
Sesampai nya di rumah Jiwon,
"Ahhhh, capek nya..." teriak Jiwon langsung menjatuh kan badan nya di lantai
"Di kasur aja, nanti kamu masuk angin loh" ujar Stella yg masih melepas sepatu
"Ehhh, kasur ku kecil..."
"Nanti kamu gak kebagian ruang..." pikir Jiwon mempertimbangkan
"Aku kan bisa di atas mu..." jawab Stella seolah menggoda
"Engg, gak...." kata Jiwon sedikit canggung
"Yaa, kamu gak bakal nolak kan.." kata Stella sambil menahan tawa
"Aku menolak..." ujar Jiwon sambil melihat Stella masuk dan mengunci pintu
"Ke.... kenapa..." tanya Stella
"Yaa, aku gak mau menodai cinta yg suci ini..." kata Jiwon
Stella tersenyum, ia langsung memeluk Jiwon dan membisik
"Makin dewasa kamu, aku makin sayangg" sambil tersenyum
"Kamu ini, udah kamu yg di kasur seperti biasa..."
"Aku yg akan di bawah dengan tikar..." kata Jiwon mengelus kepala Stella
"Hmmmm, Jiwon..." ujar Stella memegangi perut nya
"Ahh, kamu lapar lagi..." tanya Jiwon
"Hehe, iya..."
"Ku rasa..." kata Stella malu
"Hhahaaa, aku akan memasakan kamu telur..."
"Seada nya aja ya..." kata Jiwon melihat isi kulkas
"Ahhh, jangan..."
"Aku gak mau merepotkan kamu..." kata Stella malu
"Kalo lapar pun kamu gak akan tidur nyenyak kan..."
"Ya walau memang cuma ada telur tapi bisa buat ganjal lapar kamu malam ini..." kata Jiwon tersenyum
"Ka... kalo begitu..."
"Aku bantu ya..." kata Stella berjalan ke arah Jiwon yg sedang berjalan ke dapur
"Jangan..." ujar Jiwon sedikit tegas
"Kekasih ku tangan nya harus tetap bersih, apalagi ini rumah ku jadi kamu duduk lah tenang dan menunggu..." lanjut nya berbalik dan tersenyum pada Stella
__ADS_1
"Ta... tapi sayang..." kata Stella melihat Jiwon
"Kenapa..."
"Kamu masih merasa kamu merepotkan ku kan..." tanya Jiwon
"I... iya..." ujar Stella malu
"Tak perlu berfikir begitu, aku bahkan tak akan merasa kerepotan bila itu permintaan mu..."
"Kalo pun permintaan mu sangat merepotkan pasti akan terasa ringan, apalagi cuma masak..." kata Jiwon dengan semangat nya
"Jiwon...." lirih Stella dan kembali duduk menunggu Jiwon yg sedang memasak di dapur
"Di kulkas ada susu, minum lah...." teriak Jiwon dari dapur
"Ya, terima kasih..." kata Stella tersenyum
Beberapa menit kemudian, Jiwon kembali dengan membawa sepiring telur gulung buatan nya
"Taaaaa Daaaaa...." kata Jiwon penuh pesona
"Ahh, aroma nya lezat..." kata Stella yg tak sabar mencicipi nya
"Kaya nya rasa nya gak seenak bau nya deh, jangan kecewa ya..." kata Jiwon merasa tak percaya diri
"Jangan merendah gitu, ramen kamu aja enak apalagi telur gulung ini..." kata Stella tersenyum sambil memotong telur nya
"Ya sudah, makan saja lah dulu baru kasih komentar pedas seperti netizen di media sosial" kata Jiwon menuangkan segelas susu
"Haha, iya ini aku makan..." kata Stella menyuapkan potongan telur itu ke mulut nya
"Ehh, gak enak ya..." tanya Jiwon khuatir
"Enak banget...." kata Stella langsung memakan semua nya
"Ehhh, jangan buru2 gitu.."
"Nanti tersedak tauu..." kata Jiwon mengingatkan
Telur gulung itu di habiskan dengan cepat oleh nya,
"Masakan nya sederhana tapi enak bangettt....." kata Stella ketagihan
"Padahal cuma telur, kamu sampe sebegitu nya..." kata Jiwon tertawa kecil
"Mungkin karena pencernaan ku berfungsi kembali dan indra pengecap ku juga..." kata Stella berfikir
"Ahh, benar sih..."
"Sekarang kan kamu adalah wanita biasa dan bukan hantu..." kata Jiwon ikut berfikir
"Ahhh, kenyang loh..." kata Stella
"Ini, minum lah dulu agar segar..." kata Jiwon memberi segelas air putih
"Aku kan tadi udah minum susu..." kata Stella menunjukan bekas gelas nya
__ADS_1
"Tapi kamu juga harus minum air putih agar tidak mual..."
"Telur kan amis dan susu yg tadi kamu minum itu manis jadi..."
"Untuk menormalkan rasa nya saja..." kata Jiwon menjelas kan
"Ahhh, kamu udah kaya dokter aja sayang..." kata Stella tertawa kecil
"Hahahaa, begitu ya..." kata Jiwon tertawa lebar
"Iya, tapi kalo udah kenyang aku ngantuk.." kata Stella menguap2
"Sebentar ya, aku bersihkan dulu kasur nya..." kata Jiwon berdiri dan membersihkan kasur milik nya itu
"Berdebu sekali, padahal baru beberapa hari ku tinggal..." lanjut nya mengingat
"Hmmm, apa itu akan bersih..."tanya Stella
"Yaa, tenang saja..."
"Aku jamin kamu pasti akan mimpi indah kok, hehe..." kata Jiwon tertawa kecil
"Iya deh sayang..." kata Stella menahan tawa
"Sudah..."
"Silakan terlelap tuan putri ku...." kata Jiwon mempersilakan
"Iya raja ku...."
"Terima kasih ya..." kata Stella mengikuti gaya bicara nya
"Haha, ya udah kamu tidur lah..."
"Aku akan bereskan piring dan gelas nya dulu..." kata Jiwon mengecup dahi Stella dengan lembut
Stella langsung membalas ciuman itu dengan ciuman di bibir nya,
"Ahhh, St... Stella...." kata Jiwon canggung
"Terima kasih sayang...." kata Stella dengan wajah memerah malu
"Ahh, iya..." singkat Jiwon dengan senyum
Stella langsung terlelap dan Jiwon kembali ke dapur untuk membersihkan piring dan gelas yg tadi ia gunakan
"Sekarang dia begitu nyata, aku bersyukur sekali..." kata Jiwon meletakan piring yg baru saja selesai ia cuci
Ia kembali ke depan dan melihat wajah Stella saat terlelap, begitu anggun dan mempesona dengan helai rambut nya dan bibir merah nya
"Seperti nya dia kelelahan sekali ya..." kata Jiwon sambil menggelar tikar untuk ia tidur
"Aku harap kamu bermimpi indah sayang..."
"Ahhh, aku pun juga sudah mengantuk..."
"Selamat malam Stella..." kata Jiwon dan ia pun ikut terlelap di sana
__ADS_1
Kini malam menjadi sangat indah bagi mereka, walau mereka tidak tau apa yg di mimpikan dari masing2 tapi mereka tau bahwa mereka saling mencintai dan saling memiliki.