Love In Prayer

Love In Prayer
Chapter 21


__ADS_3

Hingga, hari yg penuh dengan keseraman tiba. Itu adalah hari rabu


"Selamat pagi nyonya..." kata setiap pegawai yg bertemu Stella


"Ya, selamat pagi kembali..." jawab Stella kepada semua yg menyapa nya


Ia memasuki ruangan dan mulai mengurus semua berkas yg sudah menumpuk di sana


"Hari ini harus penuh dengan semangat..." kata Stella


Tak lama kemudian, Tio datang ke ruangan itu


"Nyonya...." panggil Tio


"Ya, ada apa..." tanya Stella


"Persediaan bahan sudah habis nyonya..." kata Tio


"Baik lah, perintahkan semua pegawai produksi istirahat dulu" kata Stella


"Saya akan memesan bahan nya lagi..." lanjut nya menelpon


Namun, saklar listrik yg tersambung dengan telpon mengalami konsleting listrik hingga terjadi kebakaran di ruangan itu,


"Nyo...nyonya..." teriak Tio


Api sangat cepat merambat ke semua bagian gedung


"Ahkkk, ada api...." teriak semua pegawai berlarian


Namun itu semua sia2 semua terbakar hangus dan ada juga yg tertimpa bongkahan bangunan, di atas atap mereka memang tidak terbakar namun gedung serasa mau roboh hingga para pegawai yg di atas tergelincir dan terjatuh satu2 dari atap gedung dan tewas

__ADS_1


Tio dan Stella masih ada di dalam ruangan itu, Tio nekat menggendong Stella dan menerjang api itu namun sayang nya ia terpeleset dan terjatuh dari jendela


"Tioo..." teriak Stella yg masih bergantuan di jendela


Stella melihat puluhan mayat pegawai nya tergeletak di bawah


"Tuhann, tolong akuu" kata Stella sangat ketakutan


Stella melepas tangan nya seolah ia pun sudah rela bila ia harus mati


"Para pegawai yg meninggal sangat banyak, bila aku hidup aku akan di hantui oleh rasa bersalah" kata Stella


"Selamat tinggal mimpi indah..." lanjut nya dan menghembuskan nafas terakhir saat sudah ada di atas tanah


Semua hangus terbakar tanpa sisa, hingga malam hari pemadam dan kepolisian datang mengevakuasi wilayah sekitara gedung


"Semua yg ada di sini, semua meninggal..." kata pemadam kebakaran yg memeriksa


Tragedi ini menjadi trending topik selama beberapa bulan dan padam selama empat tahun,


Sudah cukup banyak yg mendengar bahwa gedung itu menjadi angker karena kejadian itu, mereka menjadi kan sebuah bahan lawakan di televisi namun setelah beberapa hari yg menyiarkan acara itu perlahan meninggal dan hilang tanpa ada yg tau kabar nya


Lama semakin lama, gedung itu sudah tak berpenghuni lagi hanya tersisa mimpi2 dari para pegawai dan Stella bahkan mimpi Tuan Indame sendiri


Hingga satu tahun belakangan ini, terror baru yg di timbulkan gedung itu muncul yaitu mencari tumbal


Stella yg sekarang menjadi hantu penasaran mengubah setiap tempat di dalam gedung menjadi seperti baru dan membuka lowongan pekerjaan di sana


Namun tak sampai seminggu, setiap yg bekerja di sana menghilang dan di kabar kan tewas tanpa jejak


"Begitu lah cerita nya Jiwon..." kata Stella

__ADS_1


"Ahkk..."


"Jadi mimpi ku yg saat itu adalah peristiwa di gedung ini..." tanya Jiwon


"Maaf, aku telah mempermainkan mu..." kata Stella


"Walau aku sekarang hantu, namun rasa cinta ku ini sungguhan..." lanjut nya


"Stella..." ujar Jiwon lirih


"Sebegitu juga aku..." lanjut nya mendekati Stella


"Kini kamu tau, aku adalah hantu..." kata Stella pelan


"Pantas tubuh mu dingin seperti mayat" kata Jiwon


"Dan juga keahlian mu bisa mendengar isi hati ku...." lanjut nya tersenyum


"Jiwon..." ujar Stella lirih


"Apa aku masih bisa memeluk mu Stella..." kata Jiwon


Stella pun mengubah wujud nya menjadi Stella yg biasa Jiwon lihat dengan wajah cantik dan mata indah nya


"Kamu akan melihat aku yg seperti ini..." kata Stella


Jiwon langsung memeluk Stella dengan erat sambil berkata


"Aku mencintai mu..."


"Walau kamu adalah hantu...."

__ADS_1


"Aku tidak perduli..." kata Jiwon


__ADS_2