
"Tuh cewek ya bener2 deh..." kata Jiwon kesal
"Sudah2, gak papa..." kata Stella tersenyum
"Ya udah lah, ayo jalan lagi..." kata Jiwon
"Iya..." kata Stella dan mereka juga melanjutkan perjalanan nya
Setelah mengantar Stella, Jiwon kembali ke rumah nya
"Ahh, lelah nya baru terasa..." kata Jiwon rebahan
"Besok final nya ya..."
"Aku harus tetap semangat dong..." kata Jiwon
Jiwon bangun, ia mulai memikir kan tentang usaha apa yg akan dia lakukan setelah renovasi itu selesai
"Kalo besok selesai, aku belum punya ide nih buat usaha apa..." kata Jiwon
"Ahh, kata Stella nanti di pikirkan sama2" lanjut nya mengingat
"Pokok nya..."
"Malam ini aku lebih baik tidur saja dulu..." kata Jiwon
Dan beberapa menit kemudian ia sudah pulas tertidur
Mimpi aneh muncul kembali, kini ia berada di posisi Tuan Indame yg penuh luka dan darah. Di buang dalam jurang tak berdasar namun ia tak meninggal
Ia meloloskan diri dan berjalan pincang melihat dasar jurang yg ternyata banyak mayat bertebaran di sana, darah dan tulang benulang menjadi satu
Seketika Jiwon terbangun karena sudah sangat menyeramkan bagi nya,
"Ahkk, mimpi apa tadi itu..." kata Jiwon sedikit panik
Ia berjalan mengambil air putih dan menenangkan diri nya
"Pukul berapa ini ya..." kata jiwon melihat ponsel nya
Jam menandakan pukul 00.45,
"Aku kira sudah pagi..."
"Apa aku berani untuk tidur lagi ya..." kata Jiwon mengingat mimpi itu
__ADS_1
"Sudah lah, aku tak perduli dengan mimpi itu.."
"Bila pun mimpi itu sangat seram, aku tinggal bangun dari mimpi itu dan membaca doa kan..." lanjut nya berbaring
Jiwon menutup mata nya lagi, namun belum sempat ia tertidur. Ketukan pintu terdengar
"Ahh, siapa tengah malam begini bertamu" kata Jiwon berjalan ke arah pintu
Ia membuka nya, ternyata itu adalah Chika
"Jiwon..." kata Chika menangis
"Ahh, ka...kamu kenapa" tanya Jiwon kebingungan
"Gue ternodai..." kata Chika memeluk Jiwon
"Ahh, si...siapa yg melakukan nya..." tanya Jiwon sedikit panik
"Gue tak kenal siapa dia, dia memaksa gue"
"Jiwon, bagaimana dengan nasib ku..." kata Chika terus menangis
"Cukup dengan tangisan mu, itu tak akan mengubah apapun kan..." kata Jiwon
"Kamu tenang lah..." lanjut nya mengelus kepala Chika
"Lebih baik kamu mandi dulu, ganti baju dengan baju ku..." kata Jiwon mengajak Chika masuk
Chika langsung mandi dan memakai pakaian Jiwon, ia terduduk sambil terus menyesali semua
"Minum lah teh ini..." kata Jiwon membawakan teh hangat
"Kamu jangan menangis lagi, kamu itu wanita kuat kan..." lanjut nya menenangkan lagi
"Ini tentang kehormatan, elu ngerti gak sih..." kata Chika
"Aku tau..."
"Makanya kamu tenang dulu..." kata Jiwon sedikit keras
Chika terdiam, ia mulai mendengarkan apa kata Jiwon
"Kita bisa laporkan ini ke polisi, bila memang ini adalah pemerkosaan..." kata Jiwon
"Kamu sebagai korban kan, kamu punya hak untuk melapor" lanjut nya serius
__ADS_1
"Iya..." jawab singkat Chika
"Istirahat lah kamu di sini, besok pagi kita ke kantor polisi untuk melaporkan semua ini"
"Dan ingat jangan menangis lagi..." kata Jiwon berjalan mengambil tikar untuk ia tidur
Sampai esok hari tiba,
"Bangun lah Chika..." kata Jiwon mencoba membangunkan
"I...iya Jiwon..." kata Chika terbangun dengan mata merah sembab karena keseringan menangis
"Cuci wajah mu, lalu kita berangkat..." kata Jiwon memakai jaket
Setelah selesai, mereka langsung menuju kantor polisi untuk melapor kan kejadian yg di alami Chika itu
"Kamu ingat ciri2 si pelaku.." tanya polisi itu
"Gue gak tau, dia pakai masker..." kata Chika
"Yg gue ingat dia pakai kalung berbentuk naga" lanjut nya terus mencoba mengingat
"Baik, apa kamu membawa baju yg kamu kenakan saat kejadian itu..." tanya Polisi itu
"Ini, aku sudah membawa nya..."
"Mohon lakukan analisa dan tes DNA yg tepat..." kata Jiwon sangat serius
"Baik lah, terima kasih atas laporan nya"
"Bila ada perkembangan saya akan hubungi anda..." kata Polisi itu
"Ya, kami pamit dulu..." kata Jiwon beranjak dari kursi nya
Saat keluar, Jiwon melihat ponsel nya
"Seperti nya aku sudah kesiangan..." kata Jiwon
"Elu mau berangkat kerja ya..." tanya Chika
"Ya begitu lah" kata Jiwon
"Ya sudah, sana berangkat..." kata Chika
"Ya, aku berangkat ya..."
__ADS_1
"Kamu pulang lah jangan keluyuran..." kata Jiwon
"Ya..." singkat Chika lalu Jiwon meninggalkan nya di depan pos kantor polisi itu