
Pukul 10.26, mereka mulai mengumpulkan brosur yg baru saja mereka buat
"Kita bagi tugas aja ya..." kata Jiwon
"Ada yg ke taman..."
"Ke mall..."
"Terus ada yg bagiin di jalan depan restoran..." lanjut nya menjelas kan
"Baik, itu ide bagus Tuan..." kata salah satu pegawai
"Kami ada tujuh orang, kami akan membagi dua kelompok..." kata yg lain nya
"Ya, seperti nya efisien juga..." kata Jiwon
"Kalian bagi lah di sekitaran taman dan mall..."
"Lalu yg di depan restoran biar kami..." lanjut Jiwon memberi arahan
"Baik....."
"Ayo berangkat..." sorak semua bersemangat dan para pegawai mulai berpergian
"Kamu keren...." kata Stella tersenyum
"Ehh, kamu pake baju baru nya ya..." tanya Jiwon
"Hehe, iya..." kata Stella tertawa kecil
"Ya udah, ayo...."
"Jangan pacaran terus..." kata Chika mengambil brosur nya dan keluar
"Ehhh, iya tunggu..."
"Ayo Stella, kita juga..." kata Jiwon menarik tangan Stella dan ikut keluar untuk membagikan brosur itu
Satu per satu setiap lembar brosur itu di berikan, banyak yg di terima namun banyak juga yg setelah di terima lalu di buang.
"Ahhkkkk, susah ya memulai dari awal..." kata Jiwon sedikit mengeluh
__ADS_1
"Kalo tau bagus..." kata Chika
"Tuan Nyonya, silakan mampir ya..." kata Stella dengan senyuman masih memberikan brosur2 itu
"Lihat tuh, masa kalah sama pacar lu sih" sindir keras Chika pada Jiwon
"Ahhh, dia kan......" ujar Jiwon hampir keceplosan
"Dia apa...." tanya Chika penasaran
"Ya dia kan pacar ku, memang kan...." kata Jiwon bertingkah aneh
"Idiot banget..." kata Chika pelan
"Udah lah, lanjutin aja..." kata Jiwon kembali membagikan brosur nya lagi bersama Stella
"Gantian lah, kamu yg istirahat..." lanjut nya tersenyum melihat Stella
"Ahh, kamu udah selesai..." tanya Stella
"Iya..." singkat Jiwon sambil membagi kan brosur
"Makasih sayang..." kata Stella tersenyum dan duduk
"Iya..." singkat Stella langsung meneguk air itu
Brosur yg di pegang Jiwon semua telah di sebarkan
"Ahhhkkkk...."
"Akhir nya selesai juga" ujar Jiwon kelelahan
"Baru juga segitu..." kata Chika menyindir
"Kamu gak ngapa2in...." teriak Jiwon kesal
"Duduk doang, padahal yg tadi nya bersemangat itu kan kamu..." lanjut nya sangat kesal
"Lah, gue kan semangat buat mandorin kalian..." kata Chika di selingi tawa jahat penyihir tua
"Haha, iya udah sabar aja..." kata Stella sambil sedikit menahan tawa
__ADS_1
"Kamu senang kan bisa ngerjain kami..." lanjut nya bertanya sekaligus menyindir lembut Chika
"Hahahahaa...."
"Banget, seneng banget..."
"Biar kalian gak ngebucin terus" kata Chika tertawa keras
"Awas aja, ku balas nanti..."
"Tunggu waktu main nya" kata Jiwon menatap sinis Chika
Semua pegawai kembali ke gedung restoran dan melaporkan bahwa semua brosur nya juga sudah selesai di bagikan
"Ya udah, ayo masuk dan istirahat lah..." kata Jiwon
"Besok kita memulai cabang baru ini, jadi stamina kalian harus tetap terjaga..."
"Benar kan Jiwon..." kata Stella tersenyum
"Iya...." angguk Jiwon
"Istirahat lah, untuk makan malam nanti gue yg urus..." kata Chika
"Tapi yg murah aja, hehe..." lanjut nya tertawa
"Gak papa, asal porsi nya besar..." kata salah satu pegawai
"Bener banget tuh, kami kan lapar sekali..."
"Kapan lagi mau di traktir sama Nyonya Chika" sorak semua
"Haha, aku jangan kau lupain..." kata Jiwon tertawa kecil
"Lah, elu mah beli sendiri dong..."
"Manager kok minta traktir ke bawahan, hahaa" kata Chika tertawa
"Aku, bagaimana..." tanya Stella
"Minta sama Jiwon dong, jadi pacar gak guna banget tuh laki2 ya...." kata Chika tertawa sedikit keras bermaksud menyindir
__ADS_1
"Si.... sialan..." kesal Jiwon
"Udah lah, ayo masuk dulu..." kata Chika dan semua masuk ke dalam menunggu senja larut menjadi malam yg indah penuh dengan bintang dan cahaya kota