Love In Prayer

Love In Prayer
Eps 47. Gedung Mewah


__ADS_3

"Wahhh, ini sungguh sangat sempurna..." kata Stella terkagum


"Jangan lah terlalu mengagumi gedung ini sayang..."


"Tapi pikir kan juga tentang stategi yg akan di pakai..." kata Jiwon


"Bagaimana..."


"Ini adalah sektor baru yg akan kalian buka" kata Jae Han


"Hmmm, strategi apa ya..." kata Jiwon duduk sambil berfikir


"Kami akan memulai nya besok" kata Stella tersenyum


"Terima kasih telah menghantar kami" lanjut nya memberi salam


"Untuk pegawai, kami juga sudah siapkan..."


"Namun bila kalian tidak cocok dengan mereka kalian bisa bawa pegawai kalian sendiri" kata Jae Han dan berlalu


"Ahh, lelah nya..." kata Jiwon tiduran di atas sofa


"Lembut banget, terbuat dari apa sih..." tanya Stella mengelus2 sofa itu


"Ahh, kamu ini..."


"Pasti dari sutra, ehhh...."


"Tapi ini lebih lembut dari sutra" kata Jiwon mengelus2 sofa itu juga


"Haha, kamu juga penasaran kan" kata Stella tertawa kecil


Ponsel Jiwon berbunyi, itu adalah telpon dari Chika


"Kalian pulang kapan..." tanya Chika


"Hmmm, mungkin besok atau lusa" kata Jiwon


"Apa di sana baik2 saja..." tanya Stella menyambung


"Ya begitu lah, selalu ramai dan gue juga sedikit kerepotan..." kata Chika seperti mengeluh


"Begitu lah, tapi asal masih bisa kamu kendalikan..." kata Stella


"Enak kan aja...."sambung Jiwon dengan semangat


"Iya gue tau, kalian baik2 di sana..." kata Chika dan menutup telpon nya


"Sudah malam juga ya..." kata Jiwon melihat ke luar

__ADS_1


"Benar, lampu kota nya indah sekali..." kata Stella terpesona


"Seperti bola mata mu yg sangat indah ya..." kata Jiwon tersenyum


"Kita lihat atas yuk..." ajak Stella


"Ya, ayo..." kata Jiwon mengikuti Stella hingga tingkat paling atas


"Li....lihat lah kota ini..."


"Indahh sekaliii" teriak Stella sangat terkesan


"Ahh, iya..." senyum Jiwon


"Kota maju setelah musibah melanda..." kata Stella pelan


"Kedengaran nya mustahil kan..." kata Jiwon berdiri di sebelah Stella


"Tapi mereka bisa..."


"Aku kagum pada pemerintahkan nya..."


"Paling tidak penduduk nya yg sudah melihat akan semua ini..." kata Stella semakin kagum


"Ahh, iya.."


"Iyaa.." Stella membalas senyum Jiwon


"Sebaik nya kita istirahat dulu..." kata Jiwon


"Ehh, iyaaa...." kata Stella dan mereka turun kembali ke lantai dasar


"Walau seperti ini..."


"Tapi nyaman banget" kata Jiwon kembali tiduran di sofa itu


"Juga karena ada nya kamu..." kata Stella tersenyum


"Apa kisah ini akan tertulis dalam keberhasilan kita" tanya Jiwon pada Stella


"Berusaha saja sayang..." kata Stella dengan riang


Semakin larut keadaan kota semakin ramai, Stella sudah tertidur di sana


"Ahh, padahal tadi masih semangat banget" kata Jiwon membuat jas nya menjadi selimut untuk Stella


"Tidur lah hantu ku..." lanjut nya mengecup kening Stella dengan lembut


Jiwon berdiri dan melihat2 sekitar nya,

__ADS_1


"Tuan Damar yg sudah menyiapkan semua ini ya..."


"Benar2 pengusaha yg sangat sukses" kata Jiwon berkeliling dalam gedung itu


Ia melihat ruangan namun ada tanda silang di depan pintu nya,


"Ahh..."


"Ruangan apa ini ya..." kata Jiwon mencoba membuka pintu nya namun terkunci


"Terkunci..." lanjut nya penasaran


Ia berjalan lagi dalam sebuah lorong berisi foto2 bersejarah Tuan Damar,


"Jadi langkah nya sudah sangat luas ya..." kata Jiwon tersenyum


"Aku akan menjadi seperti dia di masa depan nanti bersama Stella..." lanjut nya melihat foto Tuan Damar di sepanjang lorong


Ia kembali ke lantai dasar, di sana masih ada Stella yg tertidur lelap


"Ahh, malam ini panjang ya..." kata Jiwon pelan


"Seperti nya kota ini sangat ramai di saat malam ya..." lanjut nya memperhatikan keadaan luar


Jiwon melihat dari balik jendela,


"Toko baju..."


"Toko buah..."


"Bengkel mobil dan motor..."


"Warung burger dan pizza..."


"Kolam renang dan pemancingan..." kata Jiwon terus memperhatikan sektor sekitar


"Hanya ada makanan siap saji menjadi Pesaing..."


"Seperti nya peluang masih banyak untuk membuat usaha kerja sama ini berhasil" lanjut nya berargumen dalam malam


Jiwon teringat kata2 Jae Han tentang pegawai,


"Ahh iya..."


"Pegawai, gimana ya..." kata Jiwon


"Kata nya di sini sebuah masakan jepang sudah sangat asing untuk mereka semua"


"Apa perlu ku datangkan beberapa pegawai ke sini ya..." lanjut nya memegang ponsel nya sambil berfikir

__ADS_1


__ADS_2