Love In Prayer

Love In Prayer
Eps 58. Kembali Ke Gedung Tua


__ADS_3

Sesampai nya di perhentian bus di kota asal mereka,


"Wahhhh, rindu nyaaaa...." kata salah satu pegawai langsung turun dari bus


"Hati2 dong dasar..." kata Chika yg masih sedikit kesal


"Ayo nyonya ku, kita telah sampai...." kata Jiwon mengajak mesra Stella untuk turun dari bus itu


"Ahhh, kamu ini..."


"Ayooo..." ujar Stella menggapai tangan Jiwon


Semua barang sudah di turun kan, mereka langsung menuju gedung tua yg telah di ubah menjadi cabang utama restoran milik Jiwon dan Stella


Dan setelah sampai, mereka di sambut hangat oleh para pegawai yg berkerja


"Selamat datang kembali...." sorak semua


"Haha, aku rindu kota ini..." kata salah satu pegawai yg langsung memeluk satu per satu pegawai pemberi sambutan


"Rindu sih boleh, tapi ya jangan gitu banget kali..." kata Chika merasa malu


"Karena terlalu lama di dalam bus mungkin ia mabuk perjalanan..." kata pegawai lain nya


"Maksud mu efek nya jadi semengerikan itu..." tanya yg lain nya lagi


"Wahh, parah sih..."


"Harus di periksakan..." kata Jiwon sambil menahan tawa melihat pegawai itu yg terus memeluk setiap pegawai yg memberi sambutan


"Ya udah lah, gue mau masuki barang2 ini lalu pulang..."


"Sudah terlalu lelah..." kata Chika berjalan masuk


"Ehh, ayo Stella bawa barang nya..." kata Jiwon ikut masuk


"Iyaa..." singkat Stella mengikuti


Selang beberapa jam kemudian, Jiwon dan Stella pulang paling akhir


"Semua sudah pulang ya..." tanya Jiwon pada Stella yg duduk di bangku taman depan restoran


"Begitu lah..."


"Kamu dari mana sayang..." tanya Stella


"Kamu lihat, aku habis cuci muka biar segaran..." kata Jiwon dengan senyum


"Hmmmm, setelah aku menjadi manusia..."


"Aku rasa aku sudah tak bisa lagi berinteraksi dengan Tuan Indame..." kata Stella lesu


"Ahhh, sudah lah jangan bersedih..."

__ADS_1


"Yg terpenting mimpi nya sudah terwujud kan..." kata Jiwon duduk di samping Stella


"Hmmm, iya..." kata Stella tersenyum


"Lihat lah gedung itu..."


"Kamu dan aku..."


"Lalu semua proses yg telah kita lalui bersama para pegawai..."


"Sangat lah berat, namun kita berhasil kan melewati nya..." kata Jiwon menggenggam tangan Stella dengan lembut


"Jiwon..." ujar Stella lirih


"Aku ini lima tahun lebih tua dari mu loh..." lanjut nya melirik Jiwon


"Ahhhkkk...."


"Benar juga ya..." kata Jiwon


"Haha, tapi karena aku mati saat itu jadi umur ku tidak terhitung..." kata Stella


"Seperti membeku di bongkahan es yg mengkeras lalu meleleh..."


"Usia mu tetap seumuran dengan ku..." kata Jiwon menyender di bahu Stella


"Hmm, begitu ya..." kata Stella berfikir


"Iyaa..."


"Hmmm, sekarang..." tanya Stella


"Terserah kamu saja..."


"Besok pun jadi, soal nya ini sudah terlalu malam..." kata Jiwon melihat ponsel nya


"Tolong antar aku pulang ya..." kata Stella memohon


"Tak perlu kamu meminta pun, aku sebagai kekasih mu akan mengantar dan menjaga mu sampai tujuan..." kata Jiwon dengan senyum


"Jadi, ayoo..." tarik Stella pada tangan Jiwon


Mereka menelurusi jalanan gelap di pinggir kota, terkesan indah dengan tambahan bulan dan bintang yg terlihat jelas malam itu


"Kamu mau mampir dulu untuk makan sup iga..." tanya Jiwon


"Sup iga itu ya..." kata Stella melihat warung sup iga yg pernah mereka singgahi


"Ahhhkkk, aku..."


"Aku jadi malu, karena di sana aku pernah terlalu agresif pada mu..." kata Stella memerah


"Haha, tidak papa..."

__ADS_1


"Aku juga sangat senang pada saat itu..." kata Jiwon mengingat


"Ahhhh, itu memalukann..." kata Stella makin memerah


"Jadi, kamu mau mampir atau tidak..." tanya Jiwon


"Hmmm, eng.... enggak deh..." kata Stella


"Ya sudah, berarti ini langsung pulang saja..." tanya Jiwon


"Iyaa..." singkat Stella yg masih memerah


"Ahhh, sudah lah jangan malu begitu dong..." kata Jiwon


"Hmmmm, ehhh....." ujar Stella


"Kalo kamu kaya gitu, seperti air yg mendidih tauu..." kata Jiwon melihat wajah nya


"Kamu ini lucu sekali..." lanjut nya mengcubit pipi Stella yg sedang memerah


"Auuhhh...."


"Sa... sakit tauu..." kata Stella


"Makanya jangan malu lagi gitu ah, aku pun dulu kan masih terlalu baku dengan mu" kata Jiwon mengingat lagi


"Ahhh, iya sih..."


"Kamu itu sangat pemalu sebelum mengenal ku, tapi sekarang..."


"Kamu seperti orang gila di depan ku, hehe..." kata Stella tertawa kecil


"Tapi kamu bahagia kan..." tanya Jiwon


"Ahh, kalo itu sudah jelas kan..." kata Stella memeluk Jiwon sesaat


Mereka sampai di rumah Stella,


"Ahh, ini ya rumah ku..." tanya Stella melihat keadaan rumah yg sudah sangat kumuh, kotor dan berantakan sekali


"Yaa, ini lah wujud asli rumah mu..."


"Aku berarti gak salah lihat kan, memang benar seberantakan ini..." kata Jiwon lirih


"Aku mana bisa tidur dengan kondisi begini..." kata Stella lesu


"Ahh, apa boleh buat..."


"Tidur lah di rumah ku..." kata Jiwon dengan senyum


"Apa tidak papa..." tanya Stella


"Untuk kamu, jelas tidak masalah kan..." kata Jiwon kembali menggandeng tangan Stella dan pergi dari tempat itu

__ADS_1


__ADS_2