata Stella
"Ini..." kata Jiwon menyingkirkan tangan Stella yg sedang mengusap2 pipi nya
"Loh, kok gak ada...." kata Jiwon heran
"Apa aku yg salah lihat ya..." lanjut nya kebingungan
"Sudah lah, ayo kita pulang" kata Stella sambil tersenyum
"Baik lah..." kata Jiwon singkat
"Jiwon kamu jadikan nginep lagi di rumah aku"
"Jadilah, masa gak jadi sih" kata Jiwon dengan rasa ragu untuk menjawab
"Yaudah, ayo pulangnya kerumah aku" kata Stella
Setelah beberapa menit kemudian,
akhirnya mereka sampai di rumah Stella,
"Loh kok..." kata Jiwon terheran karena bagian luar sekarang sudah sangat bersih dan terlihat baru
"Kenapa Jiwon..." tanya Stella
"Eh, gak papa..." kata Jiwon sedikit canggung
"Masuk lah, tapi jangan di sindir lagi" kata Stella pelan
"Iya, maaf soal itu..." kata Jiwon merasa bersalah
"Sudah lah lupakan tentang yg itu" kata Stella tersenyum
Ketika mereka masuk, semua begitu cerah dengan kilauan lampu dan aroma wangi2an yg sangat harum
"Aku pengen mandi dulu..." kata Jiwon
"Di mana kamar mandi nya..." lanjut nya bertanya
"Di sana..." jawab singkat Stella menunjuk
Jiwon pun bergegas menuju kamar mandi dan ia pun mandi, ada sedikit kejanggalan di sana. Kamar mandi Stella sangat gelap lampu nya mati bahkan kaca besar yg tertempel di dinding kamar mandi itu tergores seperti cakaran dan ada sedikit darah
__ADS_1
"Jangan pikir kan apapun Jiwon jangan..." kata Jiwon sedikit merinding
Setelah mandi ia pergi ke ruang tamu untuk duduk di sofa sambil nonton Tv
"Nih Tv juga, kemarin kek kerasukan.." kata Jiwon pelan
setelah beberapa menit kemudian Stella memanggil
"Jiwon makan, aku sudah membuatkan mu makanan" kata Stella
"Iya, aku kesana" kata Jiwon menuju meja makan dan melihat makanannya
"Wah banyak sekali masakan kamu Stella dan kelihatannya enak banget" kata Jiwon
"Iya. Soal nya kan tadi habis kehujanan, aku gak mau kamu sakit" kata Stella menatap hangat Jiwon
"Ya sudah, ayo makan Stella..." kata Jiwon tersenyum
Mereka berdua makan dengan lahap nya,
"Aduh, aku kenyang banget, jadi ngantuk" kata Jiwon tertawa kecil
"aku juga udah kenyang nih, yaudah sekarang kita istirahat" kata Stella
"Jiwon kamu mau gak tidur di kamar ku" kita tidur bareng tanya Stella
"E...ehh, aku tidur di sofa aja kaya nya" kata Jiwon sambil merasa gugup
"Udah, tidur dikamar aja sama aku, gak usah malu malu, kan kamu bilang tadi kalau kamu mau ngikuti kata kata aku" kata Stella memaksa
"I...iy...ya, deh aku tidur di kamar sama kamu" kata Jiwon sambil malu-malu
"Yaudah ayuk ke kamar ku, kamar ku ada di atas" kata Stella
Mereka menaiki anak tangga, ketika sampai di lantai atas. Jiwon melihat lukisan lelaki tua dan seorang anak kecil yg ia lihat saat di gedung itu
"Itu siapa..." tanya Jiwon
"Ah, itu foto lama ayah ku" pelan Stella
"Lalu anak ini..." tanya nya lagi
"Aku..." kata Stella tersenyum
"Ehh..." kata Jiwon terkaget
"Ini kamar ku, ayo masuk..." kata Stella masuk duluan
"I..iya Stella, aku masuk" kata Jiwon
"kamu tidur aja duluan kalo memang sudah capek banget" kata Stella sambil membuka pakaiannya
"Sialan, kenapa kau membuka pakaian mu" kata Jiwon sambil menutup mata
"Emang kenapa gak boleh, aku kan mau ganti pakaian ku" kata Stella
"Boleh kok, tapi kalau mau membuka pakaiannya jangan di depan ku" kata Jiwon mengintip dari sela2 jari nya
Terlihat jelas, tubuh elok Stella di sana
"Memangnya kamu tidak malu tubuh mu kelihatan sama aku" lanjut nya bertanya
"Gak papa kok, cuman ganti pakaian doang" kata Stella tersenyum
"Yaudah cepat pakai pakaian mu" kata Jiwon berbaring
"Iya iya, nih aku pakai pakaian ku.." kata Stella mengambil baju
"udah kan, sekarang kita tidur" kata Stella berbaring di samping Jiwon
Stella mendekat dan memeluk Jiwon seolah Jiwon adalah guling
__ADS_1
"Selamat malam Jiwon" bisik Stella
"Eh, se...selamat malam juga Stella" kata Jiwon terbeku disana