Love In Prayer

Love In Prayer
Eps 39. Membagikan Brosur


__ADS_3

Mereka kembali turun kebawah, melihat Chika yg masih panas dingin


"Gara2 sosok itu..." kata Stella masih sedikit kesal


"Sudah lah Stella..."


"Ini minum lah air putih dulu..." kata Jiwon


"Iya..." singkat Chika meneguk air


"Lupakan kejadian tadi..." kata Jiwon


"Gimana gue bisa lupain, sosok itu..."


"Mengerikan sekali tauu..." kata Chika merinding


"Aku sering ketemu yg lebih serem..." ujar Jiwon dalam hati


"Itu adalah hantu pengganggu..." kata Stella


"Dia iseng datang untuk lewat saja kok" lanjut nya


"Memang ada ya kaya gitu..." tanya Chika


"Ada, bila hantu asli di gedung ini"


"Mereka tak akan mengganggu atau menampakan diri nya kecuali kita mengganggu..." kata Stella menjelas kan


"Gue, gue gak mau ganggu..." kata Chika masih ketakutan


"Ya, inti nya banyak2 lah baca doa..." kata Jiwon


"I...iyaaa" kata Chika meneguk air lagi


"Ya sudah, aku aja yg buat brosur promosi nya"


"Stella jagain Chika ya..." kata Jiwon tersenyum dan berlalu


Jiwon naik lagi dan masuk ke ruangan Stella, di sana terlihat berbeda


"Wahh, renov nya gak main2..."


"Jadi bagus banget" kata Jiwon sambil menekan tombol power di mesin pembuat brosur itu


"Oke, tinggal kita ketik kalimat nya dan jadi..." lanjut nya


Puluhan brosur dengan sekejap terbuat,


"Segini kayanya cukup ya..." kata Jiwon dan mematikan mesin itu


Ia kembali turun, namun sebelum itu ia berhenti di tepat depan foto tuan indame terpajang rapi


"Tuan Indame...." kata Jiwon sambil tersenyum

__ADS_1


"Bisnis baru untuk mimpi mu..." lanjut nya kembali berlalu


Setelah sampai bawah, Jiwon tak menyangka Chika sudah bisa tertawa lagi berkat candaan Stella


"Dasar para cewek..."


"Kalo udah ngobrol pasti asik..." kata Jiwom tersenyum melihat mereka dari jauh


"Ehh, Jiwon sudah selesai" tanya Stella


"Segini cukup kan..." tanya Jiwon


"Mana lihat..." kata Chika


"Wahh, ramen dan makanan jepang berkualitas tinggi" lanjut nya membaca


"Haha, restoran cinta..." kata Stella membaca juga


"Ahh, jangan di komen dong" kata Jiwon malu


"Haha, ini sudah lumayan kok..." kata Stella tersenyum


"Ya udah, ayo kita sebarin dulu..." kata Chika


"Di mana..." tanya Jiwon


"Di taman aja, pasti banyak orang kan" kata Chika


"Benar, strategi ini bisa kita andal kan agar mereka mampir ke sini" kata Stella


"Apa lagi yg di tunggu" kata Jiwon bergegas


"Oke..." kata Chika dan mereka bertiga menuju taman


Sesampai nya di taman, mereka langsung menyebar untuk membagian brosur2 itu


"Silakan datang ke resto kami..."


"Ayo mampir dan rasakan kelezatan yg tak terlupakan"


"Datang dan rasakan kelezatan yg hilang" kata Jiwon mengolah kalimat2 tawaran yg menggiurkan


"Jiwon, sudah habis..." kata Chika mendatangi nya


"Aku juga..." kata Stella tersenyum


"Ya, sisa satu nih punya ku" kata Jiwon


"Mas, ini silakan datang dan makan sampai kenyang" lanjut nya memberikan satu brosur tersisa itu


"Jadi gitu lu nawarin nya, haha" kata Chika tertawa


"Yaa, emang kenapa..." tanya Jiwon

__ADS_1


"Yg penting mau di terima, ya kan..." kata Stella tersenyum


"Iya juga sih, hehe..." kata Chika tertawa kecil


"Kalian haus gak..." tanya Jiwon


"Pake tanya lagi, ya haus lah..." kata Chika


"Iya..." singkat Stella sambil tersenyum


"Ya udah, ayo ku traktir minum..." kata Jiwon menawarkan


"Ayo lah..." kata Chika


Mereka bertiga mampir ke kafe untuk beristirahat sejenak sambil berbincang dan bercanda


Hingga sore hari tiba,


"Wah, gak terasa udah sore aja..." kata Jiwon berjalan membayar


Mereka beranjak pergi dari kafe,


"Ya sudah, gue pulang ya..." kata Chika berpisah di pertigaan jalan


"Hati2 di jalan..." teriak Jiwon


"Siap boss..." balas Chika


"Ahh, kita jadi berdua lagi nih" kata Jiwon melirik Stella


"Terus harus apa..." kata Stella


"Kamu kelihatan lelah, apa efek tadi siang itu..." tanya Jiwon


"Ya, mungkin..." kata Stella


"Ya udah, sink naik..." kata Jiwon membungkuk


"Ehh, untuk apa..." tanya Stella


"Gendong..." kata Jiwon dengan senyum


Stella naik ke punggung Jiwon,


"Makasih Jiwon..." kata Stella menyenderkan dagu nya di bahu Jiwon


"Iya, kamu udah berjuang keras hari ini..." kata Jiwon


"Bukan nya kamu ya yg berjuang keras..." tanya Stella


"Ahh, mimpi kita masih jauh di atas" kata Jiwon melihat langit


"Iya, tapi kita harus tetap berusaha untuk menggapai nya..." kata Stella tersenyum

__ADS_1


"Selama aku masih bisa, aku jamin aku tak akan berhenti memperjuangkan mimpi mu itu..." kata Jiwon Stella berjalan di antara senja yg indah


__ADS_2