Love In Prayer

Love In Prayer
Chapter 25


__ADS_3

"Ahh, akhir nya..." kata Jiwon


"Wah iya, ini mobil nya..." kata Stella


"Ahh, kekunci lagi.." kata Jiwon kesal


Ia membuka paksa pintu mobil dan ketika sudah terbuka, datang aroma busuk dari dalam mobil yg sangat menyengat


"Auhhh, busuk banget bau nya..." kata Jiwon menahan nafas sambil mencari2 uang yg di maksud


Setelah menemukan nya, Jiwon keluar dan langsung menggandeng tangan Stella dan berlari menjauh dari sana


"Aku sudah mendapat kan nya.." kata Jiwon sambil terus berlari


"Kenapa kita harus berlari sih.." tanya Stella


"Jangan mencium bau nya..." kata Jiwon


"Iya aku gak nyium bau nya kok..." kata Stella kelelahan


"Ya udah, istirahat dulu lah..." kata Jiwon


"Bentar lagi malam nih, kita harus cepat mencari bus juga..." lanjut nya mengeluarkan air mineral dari tas nya


"Ya sudah ayo lanjut kan lagi..." kata Stella


"Apa kamu masih kuat..." tanya Jiwon


"Iya..." singkat Stella


Mereka berjalan ke jalan raya dan menunggu bus di sana, setelah dapat mereka naik dan kembali ke kota dengan uang untuk merenovasi gedung itu


Pukul 23.49, mereka berdua turun dari bus dan berjalan pelan ke arah gedung

__ADS_1


"Jiwon aku sangat lelah..." kata Stella mengeluh


"Aku tau, sini aku gendong..." kata Jiwon tersenyum


"Ahh, boleh..." tanya Stella


"Iya, sini naik ke punggung ku" kata Jiwon


Stella naik ke punggung Jiwon dan mereka melanjutkan perjalanan nya sampai ke gedung itu, cukup melelah kan namun rasa lelah itu di bayar dengan keberhasilan dan kebersamaan mereka


"Aku senang aku bisa bersama kamu seharian" kata Jiwon dalam hati


"Aku janji aku akan melanjutkan mimpi yg seperti ambisi mu..." lanjut nya ikut terambisi


Beberapa menit kemudian, mereka sampai di gedung tua itu


Suasana yg sepi sudah menyatu dengan jiwa Jiwon, tak ada yg bisa membuat nya takut sekarang bahkan puluhan hantu yg ia lihat di sana


"Tuan Indame..." teriak Jiwon


"Ahh, Stella..."


"Aku baringkan dulu di sofa tunggu deh.." kata Jiwon membaringkan Stella yg tertidur


Jiwon berjalan ke atas,


"Tuan, anda di mana sih..." kata Jiwon membawa tas yg berisi uang itu


Tuan Indame muncul dari sebuah ruangan dan berusaha mengejut kan Jiwon


"Bwaaaaahaaaa..." kata Tuan Indame


"Apaan sih..." kata Jiwon datar

__ADS_1


"Ah sialan, gak seru..." kata Tuan Indame


"Sudah tua dan sudah mati masih aja seperti anak2..." kata Jiwon menyindir


"Ke...keparat..." kata Tuan Indame sedikit kesal


"Ini uang nya kan..." tanya Jiwon


"Kalian berhasil mendapat kan nya..." kata Tuan Indame terkesan


"Pasangan yg hebat..." lanjut nya menepuk pundak Jiwon berkali2


"Ya ampun, udah dong sakit tauu" kata Jiwon kesal


"Ya deh, ini kamu pakai saja buat merenovasi gedung busuk ini" kata Tuan Indame dan menghilang


"Hantu sialan, ngilang gak pamit dulu..." kata Jiwon dan kembali turun ke bawah


Ia duduk di samping Stella yg terlelap,


"Usaha apa yg harus ku buat ya..." pikir Jiwon


"Bila aku melanjutkan usaha milik Tuan Indame tidak mungkin..."


"Itu membutuh kan modal yg besar"


"Aku tau...." kata Jiwon mempunyai ide besar


"Aku akan membuat gedung sewa untuk pernikahan saja..." ide Jiwon muncul entah dari mana


"Ehh..."


"Tapi, apa laku ya..."

__ADS_1


"Sedangkan gedung ini kan sudah banyak rumor nya kalo angker" kata Jiwon lesu


"Ahhhkkkk, pikir lagi pikir lagi..." kata Jiwon semalaman berfikir untuk membuka peluang usaha yg tepat


__ADS_2